DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
Dulu Kini Ataupun Slamanya 08


__ADS_3

DKAS #08


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


"Aduh..kenapa aku lupa ya?!!.."


Lirihku sambil memukul halus jidatku sendir


"Kurang kuat tu..sini gue bantu"


Suara seseorang ku kenal memggagetknku


"Yonaaa..please bantu gue."


Seketika menghampiri yona sebelum mendahului ketempatku


"Bantu apaan?.. jangan yang aneh2 ya?!. Gue ngak mau ikutan!" Tanyanya nyelidik


"Hehehe..gue belum bayar mahar potong rambut gue kemaren sama kak dilla" jawabku jengegesan khas ku..


"Ya ampun..cantik-cantik buat potong rambuat aja ngurang loe?!" Ledek yona


" ayolah" ucapku sambil narik tangan yona


Hanya 5 menit saja kami sudah berada di depan rumah kak dilla..


"Assallamuaallaikum kak"..


Teriak yona..


"Ni anak kayak nya biasa tinggal di tetapi pantai deh" gumamku yang pasti terdenger seperti umpatan saja pada yona


"Loe ngomong apaan?" Tanya nya penasaran


"Kak dilla kemana ya?" Jawabku mengalihkan pertanyaan yona


"Assallamuaallaikum kak dilla"


Yona kembali berteriak..


"Waallaikumsalam" jawaban dari dalam rumah kak yona

__ADS_1


"Maaf kakak lambat jawabnya..lagi dalam kamar mandi soalnya" cerocok kak dilla kemudian


"Ngak apa-apa kak..sebenarnya yona sama suci kesini tu cuma mau bayar hutangnya suci pada kak yona saja" sanggahan yona cepat


Dengan wajah sedikit binggung


Melirik ke arah suci


"Kamu ada hutang apa sama akak ci?"


"Hehehe..mahar rambut kemaren belum suci berikan kak?!" Jawab suci dengan cengesannya


"Ooh..ngak usah di kasih..kak ikhlas kok?!" Ucap kak dilla Dengan senyuman manisnya


"Beneran kak?!" Ucap suci meyakinkan lagi ucapan kak dilla.


"Iya....iyok duduk dulu..


Ada hal yang mau kakak beritahu pada kalian berdua"


Kamipun bertiga melangkah ke arah tempat santai di pohon tempat kami duduk saat itu..


"Begini suci..yona.." kak dilla melihat kami bergantian sebelum melanjutkan ucapanya..


"kakak ngekos di sini 4 bulan... minggu depan baru bulan ke 3... namun,minggu depan akak akan pindah"


"Kemana??" Tanyaku pula yang sama kagetnya dengan yona..


Dengan elahan nafas berat kak dilla mulai bercerita.


" dengar..karna masalah itu suami akak mau membawa akak ke aceh..disana kami akan mulai hidup baru..suami akak bilang..suatu saat panas yang saat ini membara akan dingin juga di makan waktu" jawab kak dila


"Bisa dikatakan..akak mau lari dari masalah ini?" Ucap yona tanpa di saring


Dengan mata yang mulai berkaca-kaca...


"Iyo yon..akak berharap ini jalan terbaiknya..akak hanya bisa menurut ucapan dari suami akak yon" ucapnya lirih


"Akak tidak sepenuhnya salah..kepala keluargalah yang berhak menentukan jalan yang akan di tempuh saat ini..dan suami akak pasti tau bagaimana sifat dari keluarganya" ucapku berharap bisa menenangkan kak dilla


"Maaf kak..yona ngk ada maksud.."


Sebelum ucapan yona selesai kak dila terlebih dahulu memotongnya..


"Iya akak faham" dengan sedikit senyuman ke arah yona


" akan mintak no telpon kalian boleh?,nanti-nanti kita bisa saling berkabar walaupun kita jauh" ucapkak dilla memandang ke arah kami bergantian..

__ADS_1


Akupun mengganguki ucapan kak dilla dan meninggalkan no kami padanya..


"Baiklah kak..kami mau balim dulu..namu apapun yang terjadi akak cerita lah pada kami..mungkin kami tak bisa bantu banyak..setidaknya..kami bisa menjadi pendengar yang baik buat kakak" sambil berdiri dan mengambil tangan kanan kak dilla tanda berpamitan..


Seketika kak dilla ikut berdiri dan merangkul aku kepelukanya..


"Terimaksih..memang hanya itu yang akak buruhkan saat ini.."


Sambil melepaskan pelukanya padaku..


"Tetaplah menjadi adik-adik akak walau kita tak slalu berjumpa" ucap kak dilla kembali


Sambil melirik bergantian kepada aku dan yona..


"Insyaallah..kami akan slalu jadi adik-adik akak" sergahan yona dengan senyumannya


Kak dilla menitiskan air mata memaksakan senyumanya pada kami..


"Baiklah kak..kami balik dulu"


Pamit ku


"Iya...hati-hati di jalan.."


"Iya kak" ucapku sambil meminggalkan kak dilla yang masih berdiri melihat kepergian kami..


Baru dua langkah jalan depan rumah kak dilla tepatnya sekarang sudah berada di tepi jalan depan rumahnya yona..


"Gue balik pulang dulu yona"


Pamitku


"Iya..gue rencananya hanya mau lihat hasil belanja loe doang, eh malah loe ajak ke tempat kak dilla..kan mewek lagi kita?!" Ucapnya panjang x lebar


"Gue belum sempat beli apa-apa..kan pulangnya masih beberapa hari lagi" mencoba menyenangkan hati yona


"Namun setidaknya..kita sudah tenang..dengan masalah yang di hadapi kak dilla dan semoga allah berikan jalan terbaik buat keluarganya" ucap ku kembali menatap rumah kak dilla


"Iyaaa..amiiiin..hmm..gue balik pulang dulu..loe bisa pulang sendirikan?!!" Balas yona


"Masih bisa..kalau udah ngak bisa loe bantu gendong gue ya?!" Balasku menggoda yona


"Gue ma ogaaah..tapi..gue suruh bayu ntar..jadi loe ngak usah khawatir" goda yona balik


"Ahhh..ngak usah..gue pusing ocehan loe..gue baliiiak"


Langsung membalikan tubuhku setelah akhir ocehanku..

__ADS_1


Tapi..aku masih bisa melihat senyum kemenangan di wajah yona saat melihatku pergi meninggalkannya...


__ADS_2