
DKAS #79
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=
AUTOR POV
Iringan perjalan sekelompok persahabatan sampai pada tujuan.
" hati-hati " suara donie membuka pintu mobil di bagian penumpang.
"Terimakasih" jawab suci dengan senyum cerah terpancar di mata sembabnya yang lelah menanggis semalam.
"Suciiiiii...." teriak bibi mengahaampiri suci
"Bibi..." jawab suci sambil memeluk bibinya tang mendekatinya.
Semua teman suci yang telah selesai memarkirkan kendaraan masing-masing hanya berdiri menyaksikan.
"Bibi... teman-teman uci" suara suci di balik pelukan sang bibi..
"Assaffirullah.. maaf, Bibi lupa." Ucap sang bibi melepaskan pelukan pada sang kemenakana kesayangannya.
__ADS_1
"Silahkan masuk.... maaf..bibi senang kalian mengantar suci dengan baik-baik saja" ucap bibi dalam perjalanan menuju kedalam rumah bersamaan dengan teman-teman suci yang persilahkan bibi buat masuk tadi.
"Terimakasih telah mengatar suci" suara bibi kembali saat semu telah duduk pada sofa ruang tamu rumah bibinya suci.
"Jangan begitu bibi. Kami semua tetaplah sahabat" jawab yodi
"Terimakasih juga yodi. Semalam mamamu datang kesini. Katanya kamu lagi nginap di rumah donie buat jagain suci yang di rawat disana. Bibi jadi benar-benar tenang ucapan dari ibunya semalam" suara bibi menatap yodi dan semua teman suci yang lain.
" alhmdullilah.. mama menepati ucapannya" jawab yodi
"Maksud loe?" Tanya yona
"Gue rasa dengan mama kesini akan lebih membuat bibi tenang. Ketimbang hanya memberi tahu bibi dengan hubungan ponsel."jawab yodi.
"Ya.. memang itu benar.
Bibi awalnya berencana untuk menyusul suci. Namun digagalkan oleh mamanya yodi. Bibi tetap khawatir dengan suci jika tidak di yakinkan mamanya yodi." Bibi mengiyakan ucapan yodi.
"Ya. Kamu benar.. orang akan mengatakan sebaliknya untuk menenangkan orang lainnya yang mereka sayang" jawab bibi
Membuat suci terdiam.
"Tenang lah bi.. kami semua akan selalu ada bersama suci" suara donie membuat bibi twrsenyum ke arahnya.
"Selama suci di sini.. kita akan main-main kesini lagi." Suara yodhi lagi.
"Iya.. kami sudah cuti 3 hari buat nemanin suci." Suara ical melirik rizky.
"Yuup.. kita akan menciptakan memory kebahagian sela 4 hari ini" tambah rizky.
__ADS_1
"Kamu sudah salah jurusan deh ky?!" Suara yodhi membuat rizky menatapnya bingung
"Kamu seharusnya menjadi profesor. pencipta berbagai ramuan saja" jawabnya dengan tersenyum
"Bukan proposor tapi propesong" jawab ical tersenyum
"Kalau pencipta ramuan kayaknya ngak perlu jadi profesor segala.. jadi dukun saja sana" jawab donie
"Waaaah... dukun rizky donk?!!" Tambah dion membuat semua tertawa gembira.
Suci tersenyum dengan lepas.
Bibi memperhatikan senyuman suci ikut tersenyum karna kelegaan di hatinya bahwa suci sedikit berubah kembali sepperti suci 6 tahun yang lalu.
"Kalian sudah benar-benar dewasa sekarang dan baru yona yang sudah ada pemdamping.. jadi kalian kapan?" Goda bibi kepada seluruh teman-teman suci.
"Tenang lah bi.. kami akan memberi undangannya kelak" jawab yodhi
"Cie..cie.. yang udah akan curi start nih dari para genk cowok?!" Goda yona
" idiih.. gue lama lagi yon. Gue sebenarnya senggol dion" ucap yodhi lagi
"Gue?.." tunjuk dion pada wajahnya.
"Ya.. emang nama dion ada berapa di sini?" Ucap yona bernada kesel.
"Hehhe.. loe masih belum nemu cewek sebaik kalian" tunjuk dion kedua teman wanitanya.
" emang loe suka sama suci dan yona yon?" Tanya donie selidik
__ADS_1
"Suka demgan sikap mereka iya.. tapi.. kalau hati gue ngak masuk kategori mereka" ucapnya cengegesan
"Itu berarti loe suka mereka!" Suara ical mantap