Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Tournament Robot


__ADS_3

hallo kakak kakak semua nya, terimakasih untuk dukungan kalian di cerita nya DOA DALAM KESENDIRIAN, jangan bosan yah mengikuti ceritanya dan saya juga menunggu like dan komentarnya, agar saya bisa memperbaiki kesalahan dalam menulis ceritanya, selamat membaca dan terimakasih sebelumnya.......


...****************...


...****************...


Setelah mendapatkan telphone dari sekolahnya kalandra, bunga dan ardian langsung bersiap menuju sekolah nya kalandra, bunga begitu was was saat ini, karena takut kalandra atau kayla melakukan kenakalan di sekolahnya.


''Wajah kamu tegang sekali sayang, santai dong. ''


ucap ardian saat melihat raut wajah bunga yang khawatir dan seperti tidak tenang.


''Mas aku was was sekarang, bagaimana kalau anak anak kita berulah di sekolahnya dan akan membuat kita malu menjadi orang tuanya. ''


jawab bunga dan ardian tersenyum.


''Gini sayang, berfikirlah positif dan jangan berfikir negatif dulu, karena mas yakin kedua anak kita itu adalah anak hebat dan gak akan melakukan ulah yang aneh aneh, tenangkan fikiran kamu yah. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk.


Dua puluh menit kemudian, mobil yang di kemudikan ardian berhenti di sebuah sekolah internasional dan hanya anak pintar dan kalangan atas yang bisa menimba ilmu di sekolah yang berkelas internasional.


Ardian membuka pintu mobil untuk bunga dan meminta bunga untuk menggandeng lengan ardian.


Ardian langsung menuju ruangan kepala sekolah dan saat memasuki ruangan, di dalam ruangan sudah ada kalandra, kayla dan juga doni sedang duduk.


''Ibu... ayah....''


ucap kayla saat bunga dan ardian memasuki ruangan kepala sekolah.


Kepala sekolah langsung mempersilahkan bunga dan ardian untuk duduk.


''Begini yah bapak dan ibu, saya langsung bicara pada intinya sajah, ini mengenai kalandra dan kayla, mereka berdua adalah murid yang sangat membanggakan, guru guru yang mendampinginya sampai menyerah dan bingung harus memberikan pelajaran apa untuk mereka berdua, semua bisa di tebak oleh mereka, saya sebagai kepala sekolah sangat bangga dan saya ingin memberitahukan kalau kalandra dan kayla akan loncat kelas kembali menjadi kelas enam dan mereka berdua saya percayakan untuk mengikuti tournament robot bertema lingkungan, tapi keduanya menolak dan alasannya sangat membuat saya bangga sekali, keduanya kompak mengatakan '' ayah dan ibu melarang kami agar tidak di ketahui publik mengenai kelebihan kami, kami gak mau mengecewakan ayah dan ibu, terutama ibu. '' begitu bapak, ibu jawaban keduanya dan saya sengaja memanggil bapak dan ibu kemari, untuk membicarakan semua ini. ''


ucap kepala sekolah dan membuat ardian dan juga bunga kaget dengan jawaban kedua anknya.


''Padahal aku bilang itu saat mereka masuk ke sekolah ini, kenapa mereka masih sangat mengingatnya. ''


gumam bunga sambil menatap kedua anaknya.


''Boleh kami berbicara dengan kalandra dan kayla pak??, kami akan menanyakan langsung soalnya .''


ucap ardian dan kepala sekolah langsung pamit keluar ruangannya.


Ardian menatap kedua anaknya dengan tatapan seriusnya, sedangkan bunga memberikan kedua anaknya juga doni susu kotak.


''Ayah bertanya dengan serius kepada kalian berdua, apa kalian bersedia mengikuti tournament robot nya, kalau ayah dan ibu ijinkan kalian?? ''


ucap ardian dan kedua anaknya mengangguk.


''Kami mau kalau ayah dan ibu ijinkan, kami bosan ikutan olimpiade olimpiade kejuaraan ajah dan kal mau ke alat alat yang berhubungan dengan dunia digital. ''


jawab kalandra dan kayla menganggukan kepalanya.


''Ayah dan ibu akan ijinkan, tapi kalian harus bisa memenangkan tournament nya dan buat keluarga kalian dan sekolah kalian bangga, tunjukan kehebatan kalian karena ayah akan selalu melindungi kalian berdua dari masalah apapun, mengerti?? ''


ucap ardian dan kedua anaknya senang lalu memeluk tubuh ardian bersamaan.


''Kalian ini kebiasaan deh, makanya cerita pada ibu atau ayah dan jangan di pendam sendiri, kalian berhak menentukan masa depan kalian, karena ketentuan masa depan kalian ada di tangan kalian, bukan di tangan ayah dan ibu. ''

__ADS_1


ucap bunga dan kedua anaknya mengangguk.


Beberapa saat kemudian bapak kepala sekolah masuk dengan dua wali kelas.


''Bagaimana jadinya bapak, ibu ?? ''


ucap bapak kepala sekolah.


''Kami mengijinkan kedua anak kami mengikuti tournament nya, silahkan bimbing anak kami oleh bapak, agar anak kami bisa membanggakan dan mengharumkan nama sekolah ini. ''


ucap ardian dan membuat bapak kepala sekolah juga dua wali murid tersenyum senang.


''Terimakasih bapak dan ibu karena sudah memberikan ijin untuk kalandra dan kayla, saya dan team sekolah akan membimbing keduanya menuju tournament. ''


ucap bapak kepala sekolah dan membuat ardian mengangguk.


Bapak kepala sekolah memperkenalkan wali kelas sekolah di kelas enam dan membuat ardian juga bunga hanya bisa tersenyum setelah bertegur sapa, setelah selesai berbicara sebentar.


Ardian dan bunga pamit pada semuanya, kalandra, kayla dan doni ikut di bawa pulang.


''Ayah kay laper deh, boleh gak kay minta makan dulu sebelum pulang?? ''


ucap kayla saat masuk kedalam mobil dan membuat ardian tersenyum.


''Boleh dong sayang, ayah akan membawa kalian bertiga untuk makan dulu, hubungi mamahnya doni yah kay dan bilang kalau doni bersama kalian. ''


ucap ardian dan kayla langsung senang dan menyebutkan restoran sesuai keinginannya.


''Om ardian, Udah doni telphone mamahnya jadi kayla gak usah nelphone ke mamah nya doni. ''


ucap doni dan ardian mengangguk.


Beberapa saat kemudian mobil sampai di restoran yang di sebutkan oleh kayla, anak anak langsung keluar dan masuk kedalam restoran diikuti bunga dan ardian.


ucap bunga dengan nada suara dan raut wajah yang khawatir.


''Sayang, kita hanya perlu mempercayai kedua anak kita, mas yakin semua lancar. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk lalu duduk di kursi yang di pesan ardian.


Anak anak langsung memesan makanan sesuai keinginan mereka dan ardian tidak melarang dan memberikan kebebasan untuk anak anak memilih makanannya.


''Mas kamu mau nambah anak lagi gak?? ''


ucap bunga dan ardian langsung tersenyum.


''Mas sih maunya banyak anak tapi, sudah cukup ajah jangan nambah lagi anak yah, tiga anak sudah cukup. ''


ucap ardian dan membuat bunga tersenyum menganguk.


Makanan datang dan anak anak langsung memakannya, bunga dan ardian hanya bisa menatap ketiga anak di hadapannya yang memakan makanan dengan penuh semangat, ardian dan bunga hanya pesan minuman sajah.


Ardian menghubungi rama untuk meminta menjemput anaknya, karena ardian sudah merasa tubuhnya lelah kalau harus mengantarkan doni terlebih dahulu.


Setelah rama datang untuk menjemput doni, ardian langsung menuju pulang karena dia sudah ingin mengistirahatkan tubuh lelahnya.


Kalandra dan kayla masuk kedalam rumah terlebih dahulu sedangkan ardian dan bunga berjalan belakangan.


''Kita bicarakan ke mamah dan papah nya nanti malam ajah yah saat kumpul, mas udah meminta kal dan kay, agar tidak berbicara pada omah dan opah nya. ''

__ADS_1


ucap ardian dan bunga mengangguk.


''Kalian darimana?? mamah cariin loh. ''


ucap nyonya rania saat ardian dan bunga menghampirinya.


''Ardian habis menjemput kal dan kay terus kay minta makan di luar, makanya telat sampai rumah, tadi ardian cariin mamah tapi bibi bilang, mamah pergi ke acara arisan. ''


ucap ardian dan nyonya rania mengangguk.


Ardian dan bunga pamit menuju kamar untuk istirahat dan benar sajah, ardian langsung merebahkan tubuhnya di ranjang dan tertidur pulas, sedangkan bunga membersihkan tubuhnya yang lengket.


Bunga tidak ikut tidur siang dia lebih memilih bergabung dengan nyonya rania dan membantu kedua anaknya untuk mengerjakan tugas sekolah.


''Ardian gak ngantor hari ini?? ''


ucap nyonya rania saat bunga menghampirinya.


''Gak mamah, mas ardian bilang mau istirahat karena tubuhnya lelah. ''


jawab bunga sambil mencium pipi tembem nya keizha.


Kalandra dan kayla langsung bermain di ruang bermain dan keizha ikut ikutan, bunga dan nyonya rania hanya mengawasinya.


Malam hari menjelang......


Setelah makan malam nya selesai, semua berkumpul di ruang keluarga, keizha saat ini ikut bermain dengan kayla bersama boneka boneka mini kayla, sedangkan kalandra bermain dengan mainan barunya.


''Mamah, papah, ardian mau memberitahukan dua hal kepada kalian. ''


ucap ardian mengawali pembicaraan.


''Emang ada hal apa gitu, sampe dua hal gitu yang mau kamu beritahukan. ''


jawab tuan tama dengan santai.


''Kal dan kay langsung loncat kelas ke kelas enam dan tahun depan mereka sekolah menengah pertama jadinya, itu yang pertama dan yang kedua, kal dan kay juga mewakili sekolahnya untuk mengikuti tournament robot nasional antar sekolah. ''


ucap ardian tanpa basa basi dan membuat nyonya ranian dan tuan tama tersentak kaget.


''Kamu yakin mengijinkan kal dan kay?? selama ini kamu kan menutup akses untuk kedua anak kamu loh ardian, sekarang malah mau ikut tournament yang nantinya akan di ketahui publik. ''


ucap tuan tama, karena setaunya ardian melarang kedua anaknya di ketahui publik tentang kehebatannga.


''Ardian udah ijinkan dan ardian akan mengawasi semuanya papah. ''


jawab ardian dan membuat tuan tama tersenyum dan mengacungkan jempolnya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.........................


__ADS_2