
Pagi hari ini kayla begitu remuk seluruh tubuhnya. rafqy setiap malam selalu meminta hak nya, tadi malam rafqy semakin menjadi karena pagi ini kayla akan kembali praktek di rumah sakit dan rafqy malah takut kalau kayla akan sulit membagi waktu dan akhirnya membuat kayla kesal dan hasilnya kayla yang kalah.
''Mas rafqy ayo bangun, ini udah mau jam enam lebih loh, katanya mau antar kay ke rumah sakit. ''
ucap kayla dengan style rapihnya dan mengusap wajah rafqy yang baru membuka matanya namun tetap betah di bawah selimbutnya.
''Kamu cantik banget sih sayang, mas gak rela kamu di tatap oleh banyak orang nanti saat di rumah sakit. ''
ucap rafqy yang begitu konyol dan kayla mengusap pipi suaminya lalu mencium kening rafqy.
''Namanya jadi dokter pasti di tatap banyak orang lah, lagian di rumah sakit itu kan tempat umum loh, ayo mas rafqy mandi dan kita sarapan dulu sebelum berangkat yah. ''
''Yaudah mas mandi dan siapkan pakaian yah. ''
ucap rafqy sambil mencium sekilas bibir kayla dan beranjak menuju kamar mandi dengan tubuh polosnya.
Kayla langsung merapihkan ranjangnya dan menyiapkan jas kerja rafqy lengkap dengan semuanya.
Handphone kayla berdering dan ternyata kalandra yang menghubunginya.
Dalam panggilan.....
''Hallo kak ada apa?? ''
''Iya kay hallo, kamu hari ini mulai praktek kan?? ''
''Iya kak, kenapa emangnya?? ''
''Nanti siang bisa makan siang bersama kakak gak?? ajak suami kamu sekalian karena ada sedikit masalah dan kamu berhak mengetahuinya. ''
''Gimana kalau pulang praktek ajah kak kal, kalau istirahat nantinya gak fokus, nanti pulang dari rumah sakit kay ke kantor kakak deh. ''
''Iya juga yah, kalau istirahat takut gak fokus mengobrolnya, yaudah kita ketemu di rumah utama yah, kita bicarakan dengan ayah dan ibu, kebetulan omah pengen ketemu kamu. ''
''Oke deh siap. ''
''Hati hati kamu prakteknya dan jangan lupa makan siang yah kay. ''
'Oke kak siap. ''
Panggilan berakhir.....
''Siapa yang mnelphone sepagi ini?? ''
ucap rafqy yang baru keluar dari kamar mandi dan menghampiri ranjang untuk menggunakan pakaiannya yang di siapkan kayla.
''Kak kalandra nyuruh ke rumah utama, ada yang mau di bicarakan dan mas rafqy juga harus ikut. ''
jawab kayla sambil membantu mengkancingkan kemeja rafqy.
''Ada yang serius kayanya, biasanya kalandra gak ngajakain ketemu dadakan gini. ''
''Entahlah kak, ayo sudah siap kita sarapan dulu yah sebelum berangkat.
ucap kayla saat membantu mengenakan jas di tubuh rafqy.
Rafqy menggandeng kayla keluar kamarnya dan menuju meja makan yang sudah tersaji sarapan untuk di santapnya.
Setelah selesai sarapannya, rafqy langsung mengantarkan kayla menuju rumah sakit.
__ADS_1
''Nanti istirahat mas jemput yah, sekarang peran kalandra di gantikan oleh mas yah..
ucap rafqy saat setelah mencium kening kayla.
''Siap mas, aku masuk yah dan kamu hati hati mas di jalannya dan kerjanya. ''
ucap kayla dan rafqy mengangguk.
Kayla masuk kedalam rumah sakit dan rafqy langsung meninggalkan lobi utama rumah sakit menuju perusahaannya.
Kayla masuk kedalam ruangannya yang sudah di tinggalnya satu bulan lebih, suster asistennya kayla pun menghampiri kayla dan menyapanya.
''Selamat datang dan bertugas kembali dokter kayla, saya sangat merindukan dokter bertugas di rumah sakit ini loh, dokter tau gak semua pasien yang dokter tangani semua menanyakan dokter loh, sampai dokter daffa yang menggantikan dokter di buat pusing. ''
ucap suster dan kayla tersenyum.
''Maaf yah suster, saya kemarin ada masalah dan kamu tau kan saya sampai depresi seperti mayat hidup, mulai sekarang kita akan kerjasama lagi yah suster dan siapkan semuanya, saya mau bersiap dulu. ''
''Baik dokter, kalau gitu saya akan siapkan semua peralatannya, permisi dokter. ''
ucap suster dan kayla mengangguk.
Kayla langsung menyimpan tasnya dan memakai jas kebanggaannya dan memakainya.
''Duh jas ini kok kedodoran yah, biasanya sangat pas di tubuh aku. ''
ucap kayla saat memakai jas kedokterannya dan sekarang jas itu sangat longgar.
Kayla menyiapkan semuanya dan langsung mengikat rambutnya ke atas dan segera menghampiri suster kepercayaannya yang sudah menunggunya.
''Dokter kita harus ke UGD sekarang, ada anak yang keracunan makanan. ''
Kayla langsung masuk dan memeriksa anak perempuan yang sedang kesakitan, kayla langsung menindaknya dan hanya sepuluh menit semua tindakan selesai.
''Gimana dokter, semua makanan nya bisa keluar?? ''
ucap suster yang menghampiri kayla.
''Semua sudah keluar tinggal menunggu pulih, ini resep tolong kasihkan ke keluarga anak ini yah suster, minta segera di tebus karena ini obat untuk menguras perut anaknya. ''
ucap kayla dan suster langsung keluar dan memberikan resep yang harus di tebus.
Kayla langsung memasang intus pada anak itu dan mengganti pakaiannya karena pakaian anak itu kotor oleh makanan yang keluar dari mulutnya.
Suster masuk dengan keluarga anak yang kayla tangani, betapa kagetnya kayla karena yang mengampiri adalah ibu panti.
''Neng kayla ternyata yang menangani nadia. ''
ucap ibu sri saat kayla mencium tangannya.
''Benar bu, kayla yang menanganinya saat ini, boleh kayla minta obatnya. ''
jawab kayla dan ibu sri memberikan obatnya.
Kayla langsung menyuntikan obatnya pada infusan nadia dan menunggu reaksinya.
''Suter tolong siapkan kamar rawat terbaik untuk anak ini yah, karena dia adalah bagian dari keluarga saya. ''
ucap kayla dan suter mengangguk lalu menyiapkan semua perintah kayla.
__ADS_1
''Sebenarnya nadia makan apa bu kenapa bisa keracunan begitu?? ''
ucap kayla saat membawa ibu sri duduk di kursi tunggu di dalam UGD.
''Kemarin nadia segala di makan karena ada kiriman seperti biasa dari fasha. ''
ucap ibu panti dan kayla melototkan matanya dan beberapa saat kemudian kayla mengangguk tersenyum dan ibu panti melanjutkan ceritanya
''Dan tadi subuh nadia muntah muntah dan perutnya mengaduh sakit. ''
ucap kembali ibu sri dan kayla mengangguk.
''Ibu maafkan kayla yah, tahun ini kay gak rayakan ulang tahun di panti, kemarin ada masalah sedikit dan ini kay baru hari pertama lagi praktek. ''
''Iya neng kayla, ibu sangat mengerti dan neng terlihat kurus sekali yah sekarang. ''
''Iya bu, kay kehilangan berat badan sampai sepuluh kilo dan sekarang lagi mencoba nambah lagi timbangannya, nanti kay sempatkan ke panti yah. ''
''Gak apa apa neng, yang penting neng kayla pulih dan bisa kembali praktek, maaf ibu gak menjenguk neng soalnya ibu gak tau kalau neng sakit. ''
Saat kayla akan menjawab suster menghampiri dan memberitahukan kalau ruangan sudah siap.
''Ayo bu kita pindahkan nadia ke ruang rawat, karena keadaan nadia masih lemah dan kita harus menunggu hasil leb nya dulu, baru kayla bisa memberikan semua keputusannya. ''
ucap kayla dan ibu sri mengangguk.
Tiga suster langsung mendorong berangkarnya nadia menuju ruang rawat yang sudah di siapkan, sepanjang perjalanan kayla terus memandangi nadia yang terlihat pucat.
Sesampainya di ruangan kayla langsung menggendong nadia dan merebahkannya di berangkar yang l; ebih nyaman dan suster memasangkan tanda di pergelangan tangan nadia, kayla membenarkan infusnya dan menyelimuti tubuh nadia.
''Ibu maaf yah kayla gak bisa menunggu, nanti setelah jam makan siang kayla datang lagi untuk memeriksa nadia, sekarang nadia gak akan sadar yah bu, kayla lagi mendetoks tubuh nadia, kurang lebih delapan jam nadia baru siuman sampai wajahnya gak pucat, kalau ada apa apa ibu bisa tekan tombol merah itu nanti ada suster yang datang. ''
ucap kayla dan ibu sri mengangguk.
Kayla langsung menuju ruang operasi karena saat ini semua team nya sudah menunggu.
.
.
.
.
.
.
..
.
..
.
.
.
__ADS_1
..................................