DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
dks 62


__ADS_3

HF #62


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


..............


"Ci bangun..udah saatnya sholat ashar" suara lidya membangukan tidurku


"Iya" jawabku


Akupun melangkah menuju kamar mandi..


Membersihkan dulu wajah ku..


Setelahnya berwudhuk dan menunaikan sholatku..


Setelahnya..


Aku kembali melanjutkan tidurku..


Aku tak sengaja melirik dua wanita yang sakamar denganku yang saling pandang melihat tingkahku yamg akan kembali merancak-rancak untuk tidur.


"Tidur lagi?" Tanya lidya


"Iya" jawabku dengan setengah sadarku


"Baiklah..nanti kakak bangunkan sholat maghrib" ucap kak anita


"Makasih kak" jawabku memutar tubuh ku menghadap dinding kamar.


"Iya..." jawab kak anita


"Sepertinya dia kelelahan" ucap lidya sayup-sayup yang masih bisa.

__ADS_1


"Hmmm" jawab kak anita..


Akupun tak mendengarkan lagi karna sudah di dunia lelapku..


..........


"Khhmmmm..."


Suara azan maghrib yang bergema di berbagai tempat membangunkanku.


aku menoleh pada 2 ranjang di sampingku dan berjalan ke arah balkon kamar.


Yang ku cari tak terlihat juga.


aku kembali duduk di atas ranjangku..


"Kenapa kak anita dan lidya ngak ada?..kemana mereka ya?" Batinku.


Akupun turun lagi dari ranjang..


"Kriiiiiiiik..."...


Menarik keluar koperku dari bawah tempat tidur..


Ceklek....


Pintu kamar di buka..


"Kamu sudah bangun ci?" Suara lidya pertama melihatku


"Hehehe...maaf..aku capek banget soalnya" jawabku yang berlalu ke arah kamar mandi.


Aku sempat melirik kak anita yang tersenyum ke arahku..


Saat ini kami duduk santai di balkon kamar dengan mencicipi jajan pasar buatan masyarakat sekitar hotel yang di bawa kak anita dan lidya tadi.


"Kita makan malam dulu yuk?!" Ajak lidya


"Iya..sebaiknya memang begitu" ucapku yang memang sudah merasa kelaparan.


Jajanan tidak membuatku kenyang..

__ADS_1


"Sepertinya tidur lama..membuat tubuhmu terlalu banyak menyerap nutrisi..hehhehh.." ucap kak anita


Membuat kami semua tertawa dan melangkah meninggalkan kamar menuju rumah makan hotel.


Aku mengikuti langkah kak anita dan lidya...


Keluar kamar kami belok ke arah kiri..


Hotel yang hanya dua tingkat ini.. berbentang luas...


"Kalau di perhatikan,hotel ini hampir seperti rumah kos-kosan" batinku memperhatikan sekeliling.


Kami yang berada pada lantai satu hotel..


Mendapati akses lebih cepat untuk menikmati suasana hotel yang sangat nyaman ini..


Di sepanjang jalan menuju rumah makan hotel..


Kami melewati jalan yang sebelah kanan merupakan kolam renang, taman mini yang indah dan juga ada panggung buat memeriahkan sebuah acara..


Di sebelah kiri tepian danau singkarak..


Sesampai di rumah makan yang luas, begitu banyak makannan yang menggugah selera..


"cobalah ini..goreng cebe hijau jengkol dengan ikan bilis" ucap lidya padaku.


"Ikan bilis?" Tanyaku yang terlihat seperri ikan kecil.


"Iya..ini ikan khas danau singkarak" ucap lidya lagi.


Akupun mengambilnya dan tak lupa samba lado dan mata sapi telur.


"Apa kamu ngak suka daging?..kan ada rendang?" Tanya kak anita


"Uci ngak terlalu suka daging dan ikan air tawar kak " ucapku.


"Mungkin Karna anak kepulauan jadi lidah ku hanya terbiasa dengan ikan air laut" tambahku


"Emang di sana ikan air tawar ngak ada?" Tanya lidya


"Ada..kalau ada yng bawa dari padang..itupun sangat jarang" jawabku

__ADS_1


"Baiklah ayo" ucap kak anita.


Kamipun mengambil tempat di bagian tepi yang menyuguhkan pemandangan indah danau singgkarak dengan riaknya..


__ADS_2