
DKAS #49
Hai..hai..
Ini novel pertama ku di sini..
Smoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sehabis sholat subuh...
Kami semua sarapan dengan nasi goreng plus telur mata sapi buatan amay..
"Kalian jadi ke rumah gadang di talu pagi ini?" Tanya amay kepada kami di meja makan
"Iya...jam 7 kami berangkat" jawab jamil yang duduk di samping amay
"Dari sini ke talu,butuh waktu berapa lama amay?" Tanya ical
"Kalau dengan mobil paling lama satu jam, kalau motor bisa krang dari itu" jawab amay
Nampak ical menganguk faham.
"Nah..amay sudah selesai..amay duluannya..mau buka toko dulu..kalian hati-hati di jalannya, jangan ngebut-ngebut" titah amay meninggalkan kami
"Iya amay" ucap kami walaupun terdengar tak serentak
Kami semua kembali menyantap makanan yang ada di depan kami.
Setelah amay meninggalkan rumah.
__ADS_1
"Suami amay kemana yod?" Tanya yona
Kami pun semua pun tersadar sedari datang kami belum berjumpa dengan suaminya amay.
"Beliau kerja bawa Bus antar provinsi,jarang di rumahnya" jawab yodi
"Karna sarapan sudah..ayo kita percepat geraknya..takutnya kita ngak bisa pulang hari ini" sergah bayu yang memang tak suka membahas privasi orang.
"Bayu bener..satu jam pergi..pulang pasti satu jam juga..ngak bisa kita ke destinasilainnya ntar" ucap yodi
"Ok..kita udah siap..ayook" jawab ical kemudian
"Tunggu kita bersih-bersih meja ini bentar" ucap yona seraya menyatukan piring kotor.
"Ngak usah..nanti si kakak yang kerjakan..ayook.." ucap yodi
Kamipun bergerak menuju tempat mobil dan motor kami terparkir.
Kamipun bergerak menuju talu.
Kami yang telah masuk ke pekarang dan memperhatikan taman di sekeliling.
rumah gadang di talu memang tak sebesar rumah gadang di pagaruyung batu sangkar.
Namun ukirannya tetap indah.
"Atapnya seng ya?" Ucapku pada yodi
"Bener..ngak ijuk lagi" jawabnya cenggesan
"Namun rangkiannya masih atap" ucap ical menunjuk rangkiang ( bangunan kecil bentuk satu ruang rumah gadang)di depan gadang.
"Iya..tapi.kalian tau ngak..kalau pada zaman kerajaan dahulu.talu ini merupakan sebuah kerajaan juga?!,walaupun tak termasuk dalam kerjaan besar sih!" Ucap yodi
__ADS_1
"Benarkah?..aku hanya tau pagaruang saja kerajaan yang ada di sumatera-barat" ucap donie
"Itu karna hanya pagaruyuang yang disebut-sebut dalam pembelajaran sejarah nasional..kalau sejarah adat kami..ada beberapa sih" sergah yodi lagi
"Wuuuih...calon niniak mamak nih?!" Goda ical
"Ngak gitu juga..tapi..sudah selayaknya kita faham dengan adat kita sendiri" ucap yodi lagi membuat wajah bayu terlihat sedikit menunduk
"Loe kenapa bay?..emang ada waksit di bawah?" Tanya ical
"Ngak" jawab bayu yang wajahnya nampak sedikit merah.
"Malu kenapa loe?" Goda ical lagi
"Aaah...resek loe?!" Jawabnya kamipun tersenyum melirik bayu yang yang kesal karna ical..
Setelah bosan mengeledah rumah gadang di talu..
Kami duduk di tepi trotoar jalan masuk rumah gadang.
"Sekarang..kemana selanjutnya?" Tanya donie
"Kalau daerah sini ada pemandian air panas alami..hanya aku takut kita kita kelaman balik ke padang..jadi kita kembali ke simpang empat.. kita ke "lubuak landua" saja 30 menit dari simpang empat" yosi memberi penjabaran yang panjang.
"Apa yang ada di sana?" Tanya jamil
"Di sana ada ikan yang kena kutuk" jawab yodi
"Gimana ceritannya?" Tanya jamil lagi
"Nanti saat sampai di sana aku ceritakan.baiknya kita gerak sekarang..sudah pukul 9.10 menit" ucap yodi melirik arloji di pergelangan tanggannya.
Kamipun mensetujuin yodi dan melangkah meninggalkan pekaramgam rumah gadang dan bergerak mengikuti arah yodi yang di gonjengan motor dion.
__ADS_1
.........