DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
hf 72


__ADS_3

DKAS # 72


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


...............


Sore ini..kapal yang kami tumpangi merapat pada prlabuhan kapal cepat di muara padang..


Evin di angkat dan langsung masuk Mobil ambulan yangtelah menunggu kedatangan kami.


Setelah mengambil barang bawaan


Kamipun berangkat menuju salah satu rumah sakit terbesar di kota padang.


Sesampai di depan rumah sakit. dokter pendamping beserta suami evin nampak sibuk menyiapkan segala adtrimisasi rumah sakit.


Aku yang sedari tadi duduk di depan rumah sakit..saat ini di temani yona.


Yona yang belum lama ini datang di temani suaminya.


"Maafin gue..yang ikut merahasiakan penyakit sahabat loe" suara yona bernada penyesalan melirik kearahku.


"Sudahlah yon..ngak ada gunanya kita bahas hal itu" ucapku menatap yona di samping tempat duduku dengan perutnya yang nampak membesar.


"Udah berapa bulan kandungan loe?" Tanyaku mengalih pembicaraan


"6 bulan ,sekarang memasuki bulan ke 7" ucapnya mengelus lembut perutnya.


"Sudah malam..Sebaiknya loe istirahat..besok pagi loe kesini lagi" ucapku

__ADS_1


"Iya..namun.kita makan dulu yuk?!..tadi suami evin teloon gue.. suruh gue kesini buat temenin loe makan..karna sedari pagi loe hanya nemanin evin dan ngak makan" bujuk yona.


"Gue ngak lapar yon" ucapku melirik ke dalam rumah sakit.


"Iya..tapi..kalau loe ngak makan.. nanti di saat jagain evin..eh..malah eloe yang pingsang?!..kasihan suaminya si evin!" Bujuknya lagi..


Belum sempat aku menjawab.


Tuuuut...tuuuut..


Nama evin pada layar ponselku..


"Ya bag" jawabku sigap menggangkat panggilan masuk.


"Ruangan no 123 ..naiklah" suara suami evin mwmbuatku berdiri.


"Gue masuk dulu yon" pamitku


"Gue ikut" balasnya juga ikut berdiri.


bergegas menuju ruang ginap evin yang telah di beritahukan suami evin padaku.


Saat di pintu suami evin wajah suami evin nampak berbeda.


"Ci..kamu jaga evin ya..abag makan dulu" ucapnya mempersilahkan aku masuk untuk menjaga istrinya.


Wajah kesedihan terlihat jelas saat suami evin meninggalkan aku di dalam sendirian.


Aku meletakkan ransel pada sudut ruangan. yang memang hanya itu yang kubawa dari mentawai.


Aku mendudukan diriku pada kurai yang tersedia pada samping tempat tidur evin..


Nampak satu kantong darah dan satu kantomg infus tergantung di samping evin dan selang oksigen yang masih betah di hidungnya..


"Kamu kuatlah vin..bukankah kamu bilang mau ikut aku kesalon..buat luluran..span..manypady dan juga maskeran?" Aku mulai mengajak evin berbicara.


"Hei....kamu kan yang semangat akan acara pernikahan aku?..ayolaah...banguun" ucapku berbicara mengharap sahutan dari orang yang tertidur lemah di sampingku..

__ADS_1


Lama berbicara sendiri..


Aku melirik ponselku...


Memperhatikan video proses lamaranku 4 bulan lalu...


Akupun teeingat akan kejadian itu..


Flasback on


"Asslammuallaikum" seorang tamu datang kerumahku malam itu


" waallaikumsalam" si emak menjawab salam dan membukakn pintu


"Silahkan masuk" ucap si emak mempersilakan tamu untuk masuk


"Ci...mamak suku pilinang datang bertamu..tolong minumnya 2 ci" ucap si emak menghampiriku setelah dua tamunya di persilahkan untuk duduk.


Aku datang membawa 2 gelas teh panas dan menghidangkannya di meja..


Si emak nampak serius berbicara dengan dua tamunya.


"Ci siapkan satu lagi buat mamak mu (paman mu) yang sebentar lagi akan datang" ucap si emak padaku..


Akupun mengganguk dan sedikit berbasa-basi dengan tamunya si emak


"Silahkan minum mamak (paman)" ucapku meninggalkan mereka.


Tak lama suara motor memasuki halan rumahku..


"Assallamuaalikum"


Suara mamak ku mengucap salam


"Waallaikumsalam" jawab mereka terdengar serempak.


Akupun kembali membawa minuman untuk mamak ku dan sedikit makanan untuk cemilan mereka..

__ADS_1


__ADS_2