
Dua jam kayla di ruang operasi dan semua selesai, jam menunjukan pukul sebelas, kayla sekarang berkeliling memeriksa pasien yang di rawat, sampai jam makan siang kayla baru selesai, kayla langsung menuju ruangannya untuk mengambil tas.
Handphone kayla berdering dan rafqy yang menghubungi.
Dalam panggilan saat ini......
''Sayang, mas udah nunggu di lobi yah, ayo turun karena sekarang sudah waktunya jam makan siang loh, cepat gak pake lama. ''
''Mas rafqy bawel sekali, ini juga kay lagi jalan menuju lobi, tunggu yah suamiku sayang. ''
''Yasudah hati hati sayangku. ''
Panggilan berakhir......
Kayla berjalan menuju lobi dan dia gak sadar kalau ada fasha yang berjalan menuju lift, saking senangnya melihat suaminya menunggu kayla sampai gak sadar ada fasha berpapasan, fasha pun gak sadar karena sibuk dengan telphone di telinganya.
''Hay suami tampanku. ''
ucap kayla sambil tersenyum dan rafqy membalas tersenyum lalu tanpa malu rafqy memeluk erat kayla.
''Kangeeeeen..... ''
jawab manja rafqy dan kayla membalas pelukan rafqy.
''Kay juga kangen sama kamu mas rafqy, udah kita makan sekarang yah, perut kay sangat lapar. ''
ucap kayla dan rafqy mengangguk lalu menggandeng pinggang kayla menuju mobilnya.
Dua jam kemudian kayla baru sampai di rumah sakit dan membawa parcel buah juga cemilan untuk ibu panti yang sedang menunggu di ruangan nadia di rawat.
Kayla mengetuk pintu ruangan dan ibu sri langsung membukanya, ibu sri tersentak saat kayla masuk dan memberikan parcell buah dan makanan.
''Ini ada buah buahan dan cemilan untuk ibu, biar ibu gak kesal menunggu nadia nya. ''
ucap kayla sambil memberikan barang bawaan di tangannya dan ibu sri menerimanya.
''Terimakasih neng kayla, jadi merepotkan deh padahal ibu udah banyak makanan dan baru selesai makan siang juga. ''
ucap ibu sri dan kayla tersenyum.
Kayla langsung memeriksa keadaan nadia, kayla tersenyum karena nadia sudah sedikit normal dan tidak sepucat tadi.
Saat kayla memeriksa keseluruhan tubuh nadia, pintu terbuka dan fasha lah yang masuk.
''Ibu, fasha mau balik ke kantor dulu yah, kabarin fasha kalau ada sesuatu. ''
ucap fasha lantang dan ibu sri mematung, kayla langsung berbalik dan tersentak menatap laki laki yang di tunggunya ada di hadapannya.
''Kayla.... ''
''Kak fasha..... ''
Ibu sri diam dan tidak berani berbicara, kayla dan fasha saling menatap, air mata kayla langsung turun seketika melihat laki laki di hadapannya, fasha pun sama dia menangis dan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya memberi isyarat kalau kayla jangan menangiss.
''Kak fasha, ini kah kamu kak beneran ini kamu kak?? ''
__ADS_1
ucap kayla saat fasha menghampiri ke arah kayla dan fasha mengangguk.
Kayla langsung menunduk dan menangis sesegukan, fasha mengangkat wajah kayla dan menghapus air matanya.
''Jangan menangis nanti cantiknya hilang loh, kamu sudah besar yah sekarang, tumbuh menjadi wanita yang cantik sekali, kamu juga udah jadi dokter sekarang, kakak senang kayla dan kakak sangat bahagia. ''
ucap fasha setelah menghapus air mata kayla.
Fasha langsung menarik kayla kedalam dekapannya dan kayla langsung memeluk fasha, sungguh saat ini kayla begitu bahagia dan sedih dengan nasib nya saat ini.
''Kakak jahat, kakak ingkarin janji dan kakak kemana ajah selama lima tahun gak memberi kabar ke kay. ''
ucap kayla sesegukan saat melepaskan pelukannya.
''Kakak akan datang saat itu, tapi saat mendapatkan kabar kamu sudah menikah, kakak jadi mengurungkan niat untuk datang memenuhi janji ke kamu, gimana kabar kamu kayla dan kenapa tubuh kamu kurus gini. ''
''Maafkan kayla kak, kayla menyangka kakak udah melupakan kayla dan memiliki wanita lain, makanya kayla mau menerima perjodohan ini, maafkan kayla karena kayla saat ini sudah mencintai suami kayla, kakak kok ganteng yah dan macho lagi. ''
ucap kayla sambil tersenyum dan fasha mengacak rambut kayla seperti dulu kebiasaannya.
''Kenapa kamu malah menikah dengan laki laki lain, kenapa gak nunggu suami masa depan mu ini, tega sekali kamu. ''
ucap fasha dengan nada genit dan kayla langsung tersenyum sumringah.
''Kayla saat itu terpaksa menerima perjodohan dari opah, karena saat itu opah sedang dalam masa pemulihan karena mengidap penyakit jantung, akhirnya kayla mau menikah dengan syarat opah mau menjalani pengobatan dan opah setuju, awalnya kayla ga memiliki perasaan pada suami kay, tapi karena kebaikan dia, kelembutannya, perhatiannya juga, kay akhirnya luluh dan membalas perasaan suami kay, kak dengarkan kay yah, kakak akan selalu tersimpan rapih di hati kay. ''
Fasha terdiam dan meneteskan air matanya, sakit sungguh sakit mendengar kayla sudah mencintai suaminya, namun fasha pun gak bisa egois dengan keinginannya.
''Apa gak ada kesempatan untuk kakak mendapatkan kamu kayla, kakak mau menerima kamu walaupun kamu sudah menikah, asalkan tinggalkan suami kamu dan kembali ke sisi kakak dan kita wujudkan mimpi kita saat dulu kayla. ''
ucap fasha dan kayla menggelengkan kepalanya.
ucap kayla sambil memegang tangan fasha.
''Iya kay, kakak akan bahagia kalau kamu bahagia, kakak sangat mencintai kamu dan menyayangi kamu kayla, kakak akan melindungi kamu walaupun kamu sudah memiliki suami, kakak akan berdoa yang terbaik untuk kamu dan suami kamu, jangan lupakan kakak dan jangan buang kakak di kehidupan kamu yah, kakak gak akan sanggup, kenalkan kakak dengan suami kamu kayla dan kakak ingin berbicara dengan suami kamu. ''
''Terimakasih kak, kakak udah mau mengikhlaskan kayla, semoga kakak segera mendapatkan jodoh secepatnya, kakak ini sekarang tampan banget, gagah lagi dan sangat kekar, kay akan mengenalkan kakak dengan suami kay secepatnya. ''
''Apa kamu sudah menceritakan masa lalu kita sama suami kamu?? ''
ucap fasha dan kayla mengangguk.
''Gak apa apa kalau sudah memberitahukannya, semoga suami kamu gak salah sangka kepada kita, kamu akan jadi kayla kecilku selamanya. ''
ucap fasha sambil meneteskan air matanya dan kayla menghapus air matanya dan fasha langsung memeluk kembali kayla.
Kayla hanya bisa mengelus punggung fasha dan memberikan pengertian untuk fasha.
Fasha melepaskan pelukannya dan mencium kening kayla penuh kasi sayang.
''Bahagia lah dengan suami kamu kayla, kakak gak akan mengganggu kehidupan kamu tapi kamu jangan sampai lupakan kakak yah dan jangan usir kakak di hati kamu, janji yah kita masih bersaudara. ''
ucap fasha dan kayla mengangguk tersenyum.
Kayla menghampiri berangkar nadia karena nadia sadar dan kayla langsung memeriksa keseluruhannya, kayla menghubungi asistennya untuk membawakan obat kedua untuk nadia dan suster langsung mengiyakannya.
__ADS_1
''Kenapa kay, nadia baik baik ajah kan?? ''
ucap fasha dan kayla mengangguk.
Suster masuk dan membawakan obat kedua untuk nadia, kayla mengganti infusnya dengan infus yang mengandung obat.
''Nadia sayang, perutnya masih sakit ga?? ''
ucap kayla dengan nada lembut dan halus.
''Udah gak dokter, tapi nadia haus mau minum. ''
ucap nadia dan ibu sri langsung memberikan minumnya.
Suster kembali keruangan kayla, sedangkan kayla menunggu cairan infusnya habis dan baru mengganti dengan infus sebelumnya.
''Ibu hasil leb nya akan keluar besok pagi, jadi besok kay baru bisa bertindak dan nadia di rawat dulu yah. ''
ucap kayla dan ibu panti mengangguk.
Fasha terus memperhatikan gerak gerik kayla dan fasha begitu bahagia dengan semua pencapaian kayla sesuai dengan janjinya dulu.
''Kak fasha katanya mau ke kantor, kenapa masih disini ajah?? ''
ucap kayla dan fasha mengerutkan keningnya.
''Masih pengen menemani kamu, gak boleh emangnya yah?? ''
jawab fasha dengan nada yang sendu.
''Boleh kak, siapa yang gak memperbolehkannya emang?? ''
''Gak sih, takutnya kamu malah malas melihat kakak disini. ''
ucap fasha dan kayla tersenyum.
''Mana ada sih wanita yang mengusir kaka yang super tampan ini. ''
ucap kayla sambil mengelus lengan fasha yang berada di sampingnya.
''Minta nomer kamu, ini ketik sendiri dan kasih nama sesuai keinginan kamu. ''
ucap fasha sambil memberikan handphone nya dan kayla langsung menuruti semua nya..
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
....................................