
DKAS #36
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
..........
"Kamu mau temenin aku masuk?..aku mau titip koper di bagasi dan cari nomor tempat duduk juga" ajakku pada evin
"Hmm...baiklah..kalau kamu butuh teman buat nemenin" jawabnya
Kamipun masuk ke dalam kapal.
Memberikan koper ukuran menengahku pada anak kapal agar di masukkan pada kabin kapal..
Kamipun lanjut mencari nomor tempat duduk ku no 8 D..
aku duduk di bagian tengah kapal..
agak rendah dari pada bagian depan dan belakang kapal.
Kapal supercepat yang hanya memakan waktu 4 jam dari mentawai ke padang ini hanya menampung lebih kurang 150 penumpang .
Di kapal mentawai fast (nama kapal cepat) hanya di sediakan tempat duduk.
kalau di kapal fery kita bisa tidur karna memang di sediakan ranjang untuk tidur.
Walau biayanya juga dua kali lebih
besar dari kapal feri yang biasa ku tumbangi...
__ADS_1
Namun cepat sampai adalah prioritasku saat ini..
Waktu untuk lest privat hanya bisa satu bulan ini ku jalani..
Setelah semuanya yang kami cari terpenuhi..
Kamipun kembali le dermaga tempat motor evin terparkir.
Tanpa kami sadari sudah ada sandro di sana berdiri bersandar pada motornya.
bertepatan di samping motornya evin.
" Hai san...ngatar nih?!" Sindir evin ke arah sandro
Aku yang mendengar ucapan evin menoleh kiri dan kanan.
"Entahlah" ucapnya singkat
"Kamu mau mgatar siapa ndro?" Tanyaku binggung dan masih menoleh ke sisi kiri dan kanan.
"Hmm... kamu udah nentuin kuliah dimana?" Tanyaku
"Udah..rencana sih..di UNES ( universitas eka sakti) " jawabnya
"Hmm..jurusan apa?" Potong evin yang melirik ke arahku
"Entahlah...aku maaih ragu..makanya aku nyatai dulu..habis bertarung..jedah bentar ngak apa-apa kan" ucapnya seolah sindiran bagiku
"Hmm...mana bagus buat mu saja" jawabku dengan sedikit kejutekan di nadanya
Tuuuuut...tuuuut....
Bunyi terompet kapal ke dua..
Mennadakan 10 menit lagi kapal akan berangkat..
"Ya udah..kamu masuk ci..panas lagi?!" Ucap evin kearahku
__ADS_1
"Iya..kalian juga jangan berpanas-panasan..ntar demam" ucapku dengan nada ngeledek
"Kami sih udah bisa" jawab sandro
"Ya udah..terserah."jawabku sambil melirik evin dan merangkulnya
"Kamu jangan gini donk..buat aku sedih" suara wvin yang terdengar agak berbeda
"Aku pergi ya..ntar balik kok..ngambil surat kelulusan" ucapku masih dalam rangkulan evin
"Iya..jangan lupa oleh-olehnya" jawab ebin melwpaskan pwlukakn kami
"Aku pergi san" paminku pada sandro dan mengulurkan tangan padanya
"Hati-hati" jawabnya menerima uluran tanganku
Akupun melepaskan tangan sandeo dari tanganku dan beranjak meninggalkan merwka menuju kapal cepat yang ku tumpangi kali ini..
Tuuuut...tuttt....
Kapalpun berangkat meninggalkan dermaganya..
Aku melihat kearah dermaga.
Disana sandro dan evin masih berdiri dan terlihat seperti berbicara namun menoleh ke arah kapal ..
Akupun tak memghentikan tatapanku pada kedua manusia yang masih setia berjemur pada panas terik di siang ini..
Seketika..aku melihat evin melambai-lambaikan tangganya pada kapal yang ku tumpangi..
"Sampai jumpa lagi sobat" batinku.
Akupun mulai memasang headfree di telinggaku dan menghidupkan mp4 di hpku..
Menikmati perjalan kapal membawaku berlalu pergi meninggalkan mentawai menuju ke kota padang..
......
__ADS_1