
DKAS #26
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
.................
Tweeeew...tweeeeew...tweeeew...
Bunyi bell tiga kali menandakan masuk sekolah telah di mulai..
"Semua siswa-siswi kami di harapkan kumpul di lapangan" terdengar suara mikrofon dari pak mahmud guru kesiswaan yang telah berdiri di depan kantor menghadap ke halaman kantor yang merupakan lapangan upacara bendera.
"Berkumpul menurut kelas kalian masing-masing" ucapnya lagi..
Semua muridpun berkumpul tak terkecuali aku.
Aku mengambil bagian belakang karna evin yang resek tak mungkin di depan.
"Selamat pagi..salam sejahtera buat kita semua" terlihat jelas bapak kepala sekolah bersuara
"Selamat pagi pak" ucap serentak siswa
"Selamat datang kembali di sekolah setelah liburan kalian..bapak dan guru-guru kalian berharap kalian bisa belajar lebih giat lagi..terkhusus untuk yang kelas tiga..kalian terhitung kurang dari 4 bulan lagi disini..maka tinggalkanlah hal baik buat adik-adik kalian.
Semoga kalian bisa jadi suri tauladan yang baik buat mereka nantinya. Akhir kata, Pak ucapkan selamat belajar kembali dan masuk kekelas kalian masing-masing"
__ADS_1
Ucap kepala sekolah dan kamipun membubarkan diri masuk ke kelas kami masing-masing.
Sesampai di kelas..
"Bukankah di hari pertama ini buk desri akan masuk?" Tanya evin
"Iya..kan hari ini belum ada daftar pelajarannya..memang khusus buat wali kelas masuk ke masing-masing kelas" ucap sandro
Mengiyakan ucapan evin
"Kita tunggu saja" jawabku menengahi mereka
30 menit kami hanya bercanda di kelas menunggu ke datangan buk desri.
"Selamat pagi semua..maaf ibu terlambat"ucap yang di tunggu saat memasuki kelas
"Pagi buuuuuk" ucap kami serempak.
"Baiklah..menurut ibu..tak ada yang perlu di benahi dari struktur kelas..denah kelas juga tak perlu..hanya saja... "ucap buk desri terhenti melirik ke arah suci dan evin
Sedari menyelesaikan ujian semester kemaren..jadi apa kalian punya usul?" Tanya buk desri menatap seluruh siswanya
"Menurut saya..kita datang beramai-ramai seperti biasa ke kampungnya buk" ucap liska si centil kelas
"Terlalu jauh buat pergi rame-rame?" Sanggah sandro yang merupakan teman sekampung fernando
"Iya..kesana butuh waktu juga?!" Penjelasan ardi yang kampungnya bersebelahan dengan sandro
"Baiklah..coba ceritakan akan kondisi disana sandro?" Bu desri minta penjelasan
"Baiklah buk..butuh 1 jam dengan sepeda motor dari sini dan lebih kurang 1.30 menit jam berjalan kaki dari tempat motor kita tinggalkan..karna tak bisa di tempuh dengan sepeda motor,penerangan hanya ada di malam hari..itupun kapasitas atau watt lampu di batasi..dan untuk teman-teman yang muslim, jika bermalam disana siapkan keperluan karna daerah minoritas muslim."
Ucap sandro menjelaskan kondisi kampungnya
__ADS_1
"Terimakasih sandro..baiklah..
Dari penuturan sandro tadi.
Ibu ambil kesimpulan kita tak bisa pergi dengan beramai-ramai..
bagaimana kalau perankat kelas saja yang pergi dan jika ada perangkat yang tak bisa ikut..dia bisa memilih sendiri penggantinya. Bagaimana??" Bu desri memberikan usul dan meminta persetujuan kami
Semua diam tanpa ada yang bersuara..
"Bagaimana kalau ibu minta kalian angkat tanggan jika setuju" ucap bu desri meminta persetujuan kembali karna tak ada suara sebelumnya.
Hampir 90 persen siswa setuju dengan usul yang di jabarkan buk desri.
"Baiklah..dari itu..ibu kunci bahwa perangkat kelas yang ikut dengan ibu membesuk fernando ke rokdog kampungnya" ucapnya
"Untuk buah tangan kita akan mengalang dana dengan masuk kesetiap kelas memita alakadarnya dan ibu akan ambil juga dari uang kas kita yang terkumpul sesuai kesepakatan kita di awal kelas dulu"
Ucap ibu desri lagi dan di angguki siswa lain..
Karna semua memang sudah di sepakati di awal bu desri jadi wali kelas kami di kelas tiga.
"Buat perangkat kelas. sabtu besok kalian pulang sekolah setelah bel keluar main berbunyi, persiapkan semua yang kalian perlukan di sana..kita berangkat pukul 1 siang sehabis sholat zuhur. Mintalah izin orang tua kalian karna kita akan bermalam di sana..untuk masalah izin kalian di pelajaran setelah keluar main, ibuk yang akan mengurusnya." pesan buk desri pada teman yang akan memgunjungi fernando
"Hari ini kalian semua bersihkan kelas..setelah selesai kalian boleh pulang untuk persiapan belajar besok..selamat siang" buk desri melangkah meniggalkan kami di kelas.
Kamipun membersihkan kelas dengan gembira karna sudah lama kami tidak berinteraksi seperti ini..
Hari ini kami jadikan hari bebas buat mengespresikan diri karna tidak adanya pembelajaran..
Ada yang nyanyi,dance, puisi di depan kelas..
Bahkan tak jarang membuat atraksi seolah raja dan ratu Lengkap dengan rakyatnya.. Sepasang pengantin dengan para tamu yang datang memberikan selamat.
__ADS_1
Semuanya kami lakukan hingga pukul 1 siang di saat semua siswa wajib buat pulang kerumah masing-masing.