
Semua keperluan tuan tama sudah siap dan di simpan di mobilnya, seluruh keluarga bagaskara akan mengantar keberangkatan tuan tama dan ardian.
Sebelum menuju bandara, tuan tama dan semuanya menuju ruang rawat rafqy.
''Segeralah pulih rafqy, sebelum opah pulang lagi ke tanah air. ''
ucap tuan tama dan rafqy tersenyum mengangguk.
''Siap opah, makasih sudah melancarkan semuanya, rafqy janji akan segera pulih, agar setelah opah pulang rafqy siap menikah dengan kayla. ''
ucap rafqy sambil tersenyum bahagia.
Kedua opahnya rafqy menceritakan kalau kayla bersedia menikah dengan rafqy dan akan melangsungkan pernikahan saat tuan tama kembali ke tanah air.
Saat ini kayla berada di samping berangkar nya rafqy dan kayla hanya tersenyum membalas semua ucapan keluarganya.
Rafqy terus mengembangkan senyum bahagia nya namun tidak dengan kayla, dia sedih sebenarnya menerima perjodohan ini, hanya demi kesehatan opah tama, kayla rela menikah dengan rafqy.
Setelah selesai berbicaranya, tuan tama pamit dan semua mendoakan kesembuhan tuan tama.
...****************...
Perjalanan menuju bandara....
Kayla memilih naik mobil bersama kalandra dan Kayla saat pun ini duduk di dalam mobil tepat di samping kalandra yang mengendarai mobil.
''Kenapa kamu menerima perjodohan ini kay, kalau hati kamu sulit menerimanya, kamu nantinya akan sakit loh kay. ''
ucap kalandra dan kayla langsung meneteskan air matanya.
''Semua demi kebahagiaan opah kak, biarkan kay menikah dengan kak rafqy, karena dicintai lebih baik daripada mencintai kan kak, kay hanya bisa pasrah dan menerima semua kenyataan ini. ''
''Rafqy adalah laki laki baik kayla, kakak yakin dia akan menjadi suami yang melindungi kamu dan memberikan yang terbaik untuk kebahagiaan kamu, sekiranya kamu berat untuk menerima perjodohan ini, lebih baik kamu bicarakan dengan rafqy, kakak yakin rafqy akan mengerti dengan semua pernyataan kamu. ''
''Gak kak, aku gak mau melukai orang lain, biarlah kak semua perjodohan ini kay terima, kay akan mencoba berdamai dengan nasib kay, kay juga gak mau membuat opah sedih dan semua kay lakukan demi kesehatan opah kak. ''
Kalandra menatap kayla dan mengelus kepala kayla. dengan penuh sayang.
''Kakak gak tau dan gak akan mencari tau tentang sakit yang opah derita saat ini, tapi kakak mendukung opah untuk menjodohkan kamu dan rafqy, sabar dan terima semuanya kayla, ini adalah garis takdir kamu, percayalah kalau rencana tuhan itu gak akan pernah keliru dan semua pasti yang terbaik. ''
ucap kalandra dan kayla mengangguk.
Mobil sampai di parkiran keberangkatan di bandara, keluarga sudah sampai terlebih dahulu dan menunggu kedatangan kalandra juga kayla.
''Ingat kalandra, kamu sekarang ayah berikan tanggung jawab untuk menjaga, omah, ibu dan kedua adik kamu selama ayah pergi. ''
ucap ardian dan kalandra mengangguk.
Setelah kepergian tuan tama dan ardian, kalandra mengajak semua keluarga untuk menuju pulang, karena hari pun sudah mulai sore.
Semuanya saat ini berada di mobil yang di kemudikam kalandra, supir di minta untuk pulang terlebih dahulu dengan mobil satunya.
Satu jam kemudian mobil sampai di kediaman bagaskara dan semua menuju kamar masing masing untuk membersihkan tubuhnya dan bersiap untuk makan malam.
Kayla saat ini sedang berendam air hangat, karena tubuhnya sangat lelah dan terasa kaku, hingga satu jam berendam, kayla baru selesai dengan mandinya.
''Besok ke rumah sakit lagi dan bertemu dengan kak rafqy, apa aku harus pura pura bahagia di balik kebahagiaan kak rafqy, aku benar benar gak ada sedikit pun rasa untuk kak rafqy. ''
gumam kayla sambil merebahkan tubuhnya di ranjang dan tak lama kayla tertidur pulas, hingga yang menggedor pintu kamarnya pun tak terdengar oleh kayla.
__ADS_1
Pagi hari menjelang......
Kayla mengerjapkan matanya dan melihat keluar jendela sudah terang dengan cahaya matahari.
''Aku kebo banget yah, tidur seperti hibernasi sangat lama sekali. ''
ucap kayla sambil berlari menuju kamar mandi dan segera bersiap untuk menuju rumah sakit.
Kayla melihat jam dan ternyata sudah menunjukan pukul delapan pagi dan saat menuruni tangga, hanya ada ibu dan omahnya yang sedang duduk di ruang keluarga.
''Ya ampun kayla, kamu ini seperti putri tidur loh, ini jam berapa kay, kenapa baru bangun?? ''
ucap bunga saat melihat kayla menuruni tangga dan menghampirinya untuk menyiapkan sarapan pagi kayla.
''Gak tau bu, kay kaya kebo tidurnya sangat lama, mungkin karena kelelahan dan kemarin kan tidurnya gak benar di rumah sakit. ''
jawab kayla dan bunga mengangguk.
Bunga menyiapkan makanan untuk kayla sarapan dan menemani kayla duduk di kursi meja makan, kayla memakan makanannya dengan lahap dan membuat bunga tersenyum, bunga sesekali mengambil sisa makanan di dagu putri cantiknya.
''Nanti saat di rumah sakit, kamu mampir yah ke ruangan rafqy, ibu titip makanan untuk rafqy. ''
ucap bunga dan kayla menatap ibunya lalu kembali memakan makannya.
''Siapkan ajah makanannya, nanti kay bawa dan berikan ke kak rafqy. ''
jawab kayla dan bunga mengangguk.
''Dengarkan ibu yah sayang, rafqy adalah laki laki baik hati, dia juga ganteng loh dan sepertinya dia itu sangat mencintai kamu, ibu mengerti dengan perasaan kamu sekarang, tapi cobalah buka hati kamu untuk menerima rafqy, indah loh sayang kalau kita bisa mencintai dan dicintai, saat ini ibu sangat bersyukur karena bisa berjodoh dengan ayah kamu, walaupun harus menunggu delapan tahun untuk menikah. ''
''Ibu tau kan kalau kayla gak kefikiran ke jenjang itu, kayla masih ingin merasakan hidup bebas tanpa ikatan dulu, usia kayla juga tahun depan baru menginjak dua puluh tahun, tapi yasudah lah bu, kayla akan mencoba berdamai dan menerima semua perjodohan ini, mudah mudahan kayla bisa membalas kasih sayangnya kak rafqy. ''
ucap kayla dan bunga mengangguk lalu memegang tangannya kayla.
ucap bunga dan kayla mengangguk.
Setelah selesai makan nya kayla langsung pamit kepada ibu dan omahnya dan tak lupa makanan untuk rafqy titipan ibunya.
Kayla di antarkan oleh supir karena saat ini kayla sedang tidak fokus dan takut terjadi kecelakaan nantinya.
Dua puluh menit kemudian kayla sampai di rumah sakit dan meminta di jemput jam empat sore kepada supirnya.
Kayla langsung menuju ruangan rafqy karena dia tidak mungkin berkeliling ruangan pasiennya dengan menenteng kotak berisi makanan.
''Selamat pagi..... ''
ucap kayla saat masuk kedalam ruangan rafqy dan membuat rafqy tersenyum.
''Pagi kayla, tumben sepagi ini sudah memeriksa keadaan rafqy. ''
ucap raihan dan kayla tersenyum.
''kayla baru ajah sampai dan ini titipan dari ibu untuk kak rafqy, kayla permisi dulu yah om, nanti kayla kesini lagi untuk memeriksa keadaan kak rafqy. ''
jawab kayla dan raihan megangguk.
''Kayla... ''
ucap rafqy memanggil kayla saat kayla akan meninggalkan ruangan.
__ADS_1
''Iya kak rafqy, kenapa?? ''
''Nanti kalau pemeriksaan untuk saya yang terakhir yah, biar saya bisa mengobrol sama kamu. ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk.
Setelah kayla keluar ruangannya rafqy tersenyum senang dan meminta ayahnya menyiapkan makanan yang di bawakan kayla untuknya.
''Semoga hasil medis kamu baik yah rafqy, biar kamu bisa pulang ke rumah dan pengobatan kamu bisa di lakukan di rumah oleh kayla. ''
ucap raihan saat menyuapi rafqy karena tangan kanan rafqy masih di sanggah dan belum bisa bergerak.
Selepas makan siang dengan kalandra, kayla langsung menuju ruangan rafqy dan segera menangani rafqy, hasil rekam medisnya rafqy dua hari lalu sangat mengkhawatirkan karena kaki dan tangan sebelah kanannya retak dan harus di sanggah, namun dengan bantuan kayla dan racikan obatnya rafqy bisa cepat pulih.
Rafqy terus memperhatikan wajah cantik kayla yang sedang membuka penyanggahnya, rasa sakit di tubuh rafqy benar benar hilang karena sentuhan tangan kayla, kayla mencoba bersikap biasa saat rafqy terus menatapnya.
''Keadaan kak rafqy membaik yah om, kita tunggu hasil rekam medisnya besok, kalau retaknya pulih, kak rafqy di perbolehkan pulang, tapi tidak boleh beraktifitas berat dulu, kaena menunggu kondisi nya stabil dan pulih seratus persen. ''
ucap kayla dan raihan mengangguk.
Raihan pamit untuk makan siang dan kayla langsung menemani rafqy sampai mamahnya rafqy datang, karena saat ini mamahnya rafqy sedang di perjalanan menuju rumah sakit.
''Terimakasih sudah menerima perjodohan kita dan kamu bersedia menikah dengan saya. ''
ucap rafqy dan kayla hanya tersenyum dan mengangguk.
''Semua kay lakukan demi kesehatan opah dan kebaikan kita semua. ''
''Saya gak perduli kayla, yang penting kamu mau menikah dengan saya, itu sudah cukup dan saya akan berusaha membuat kamu membalas cinta saya dan mencintai saya. ''
''Terserah kak rafqy ajah, yang terpenting jangan sampai membuat kay kecewa dan kay akan mencoba menerima kehadiran kakak. ''
ucap kayla sambil menyuapi rafqy buah yang sudah di potong dan di kupas oleh kayla.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
............................