DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)

DKAS (Dulu Kini Ataupun Slamanya)
dkas 67


__ADS_3

DKAS #67


Hai..hai..


Ini novel pertama ku di sini..


Smoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi ini...


Aku melakukan rutinitas seperti dua hari ini..


Selesai sarapan kami melanjutkan perjalannan menuju ruamg pelatihan..


Kami duduk berdasarkan kelompok.


Kami yang menjadi kelompok ke 5 dengan permasalah bencana gempA..


Permulaan kelompok melalui pencabutan lote dengan lertas yang sudah terisi dengan 6 angkat..


Lote Pertama di cabut adalah nomor tiga..


Pak Fery selaku nara sumber pelaporan keuangan berdiri..


"Baiklah..sebelum kelompok tiga memulai tantangannya..saya memberitahukan bahwa saya memberi waktu 15 menit untuk masing-masing kelompok mempersentasikan anggaran sekaligus menjelaskan bentuk dari amplikasi ke uangan yang di pakai" ucapnya.


Kemudian kelompok tigapun berdiri dan memgambil tempat pad meja depan dengan memakai zoom pada leptopny untuk mempweemudah penjelasannya...


Tak butuh waktu lama 10 menit merakapun memakhiri persentasenya..


"Baiklah kita lanjut mencabut lote nya" ucap pak fery dan mengaduk-aduk kertas kecil dalam gelas dan memarik salah satunya dengan menutup mata.


"Nomor 6 di persilahkan" lanjut pak fery memperlihatkan no yang berada pada tangannya..

__ADS_1


Demikianpun kelompok ini hampir sama dengan kelompok sebelumnya hanya salah seorang dari kereka yamg menjelaskan akan keuangan dan melaporkan cara memakai amplikasi yang telah mereka kerjakan.


Hingga kelompok 1 dan 4 punserupa tapi tak sama dengan kelompok sebelumnya..


Nampak pak fery kurang puas dengan apa yang persentasikan kelompok..


Pada akhirnya nomor kelompok ku di panggil.


Aku duduk di apit pria sekolompokku..


Aku memulai dengan bismilla.


" asslammuaallaikum..Baiklah semua..selamat pagi" sapaku memulai persemtase kelompokku


"perkenalkan kami kelompok 5 dengan laporan anggaran pada bencana gempa, di karnakan saya dari kepulauan mentawai yang sering sekali terjadi gempa maka seperti yang pernah kami Laksanakan sebelumnya.. yang menjadi Langkah awal kami lakukan ada atau tidaknya anggaran adalah pendataan penduduk terkena dampak gempa... untuk lebih lanjut tentang pendataan. kami serahkan pada teman kami yang sebelah kiri " ucapku melanjutkan pembukaam sesi persentasi.


"Baiklah saudara suci..saya akan langsung saja..untuk kelancaran kegiatan dan tepat sasaran.


Maka, Pengambilan Data di bagi beberapa kelompok..


2 - jumlah anak balita + ibu menyusui


3- jumlah Lansia


4- anak-anak dan remaja


5- Dewasa


*semua di kelompokkan sesuai jenis kelamin.." ucapnya jenadah sejenak membolak balikan kertas yang ada di depannya..


"Itu secara garis besar cara untuk mendapatkan data yang akurat,maka sekarang saya kembalikan kepada saudara suci untuk melanjutkan langkah selanjutnya.." ucap teman ku yang duduk di sebelah kiriku


"Baiklah..terimakasih..


Setelah kita mendapatkan anggran Misalkan hanya 10 juta.


Maka,Untuk operasional LSM yang biasanya 10 persen..harus kita ambil menimimkan operasional kita yaitu hanya menyisihkan anggaran untuk pembuatan laporan saja..

__ADS_1


karna anggran yang tak memadai dari jumlah yang terdampak.


untuk pembuatan kegiatan di lihat yang lebih prioritas" ucapku lagi


"Begini..jika yang akan di kosumsi masyarakat menjadi masalah terbesar..


Maka di adakan pertemuan dengan masyarakat,


Agar anggran yang sedikit berpengaruh besar buat masyarakat" ucapku menjelaskan lagi.


"Kami yang telah mengadakan pembicaran dengan masyarakat,dapatlah kami membuat laporan sebagai berikut yang di sampaikan oleh teman saya sebelah kanan " tambah ku kemudian


"Terimakasih..sesuai yang di anggarkan pada rancangan angaran maka kami mempersiapkan bukti transaksi atau kwitansi pembelanjaan beserta bukti transaksi " Ucap teman di seblahku yang menjelaskan memakai imfocusnya..


"Ini Adalah bentuk dari Neraca ke uangan kami. Ini bentuk-bentuk dari format Rencana pengunaan anggran , ini format pelaporan penggunaan dana dan ini harus di lengkapi dengan bukti-bukti transaksi serta data atau foto copy identitas suplayernya.


Begitulah bentuk format pelaporan kami..untuk selajutnya kami kembali kepada ketua kami..suci" lanjut teman pria di sebelah kananku


"Terimakasih...nah..dari pelaporan teman sebelah kanan saya tadi..pasti teman-teman bertanya.


Bagaimana bisa anggrana yang di gunakan untuk kosumsi bisa di buktinya berbunyi 'pembelian selimut' atau alat-alat untuk keperluan lainnya?" Ucapku yang kulihat semua peserta menggangguk beserta narasumber.


"Begini teman-teman..di awal sudah saya beritahukan akan ke transparan anggaran kami dengan masyarakat. Kami mendapat kesepakatan anggaran akan di belikan untuk puluhan karung beras,ratusan liter minyak manis, puluhan kilo gram cabe keriting, cabe giling,dan perlengkapan buat di masak lainnya.nah, bagaimana cara membuat bukti transaksi yang bukan bahan di beli?.." aku kembali menoleh teman- teman kelompok lain yang nampak binggung


"Kami di bantu masyarakat memberikan bukti transaksi..bukankah masyarakat bencana merupakan seorang pedagang..bukti seperti kwitnsi kami lengkap dengan stenpel,tanda tangan dan bahkan dengan foto copy data mereka." Ucapku yang di anggukan dengan semyum di wajah para peserta pelatihan


"Begini teman-teman..kita di sini..bukan mencari berapa besar keuntungan yang kita dapat..namun,seberapa besar kita memberi dampak yang sangat berguna untuk orang yang terkena bencana" ucapku yang di beri uplus dari teman-teman peserta lainnya..


"Baiklah..teman semua..kami dari kelompok lima mohon diri..


Maaf untuk segala kelurangan.


Assallamuaalliakum" ucapku kamipun bertiga beranjak meninggalkan tempat duduk di depan dan kembali pada tempat kami sebelum kegiatan.


Di sesi teralhir kelompok yang tersisa melakukan persentasinya.


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2