DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
yona dan dekorasi


__ADS_3

DKAS #91


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=


Semua telah terjadi..


Alfa akan semua kejadian dalam beberapa saat membuat kebinggungan di fikiranku.


Yona beserta yang lainnya kecuali bayu mengikuti acara dekorasi di rumahku malam ini.


Para pria sibuk membantu para pemuda-pemudi desa mendekorasi tempat acara resepsi esok.


Sementara yona yang tengah berbadan dua dilarang ikut serta disana. Dikarna angin malam tak baik untuknya.


Yona memutuskan mengukuti genk wanita yang melipat serbet untuk tempat sendok di dalam rumah.


" yon.. cerita ke gue semuanya sekarang?!" Perintahku pada yona yang telah mendatangiku di dalam kamar dan duduk di sebelahku.


"Sepertinya, suami loe yang berkewajiban untuk menjawab dan menjelaskan semua yang ada di pikiran loe" ucap yona

__ADS_1


"Kenapa yon?.. lagian gue ngak bakalan ada waktu denganya selama 2 hari ini?!" Balasku


"Kenapa?" Tanya yona


" adat di sini. Sang mempelai pria akan di jemput untuk malam pertama di saat acara pernikahan telah benar-benar selesai" balasku


"Bukankah besok sudah selesai?" Tanya yona lagi.


"Belum. Besok siang acara kenduri atau resepsi. Malam off kegiatan, siang hari sesudahnya, kegiatan ibu-ibu masak buat acara buka kado malam hari dan berlanjut buat persiapan masak lagi kegiatan pagi acara buka pondok atau tenda pernikahan" aku nenjelaskan lagi rentetan acara pada yona.


"Jadi acara penjemputan mempelai prianya bagaimana?" Lanjut tanya yona


"Setelah buka kado dan buka pondok, malamnya baru penjemputan mempelai pria. Biasanya proses penjemputan ini 3 hari lamanya. Namun berbeda jika si pria bukan orang asli sini atau seorang pendatang. maka, proses 'penjemputan mempelai' hanya satu hari saja" balasku


"Waaah...loe harus puasa dalam kepenasaran selama 2 hari lagi?!" Goda yona.


Wajahku menjadi malas mendengar godaan yona.


"Loe ngak bisa buat ini?" Ledekku


"Ngak" balasnya pendek


" bagi semua pemudi di sini, ini kerjaan se'emeh buat mereka" ucapku yang seperti mengolok yona


"Ya.. karna pemudi di sini sangat mau bergotong royong dalam memeriahkan acara penikahan orang lain. Sayangnya mereka tak tau kegundahan sang pengantin wanitanya" balas yona membuat ku menatapnya


Yang di tatap malah senyum-senyum menandakan kemenangan.

__ADS_1


"Yon..dia...?" Tanyaku


"Loe masih bisa mendengar nama yang tersebut dalam ijab kabul bukan?!" Potong yona seperti faham akan pertanyaan ku.


"Iya. Tapi..." tanyaku kemvali terpotong.


"Gue ngak mau menjawabnya. Kecuali kita semua kumpul. Dan menurut gue suami loe lebih berhak menjawab tanpa harus adanya kumpul dari kita semua" balas yona yang menandakan kalau aku tak boleh bertanya lagi.


"Baiklah" jawabku pasrah.


Walaupun aku tak suka dengan jawaban yona.


Tapi, aku tau bahwa apa yang di ucapkan yona itu benar.


"Nah, sekarang ajari gue?!" Titahnya.


menyerahkan apa yang sedari tadi di tangannya.


Dengan mengambil satu sarbet lainnya akupun mencontohkan dan mengiring yona untuk membuat tempat bungkus sendok.tiga kali melakukan percobaan dan gagal namun dengan kesabaran tingkat dewa aku kembali mengajarkan dan mengiringi yona kembali hingga akhirnya yona benar-benar bisa membuatnya sendiri.


"gue bisa!" suara yona dengan bersorak gembira.


"loe seperti baru saja menang lotre" ucapku


membuat yona hanya tersenyum.


hungga malampun berlanjut.

__ADS_1


dan yona kembali berbarengan teman2 lainnya ke rumah salah satu keluargaku.


tempat semua sohibku menginap.


__ADS_2