DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
dkas 63


__ADS_3

DKAS #63


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


................


Kami bertiga duduk pada ranjang masing-masing..


" sepertinya sehabis isya aku tidur" ucap lidya


"Iya..setelah kenyang baru kerasa capeknya" kak anita menambahkan.


"Ya...tegang urat perut..kendor urat mata" ucapku di balas ketawa kami serempak..


"Sepertinya..uci yang bakalan agak lambat buat tidur " tambahku tersenyum


"Ya..iya lah suci..kamu bangunya belum 2 jam-an?!" Ucap lidya


"Hehehe..." senyumku membalas ucapan lidya.


Kami sibuk bercerita renyah hingga....


"uci ambil whuduk duluan" ucapku yang berlarian menuju kamar mandi di saat azan isya berkumandang.


Aku keluar kamar mandi digantikan kak anita..


Aku lngsung melaksakan kewajibanku..


Aku kembali duduk di atas ranjangku menunggu 2 teman sekamarku yang masih menunaikan sholatnya..


Selesai sholat mereka merebahkan diri mereka pada ranjang masing-masing.


"Sepertinya,planning sebelumnya akan terlaksana dengan cepat" ucapku melirik dua teman ku.

__ADS_1


"Iya...akak tidur dulu ci" ucap kak anita.


"Aku juga..met malam suci" tambah lidya


Aku bergerak mematikan tv 32 inc yang masih menyala.


Aku kembali keranjang mengambil tas ranselku yang berisi leptop rekan setiaku..


Aku mematikan lampu kamar berjalan menuju balkon dan menutup pintu penghubung balkon.


Agar angin malam dari arah danau tak masuk ke dalam ruangan yang sudah berAC..


Aku membuka ransel kesayanganku dan mengambil leptop yang sudah ada di sana..


Akupun mulai merancang anggaran buat pembangunan yang telah di rencanakan oleh desa-desa dalam naungan kecamatan.


Aku tak mau..kegiatan LSM akan mengahambat tugasku sebagai pendamping Teknik di kecamatan.


Tak terasa batrai leptop sudah memerah...


Pundakkupun terasa penat..


"Tuuuuut...tuuut.."


nada ponselku di atas meja di samping leptopku..


Ku gesek tanda hijau karna mengetahui siapa yang memanggilku..


"Hallo..assallamuaallaikum vil?"


Salamku diawal sambungan


"Waallaikumsalam kak..kak sibuk?" Tannya seperti berbasa-basi


"Ngak...kenapa?" Tanyaku


"Kakak di mana sekarang?" Tanyanya lagi


"Lagi di danau singkarak" kawabku


"Waah..bisa VC donk!!.

__ADS_1


Kita Video call ya kak?" Tanyanya dan mematikan sambungan tanpa mendegar dulu jawabanku.


Tak berselang berapa lama..


"Tuuuuut...tut."


Panggilan vc melalui whatsUp masuk di ponselku


"Ya..vil ada apa?" Tanyaku setelah melihat wajah lawan bicaraku


"Kaak...tolooong..kami mau ikut festival band" ucapnya dengan nada memanja..


Tentu saja manja..


karna hampir 8 tahun perbedaan usia dan avil yang masih duduk di sekolah menengaah atas.


"Kalian cukup latihan secara rutin sebelum hari H saja dan Masalahnya apa?" Tannyaku


"Kak..hari festivalnya satu minggu lagi dan itu sudah clear..


Nyanyi wajib sudah di tentukan panitia lagu pilihan adalah lagu ciptaan aku yang berjudul 'Tanpa Cinta'...hanya...." ucapnya dengan wajah terlihat mencurigakan.


"Hanyaaaaaa?" Tanyaku memanjangkan ujung kata.


"Kami mau mengikuti ifen yang lebih besar..yaitu Sumatera Barat - Riau di festival HuT Sumatera-barat nanti" ucapnya lemah


"Tampilkan kemampuan kalian dengan latihan lebih rutin lagi,anggap ifen mimggu depan sebagai tolak ukur untuk ifen yang besar SumBar-Riau nanti" ucapku membeei semangat..


"Hmm...iya...tapi..untuk lagu pilhan ke dua kami belum ada..mentooook banget ngak ada yang pas saat buat lirik" ucapnya lemah..


"Hmm... kapan festival yang ke dua?" Tanyaku menatap wajah avil


"Kurang dari 7 minggu lagi" jawabnya


"6 minggu setelah ifen pertama?!" Ucapku


"Iya..." jawabnya pasrah..


"Hmmm...." aku terdiam sejenak dan memikirkan sesuatu..


"Ayooolah kak..bantu band kami..kak kan dulu ahli banget soal lirik" ucapnya memelas.

__ADS_1


__ADS_2