Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Hari Bahagia ( part 1 )


__ADS_3

Bunga membuka matanya dan kaget karena saat ini dia sudah berada di sebuah kamar.


''Ini kamar siapa yah, apa kamarnya mas ardian. ''


ucap bunga saat membuka matanya dan duduk sambil melihat sekitarnya.


Bunga langsung duduk saat ada yang membuka pintu kamar, ternyata ardian dan kedua anaknya yang masuk dan kedua anak bunga langsung masuk dan memeluk bunga bersamaan.


''Kay kangen sama ibu. ''


ucap kayla dan bunga langsung menciumi wajah kayla saat pelukannya bunga lepaskan.


''Ibu darimana ajah seminggu ini??, kal kira ibu sama ayah kabur dan gak sayang kita lagi. ''


ucap kalandra sambil menatap bunga.


''Kan ada omah dan opah yang jaga kalian, tadinya juga ibu gak akan ikut pulang sama ayah dan akan tinggal disana, tapi kalian rewel makanya ibu ikut pulang deh, ibu sama ayah ada kerjaan sedikit, jadi kita menginap lama di sana. ''


jawab bunga dan kedua anaknya mengangguk.


Ardian duduk di samping bunga dan mengacak rambuk tedua anaknya yang terlihat menggemaskan kalau sudah mengobrol dengan bunga.


''Kal sama kay main dulu yah di ruang bermain, ayah ada yang mau di bicarakan dengan ibu kalian, gak lama kok setelah selesai kami akan menghampiri kalian berdua lagi yah. ''


ucap ardian dan kedua anaknya langsung patuh dan segera keluar dari kamar ayah nya.


''Begini bunga, mamah dan papah sedang mempersiapkan pesta pernikahan kita yang akan di selenggarakan minggu depan, kita hanya tinggal mempersiapkan diri sajah, semua sudah di atur oleh mamah dan pihak WO yang mengurusnya, gimana kamu setuju gak?? ''


ucap ardian saat anak anaknya sudah keluar dan ardian duduk menghadap ke bunga.


''Iya mas ardian, bunga mau menikah dengan mas ardian, semua demi kebaikan kita dan anak anak juga kan, kasihan kalandra dan kayla, belum di akui negara karena kita belum menikah dan memiliki surat menikah, semoga lancar yah acaranya sampai nanti tiba. ''


jawab bunga dan membuat ardin tersenyum senang dan langsung memeluk tubuh bunga.


''Semoga keputusanku ini sudah benar dan gak akan membuatku menyesesal nantinya. ''


gumam bunga dalam hattinya saat berada di pelukan ardian.


''Kita turun ke lantai satu yah, mamah dan papah pasti menunggu kita untuk makan malam, sekalian kita membicarakan acara pernikahannya. ''


ucap ardian saat melepaskan bunga dari pelukannya dan bunga mengangguk.


Ardian merangkul bahu alana dan mengajaknya berkumpul dengan keluarga yang lainnya, bunga langsung mencium tangan kedua orang tua ardian.


''Ardian sudah memberitahukan semuanya ke kamu kan bunga?? tentang pesta pernikahan kalian berdua. ''


ucap mamahnya ardian dan bunga mengangguk.


''Bunga sudah setuju mamah dan kami akan menikah sesuai keinginan mamah. ''


ucap ardian dan mamahnya langsung senang dan memeluk tubuh bunga.


''Terimakasih sayang, mamah sudah mempersiapkan semuanya, kalian hanya mempersiapkan diri sajah gak usah repot. ''


ucap mamahnya ardian dan melepas pelukannya.


''Lebih bak kita makan, lihat kal dan kay sudah duduk menunggu kita loh. ''


ucap tuan tama dan semua langsung menuju meja makan..

__ADS_1


''Cucu omah mau makan yah, sampai pertama sampai di meja makan dan duduk manis. ''


ucap nyonya rania yang duduk di samping kedua cucunya.


''Habisnya nunggu omah dan yang lainnya lama, yaudah kita duluan ajah deh dan benarkan semua mengikuti kita berdua. ''


jawab kalandra dan nyonya rania langsung tersenyum.


Semua makan dalam keheningan, tidak ada obrolan, karena bunga dan kedua anaknya terbiasa kalau makan tanpa obrolan dan semua mengikutinya.


Setelah selesai makan malam, semua berkumpul di ruang keluarga, ardian bermain dengan kedua anaknya, bunga duduk di sofa sambil menonton film di televisi.


''Acara nanti minggu yah sayang, besok kamu dan ardian juga kedua cucu mamah, feeting pakaian untuk pesta pernikahan kalian, mamah udah dapat butik bagus yang akan di percaya buat merancang pakaian nya. ''


ucap nyonya rania dan bunga setuju.


''Pokonya besok kita bersama sama ke butiknya yah, mamah juga sekalian feeting baju juga. ''


''Iya mamah, biar kita sama sama ke butiknya. ''


ucap bunga dan nyonya rania tersenyum.


''Bunga, lebih baik bawa anak anak ke kamar deh, ini sudah malam loh. ''


ucap tuan tama dan bunga langsung membawa kedua anaknya menuju kamar.


''Anak anak sudah punya kamar masing masing dan gak satu kamar dengan kamu bunga atau dengan ardian, mereka sudah di siapkan kamar masing masing, biar ardian juga menemani kamu menidurkan anak anak. ''


ucap tuan tama kembali saat bunga menghampiri kedua anaknya.


''Kay mau sama ayah ajah. ''


''Kal apa kamu yang meminta kamar terpisah sama opah dan omah?? ''


tanya bunga saat masuk ke dalam kamar kalandra yang bergaya anak laki laki seumurannya dan sangat mewah.


''Gak ibu, opah dan omah yang menyiapkannya juga, bukan keinginan kal dan kay. ''


jawab kalandra dan bunga hanya mengangguk.


''Gosok gigi, cuci muka, kaki dan tangan juga di cuci yah, ibu akan siapkan piyama tidur untuk kamu. ''


ucap bunga dan Kalandra langsung mengangguk lalu masuk kedalam kamar mandi.


Bunga begitu senang dengan semua fasilitas yang di siapkan oleh orang tuanya ardian, kedua anaknya di terima dengan baik.


Bunga langsung menggantikan pakaian kalandra dan kalandra langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.


''Ibu, kal udah buat robot pembersih rumah dan itu udah jadi, tadi pagi omah dan opah udah mencobanya. ''


ucap kalandra saat bunga menghampirinya dan bersandar di ranjang kalandra.


''Kal ibu udah bilang ke kamu, jangan memperlihatkan semua keahlian kamu dulu, tunggu kamu dewasa sayang, anak seusia kamu itu harusnya menikmati masa masa main main dan bukan memikirkan penemuan begitu kal. ''


''Tapi bu, kal gak suka main main dan kal maunya membuat penemuan lagi, sekarang kal mau membuat scooter buat kayla dan membuat motor buat kal juga, semua bahan bahan nya udah opah belikan. ''


''Yasudah terserah kamu ajah, yang terpenting kamu jangan berhenti belajar bahasa asing, ibu akan membelikan buku nya nanti, karena bahasa asing nantinya kamu butuhkan untuk menterjemaahkan bacaan di mesin mesinnya. ''


ucap bunga sambil mengelus rambutnya kalandra dan kalandra mengangguk.

__ADS_1


''Sekarang kal bobo yah sayang, ini sudah malam dan besok biar gak kesiangan. ''


ucap bunga sambil mencium kening kalandra dan kalandra langsung menutup matanya.


Bunga langsung keluar kamarnya kalandra setelah kalandra terlelap dan bunga langsung menuju kamarnya yang di tempatinya dan kedua anaknya.


''Kamu mau kemana bunga?? ''


tanya nyonya rania saat bunga menuju kamarnya.


''Bunga mau ke kamar, mau istirahat. ''


jawab bunga dan nyonya rania langsung tersenyum.


''Kamu kamarnya sekarang barengan sama ardian yah dan harus di biasakan, mamah gak keberatan kalian satu kamar kan nanti minggu kalian akan menikah, lagian kalian juga udah punya anak walaupun belum menikah, kamu mau yah tidur satu kamar dengan ardian dan mamah yakin kamu dan ardian gak akan macam macam, mau macam macam juga gak apa apa. ''


ucap nyonya rania dan hunga langsung tersenyum.


Nyonya rania langsung menggandeng lengan bunga menuju kamar ardian dan ternyata ardian sedang di kamar mandi, bunga langsung masuk dan duduk di tepi ranjang saat nyonya rania membuka pintiu kamar ardian dan menutupnya kembali.


''Loh ko kamu ada disini bunga?? ''


tanya ardian saat keluar dari kamar mandi dengan handuk di tubuhnya dan membuat bunga langsung memerah karena malu.


''Mamah yang bawa aku kesini dan mamah bilang kita satu kamar mulai sekarang. ''


jawab bunga sambil menunduk dan ardian tersenyum.


''Pantas ajah di lemari sangat penuh pakaian wanita, ternyata semua ulahnya mamah, kamu jangan khawatir yah, tidur lah di kamar ini biar mamah gak marah, biar mas yang akan tidur di kamar tamu di lantai atas biar gak ketahuan mamah. ''


ucap ardian sambil masuk ke ruang ganti pakaian dan segera memakai piyama tidurnya.


''Mandi sana bunga, dari pulang di desa kamu belum mandi kan, mas mau kamar tamu, selamat istirahat yah bunga. ''


ucap ardian saat keluar dari kamarnya dan bunga langsung memegang tanga nya ardian.


''Mas tidur disini ajah berdua dengan aku yah, gak enak sama mamah nantinya, takut mamah keceewa kalau ketahuan. ''


''Tapi mas takut membuat kamu gak nyaman, udah gak apa apa yah. ''


''Jangan mas ardian, udah tidur disini ajah, aku gak apa apa kok, aku yakin mas ardian akan menjaga semuanya sampai kita menikah nanti. ''


ucap bunga kembali dan ardian pun ahirnya menyetujui semua nya.


.


.


.


.


.


.


.


.................................

__ADS_1


__ADS_2