DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
hf 73


__ADS_3

DKAS #73


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


.................


"Kami tibo iyo ka batanyo soal anak kamanakan mamak pusako chaniago ko mah...( kami datang ..untuk bertanya akan anak dari saudara perempuan 'kemanakan' paman sah 'cahniago marga di minang kabau' si anak)" suara dari salah seorang tamu.


"Yo..taruihlah..apo yang ka mamak piliang tanyokan? (Iya..seeuskanlah..apa yang mau paman piliang 'nama marga di minangkabau' tanyakan?).


Jawaban dari mamak masi telas terdengar.


"Mode iko mamak..kami nio batanyo. apo ko alah ado urang untuk kamanakan mamak pusako yang banamo suci?..kalau alun kami nio mamintak untuk kamanakan kami si Alvi (seperti ini paman. Kami ingin bertanya..apakah sudah ada jodoh untuk anak kemenakan paman bernama suci?. Kalau belum..kami ingin memintak untuk kemanakan kami si Alvi)" ucap perwakilan dari paman alvi yang menrupakan mamak suku piliang atau ketua sari suku piliang.


Paman kandung alvi hanya manggut menyetujui icapan dari mamak/ paman perwakilannya.


"Kalau mode itu mamak piliang..yo..barumbuak kami badunsanak dulu. Dan batanyo samo kamanakan kami suci.(kalau memang seperri itu..kami perlu kumpul keluarga dulu..dan bertaanya pada kemenakan kami suci)" jawab pamanku


"Kalau mode tu..hasilnyo mamak datangi se mamak pusako alvi sacaro langsung untuk kalanjutanyo (kalau memang begitu.. setelah mendapatkan hasil..paman datngi saja paman sah alvi untuk kelanjutanya)" jawab mamak perwakilan dari pama alvi.


"Jadi mamak..tarimokasih ( baiklah paman..teeimakasih)" jawab pamanku.


"Kok mode tu..kok muksauik lah tasampaikan..yo kami dulang lah dulu..mudah-mudahan barito baiek nan kami tarimo (kalau bigitu..maksud kami datang telah kami sampaikan..kamipun pulang lah dulu..semoga berita baik yang akan kami terima)" ucapnya kemudian mereka melangkah meninggalkan rumahku.


Setelah kepergian mereka..


Alu pi panggil oleh mamak / pamanku..


Pamanku menceritakan kembali apa yang di bicarakannya tadi dengan tamu yang datang..


Dengan berbagai cara akhirnya pamanku berhasil meyakinkan aku untuk menerima perjodohkanku dengan alvi..


Walaupun degan berat hati akhirnya aku menerimanya.

__ADS_1


"Baiklah uni 'kakak perempuan'..aku akan mengumpulkan saudara kita yang lain untuk memberi kabar ini"


Ucap pamanku ke arah ibuku


"Uni..terserah padamu saja..kamu kan mamaknya suci" ucap si emak..


Karna dalam adat minang kabau mamak adalah orang yang paling bertangung jawab akan kemenakannya..


Seperti pepatah minang kabau;


*Kaluak paku kacang balimiang..


* Tampuruang lenggang lenggokkan..


*Anak di pangku kamanakan di bimbing..


* Urang kampuang di patenggangkan.


Setelah berbicara dengan emak.


Pamanku meninggalkan rumah.


Menggakat gelas sisa tamu tadi ke arah dapur.


Setalh 2 hari..


Keluargaku di ibukkan dengan prosesi lamaran..


Karna di minang kabau..


Keluarga perwmpuanlah yang datang kerumah keluarga laki-laki.


Malam ini rumahku telah ribur di penuhi keluarga dari si emak.


Telah tersedia.


1 sisite besar pisang makan


Bebarap cake dan juga ada nasi lamak baluo 'olahan makanan ketan' dan seserahan lainnya yang sesuai degan ketentuan adat.


Setalh sholat isya semua keluarga ku peegi melaksanakan prosesi lamaran secara adat..

__ADS_1


Aku di rumah di temani evin.


Yang binggung melihatku yang masih berkutat dengan leprop dan printer yang masih mengeluarkan muntahan kertas.


"Kamu ngak dek-degan ci?..nyatai saja kamu kerjanya?" Tanyanya kala itu


"Ngak..aku harus siapkan proposal buat proyek jembatan gantung di desa rogdog..kalau tembus kan masyarakat ngak pusing lagi buat jalan kalaupun datang banjir" sergahku ke arah evin yang memgeleng melihat tingkahku..


Pukul 10 malam ibuku pulang dengan pamanku..


Setelah mengantar ibu..pamanku kembali pulang kerumahnya.


"Aku sudah bisa pulang kayaknya" ucap ecin yang bersiap akan pulang.


"Ya sudah..aku antar sampai depan" ucapku mengikuti evin yang lebih dulu melangkah.


Aku keluar kamar bermaksud mengatar evin kedepan rumah bertemu dengan si emak di ruang tamu.


"Gima hasilnya mak?" Tanya evin si ratu kepo


"4 bulan lagi nikahnya" jawab si emak


"Kok cepat baget?" Jawabku spontan bernada protes


"Mana emak tau..kan begitu kesepakatannya" ucap si emak enteng dan meninggalkanku


"Ya..sudah..emak evin pulang" teriaknya


"Iya" jawab si emak dari dalam


"asllaluaalikum ci..yang 4 bulan lagi menikah" godanya meninggalkanku


Aku hanya diam tak mengubeis candaan evin.


Berdiri di dwpan pintu melihat kepergian evin dengan sepeda motornya..


Menutup rapat pintu rumah.


Mematikan lampu yang tak perlu dan kembali menuju kamarku untuk istirahat.


Flas back off

__ADS_1


__ADS_2