
Bunga selesai membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya, bunga langsung menghampiri keizha yang sedang di ajak bermain oleh ardian.
''Sayang, gimana ASI nya masih merembes atau udah gak?? ''
ucap ardian saat bunga menghampirinya dan duduk di samping ardian.
''Gak kok mas, tadi siang emang aku gak mompa ASI nya, makanya merembes keluar. ''
''Udah gak apa apa sayang, lagian kamu tadi kan jalan jalan dengan anak anak kan, sekali ajah gak apa apa, lagian mas bersyukur karena ASI kamu sangat melimpah dan banyak. ''
''Iya mas ardian, yaudah aku mau keluar kamar dulu yah, mau bantu mamah menyiapkan makan malam. ''
''Gak usah sayang, kamu disini sama mas ajah, ada bibi yang bantuin mamah, mas mau di manja kamu. ''
ucap ardian sambil menarik tangan bunga dan mendudukan bunga di pangkuannya.
''Lepas mas, aku mau bantu mamah dulu, jagain kei ajah yah kamu nya atau bawa kei ke ruang keluarga ajah biar di ajak main sama kedua kakaknya. ''
ucap bunga sambil beranjak dari pangkuan ardian dan keluar kamarnya.
Ardian hanya bisa mengerutkan keningnya dengan sikap bunga yang terlihat dingin dan tidak seperti biasanya.
''Ada apa dengan bunga, biasanya selalu minta di manja sama aku, apa ada kesalahan yang aku lakukan dan membuat bunga marah. ''
ucap ardian sambil beranjak dan menggendong keizha untuk di ajak ke ruang keluarga.
''Maaf mas ardian, aku masih sakit melihat kejadian itu dan rekaman cctv itu jadi buktinya, mudah mudahan kamu gak menghianati ketulusan aku dan ikatan pernikahan kita. ''
gumam bunga saat keluar kamarnya dan menuju dapur untuk membantu membuat makan malam.
''Sayang, akhirnya kamu keluar kamar juga, apa kamu sakit atau gak enak badan?/ ''
ucap nyonya rania saat bunga menghampirinya ke ruang makan.
''Gak kok mamah, tadi bunga hanya lelah pas pulang dari bawa kal dan kay main, biasanya kan bunga di rumah gak pernah kemana mana. ''
''Oh gitu yah, bunga nanti kalau ardian ada waktu luang, kalian bulan madu yah, biarkan anak anak mamah yang jagain. ''
''Terimakasih mamah, bunga gak butuh bulan madu, bunga mau di rumah ajah jagain anak anak. ''
ucap bunga sambil menata makanan di meja makan dan membuat nyonya rania mengerutkan keningnya, karena biasanya bunga sangat ceria namun saat ini terlihat murung.
Tuan tama menghampiri dan langsung duduk di kursi meja makan, ardian menidurkan keizha di box yang biasa jadi tempat main oleh keizha.
Kalandra dan kayla langsung duduk seperti biasa, ardian dan bunga duduk setelah nyonya rania juga duduk, bunga seperti biasa menyiapkan makanan untuk ardian dan untuk kedua anaknya.
Makan seperti biasa tanpa obrolan dan hening, ardian terus memperhatikan kalandra yang tatapannya berbeda dari biasanya, ardian belum ngeuh dengan cctv yang ada di sekitarnya dan bisa kalandra retas semaunya.
Setelah makan selesai, ardian langsung menghampiri keizha yang sedang bermain dengan mainannya dan ardian mencoba menggendong menggunakan aisan untuk menidurkan keizha, kayla malah tertawa melihat ayahnya menggendong keizha.
''Ayah lucu pas gendong dede keizha. ''
ucap kayla sambil tertawa dan ardian malah ikut tertawa.
Nyonya rania menghampiri kayla yang sedang tertawa dan ikut tertawa saat melihat ardian sedang menggendong keizha dengan aisan.
''Kamu malah membuat kei jadi gak nyaman loh ardian, sini biar mamah yang tidurkan. ''
ucap nyonya rania namun ardian menolaknya dan tetap mau menggendong keizha.
__ADS_1
''Udah mamah, biar ardian yang menggendong keizha yah, kan sesekali ajah. ''
ucap ardian dan nyonya rania mengangguk.
Tuan tama hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan ardian dan langsung duduk di samping kayla.
Kalandra sedang menemani bunga membuat makanan sambil menyiapkan strategi untuk besok menjebak ardian dengan wanita di kantornya dan kalandra sedang membuat semuanya lancar dan pas saat ayahnya sedang dengan wanita itu.
''Besok kal dan kay gak akan sekolah yah bu, biar lancar kan semua rencananya, nanti kal yang akan bicara ke omah dan opah. ''
ucap kalandra dan bunga hanya mengangguk.
Bunga langsung membawa cemilan ke ruang keluarga dan di bantu oleh kalandra membawa sebagian makanannya.
Bunga langsung mengambil keizha dari gendongan ardian dan langsung di bawa menuju kamarnya untuk di tidurkan.
''Bunga kenapa yah, sikapnya aneh sekali dan membuat aku jadi serba salah, kalandra juga kenapa tatapannya begitu menusuk, hanya kayla yang biasa saat ini. ''
gumam ardian dalam hatinya dan langsung menuju ruang kerjanya untuk menyelesaikan kerjaan nya.
Bunga sudah menidurkan keizha dan dia juga membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya, bunga langsung merebahkan tubuhnya dan mengistirahatkan tubuhnya.
Ardian masuk kedalam kamarnya dan melihat bunga sudah terlelap, ardian membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya.
Tak lama ardian ikut terlelap dengan bunga dan keizha di tengahnya.
Pagi hari menjelang...
kalandra dan kayla diam di rumah belakang, sengaja menunggu ardian berangkat ke kantor, bunga saat ini sedang mengurus ardian seperti biasa, walaupun dengan raut wajah yang terlihat begitu dingin oleh ardian.
''Sayang, kamu kenapa sih dari kemarin terasa berbeda loh ke mas, apa ada kesalahan yang mas lakukan ke kamu sayang?? ''
ucap ardian sambil memeluk bunga dan bunga hanya diam tanpa membalas pelukan ardian.
ucap bunga sambil melepaskan pelukannya dan menghampiri keizha lalu menggendongnya dan membawanya keluar kamar.
''Loh kok sepi mamah, anak anak pada kemana?? ''
ucap ardian saat masuk kedalam ruang makan dan hanya ada tuan tama dan nyonya rania.
''Bukannya udah berangkat yah tadi. ''
ucap nyonya rania dan ardian mengangguk tersenyum.
Keizha di tidurkan di box bayi dan bunga langsung mengurus makanan ardian, nyonya rania dan tuan tama selesai sarapan dan menghampiri keizha yang sedang bermain sendirian.
Setelah selesai sarapannya, ardian pamit pada orang tuanya dan langsung menghampiri bunga dan mencium keningnya.
''Mas pergi yah sayang, hati hati di rumah nya yah. ''
ucap ardian saat bunga mencium tangannya.
Ardian masuk kedalam mobil dan mobil langsung di kemudikan keluar kediaman bagaskara.
Bunga masuk kembali kedalam rumah dan kaget melihat kedua anaknya sedang duduk sarapan.
''Lihat sayang, kedua anak kamu sedang sarapan, kalau udah selesai sarapannya, kamu tanya kenapa gak sekolah yah. ''
ucap nyonya rania saat bunga memasuki rumah dan bunga mengangguk lalu menghampiri kedua anaknya.
Bunga menyiapkan susu dan minumnya untuk kedua anaknya, bunga mendampingi kedua anaknya sampai selesai memakan sarapannya.
__ADS_1
''Samperin omah dan opah, terus jelaskan kenapa kalian gak sekolah dan kalian bersembunyi dimana saat ayah memakan sarapannya tadi?? ''
ucap bunga dan kedua anaknya mengangguk dan menghampiri omah juga opah nya.
''Kalian kenapa gak sekolah dan kalian bersembunyi dimana tadi?? ''
ucap tuan tama saat kedua cucunya menghampirinya dan duduk di sampingnya.
''Maafkan kami opah, tadi kami bersembunyi di rumah belakang dan kami juga cuma sehari ajah gak sekolah, besok sekolah. ''
ucap kalandra dan tuan tama menghembuskan nafasnya.
''Emang kalian mau kemana?? sampai gak berangkat sekolah gitu. ''
''Kal mau memberitahukan penghianatan ayah ke omah dan opah, ayah udah hianatin ibu dan kal gak menerima semua itu. ''
ucap kal dengan tatapan tajam nya dan membuat tuan tama tersentak.
''Kalau ayah kalian melakukan penghianatan kepada ibu kalian, omah akan mencoret dia dari daftar keluarga, bukan hanya kamu kal yang gak nerima. ''
''Opah juga akan bertindak kal, kamu mempunyai buktinya?? ''
''Kemarin saat makan siang di restoran, ayah berpegangan tangan dengan wanita, ayah lupa kalaj kal bisa meretas cctv di sekitar ayah, wanita itu selalu datang ke kantor sudah satu minggu kebelakang dan ayah begitu mesra dengan wanita itu, kal yakin ada sesuatu dengan ayah sampai ayah hianatin ibu, kal mau omah dan opah ikut kal buat membuktikan ayah berselingkuh dengan wanita, rekaman sebelumnya sudah kal retas dan ada di file leptopnya kal, kalau ayah melakukannya dengan sengaja untuk hianatin ibu, kal akan buat ayah hancur, kalau ayah di jebak oleh wanita itu, kal yang akan hancurkan wanita itu, dia wanita dari keluarga rekan bisnis nya opah. ''
ucap kal dan membuat tuan tama tersentak dan melihat file berisi rekaman cctv di sekitar ardian.
''Opah yakin ada sesuatu yang di ancam ke ayah kalian oleh wanita ini, dia ini teman semasa ayah kalian sekolah dulu, bukan pacar tapi sahabatnya. ''
''Kamu ada rencana apa kal?? ''
ucap tuan tama dan kal langsung memberitahukan rencananya.
''Kal yakin ayah gak akan memberitahukannya, makanya kal mau opah dan omah ikut hari ini ke perusahaan ayah dan jangan beritahu ayah, kal akan atur saat wanita itu menghampiri ayah ke ruangannya, baru kita masuk ke ruangannya ayah, kal udah pasang rekaman kuat kuat disana menggunakan lebah kecil buatan nya kayla opah, pokonya kita segera ke perusahaan ajah pas wanita itu memasuki kantor ayah. ''
''Oke kal, opah siap siap dulu yah. ''
ucap tuan tama dan kal mengangguk.
''omah akan ikut juga kal, omah mau nampar wanita ini langsung, lihat ayah kalian menolak tapi wanita ini nyosor terus. ''
ucap nyonya rania dan kal mengangguk.
Bunga menghampiri dengan pakaian rapihnya dan gendongan untuk menggendong keizha, karena nanti yang melabrak adalah nyonya rania.
''Kay senang kalau ada acara gini, sangat menegangkan deh jadinya. ''
ucap kayla dan membuat bunga juga nyonya rania menggelengkan kepalanya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
........................