
Satu jam kayla menunggu dan ayahnya datang, kayla langsung membawa ke ruangan kerjanya dan meminta kalandra menunggu tuan tama di luar ruang rawatnya.
''Ada apa kayla?? ''
ucap ardian saat duduk di kursi di hadapan kayla.
''Rumah sakit yang di luar negeri udah siap belum ayah, kita harus segera bawa opah, kondisi opah memburuk, belum dua puluh empat jam, tubuh opah menolak obat racikan kay ayah, sepertinya opah harus di bawa ke rumah sakit yang lebih bagus alat alat medisnya. ''
''Baiklah, ayah akan siapkan semuanya sekarang dan mana rekam medisnya, biar ayah bawa sekalian. ''
''Tunggu sebentar lagi yah ayah, ayah urus ajah keperluan semuanya, opah akan sadar satu jam lagi dan kondisi opah akan baik untuk sementara, agar semua tidak curiga, kay mau meminta kak kalandra untuk menjemput omah dan ibu, biar bisa mengantarkan opah nantinya. ''
Ucap kayla dan ardian mengangguk, kayla keluar ruangannya dan meminta kalandra menjemput ibu dan omah, setelah kalandra mengiyakannya, kayla langsung ke ruangan laboratorium untuk mengambil hasil rekam medisnya tuan tama secara keseluruhan.
Rekam medisnya tuan tama keluar dan kayla langsung terduduk dan menangis, ardian menghampiri kayla yang duduk dan kayla langsung memeluk ayahnya.
''Jantung opah udah stabil ayah, kayla kira opah menolak obatnya, ternyata obatnya cocok. ''
ucap kayla sambil memeluk ayahnya dan menangis.
''Sssttt..... Udah yah sayang, kita tunggu opah sadar dan rumah sakit udah siap untuk opah, rekam medisnya nanti ayah bawa. ''
ucap ardian dan kayla mengangguk.
Ardian menatap keizha dan ardian baru sadar kalau keizha di rumah sakit.
''Ayah kira keizha ikut kalandra, terus dia darimana ajah dari tadi. ''
''Udah biarkan ajah ayah, sekarang kita keruangan opah yah, takut opah sadar nyariin kita. ''
ucap kayla dan ardian langsung menuntun kayla menuju ruangan tuan tama.
''Ayah sama kakak kemana ajah, kei nyariin tau dan kak kal juga gak ada. ''
ucap keizha saat ayah dan kakaknya mendekat.
''Hrusnya ayah yang menanyakan kamu kemana ajah, ini malah kebalik. ''
ucap ardian dan keizha diam tanpa menjawab ucapan ayahnya.
Kayla masuk kedalam ruangan tuan tama dan tersenyum saat tuan tama sudah sadar dan kayla akan memindahkan tuan tama ke ruangan biasa.
''Apa yang opah rasakan?? dan maaf yah kayla membangunkan opah lebih awal, tadi opah sempat kejang kejang dan akhirnya kayla menyadarkan opah lebih awal. ''
''Opah merasa baikan sekarang kay, ayah mau di pindahkan dan gak mau di ruangan ini. ''
''Siap opah, suster sedang menyiapkan semuanya, opah sabar dulu yah. ''
ucap kayla dan tuan tama mengangguk.
Tiga orang suster masuk dan memberitahukan kalau ruangan tuan tama sudah siap, tiga suster dan kayla langsung mendorong berangkar tuan tama menuju ruangan rawat dan ternyata ruangannya bersebelahan dengan ruangan rafqy, kedua opahnya rafqy menghampiri dan ikut masuk kedalm ruangan tuan tama.
''Keizha, kamu susul ka kal yah di ruangan ICU dan bawa kesini, kasihan nungguin. ''
ucap kayla dan keizha langsung keluar ruangan untuk menghampiri kakaknya.
__ADS_1
Kayla membenarkan posisi infus dan yang lainnya, kayla juga memeriksa denyut nadi dan tekan darahdarah tuan tama, kayla senang karena semua stabil.
''Opah puasa dulu sampai tiga jam kedepan yah, ini infusan sedang mendetoks tubuh opah dulu karena kayla mencampurnya dengan obat. ''
ucap kayla dan tuan tama mengangguk.
''Kamu payah tama masa kalah sama rumah sakit, ayo pulih dan kita akan olah raga bersama lagi. ''
ucap tuan mahendra dan semua langsung tersenyum.
''Kamu saki apa tama, sampai masuk ICU segala?? cucuku juga kecelakaan dan sekarang di rawat di rungan sebelah. ''
''Bukannya cucu kamu sudah pulih kemarin, kenapa bisa sakit lagi. ''
''Raisa sudah sembuh, rafqy yang sakit sekarang dan dia kecelakaan kemarin. ''
ucap tuan setiahadi dan tuan tama mengangguk.
''Kayla sayang, sini mendekat ke opah sebentar yah. ''
ucap tuan tama dan kayla langsung mendekat.
''Kamu mengenal rafqy kan?? ''
ucap tuan tama dan kayla menganggukan kepalanya.
''Sebenarnya opah dan kedua opahnya rafqy menjodohkan kamu sejak kecil, ternyata kalian bertemu terlebih dahulu, kamu mau kan kay menjadi jodohnya rafqy?? ''
ucap tuan tama dan kayla langsung terdiam.
ucap tuan mahendra dan kayla diam tidak menjawab ucapan opahnya atau opah rafqy.
''Kamu harus tahu kayla, rafqy belum pernah mencintai wanita atau dekat dengan wanita, kamu wanita pertama yang rafqy inginkan. ''
ucap tuan setiahadi dan kayla terus diam.
Ardian mendekat dan mengusap lengan kayla untuk meminta kayla agar menjawabnya dan jangan menolak.
''Gimana kayla sayang, kamu maukan opah jodohkan dengan rafqy??, opah janji akan mengikuti semua yang kamu anjurkan ke opah. ''
ucap tuan tama dan kayla mengangguk dan membuat semua bahagia.
''Opah harus ikut ayah ke negara K, disana sudah disiapkan perawatan terbaik untuk opah, mau kan opah ikut dengan ayah. ''
''Opah mau sayang, pulang opah berobat kamu harus menikah dengan rafqy, bagaimana?? ''
ucap tuan tama dengan senyumannya dan semua pun ikut bahagia dengan kebahagiaan tuan tama.
''Baik opah, kayla mau dan opah harus janji untuk pulang dalam kondisi baik dan pulih seperti sedia kala, kayla mau menikah dengan kak rafqy. ''
jawab kayla dan membuat semua bersyukur.
Nyonya rania dan bunga masuk kedalam ruangan dan menghampiri tuan tama, kedua opahnya rafqy pamit keruangan rafqy untuk memberitahukan kabar gembira pada rafqy.
Di ruangan rawat saat ini semua keluarga bagaskara berkumpul, ardian menjelaskan pada semua untuk membawa tuan tama pengobatan ke negara K, awalnya nyonya rania ingin ikut namun kayla menjelaskan semuanya dan nyonya rania akhirnya setuju untuk tetap di tanah air dan membiarkan suaminya berangkat dengan putranya.
__ADS_1
Kayla langsung mengurusmengurus semua keperluan tuan tama, agar nantti sepanjang perjalanan, kondisi tuan tama bisa fit sampai tujuan.
''Tuhan, lelah sungguh lelah kay saat ini, apa yang harus kay lakukan nantinya, semua demi kesehatan opah dan kay harus rela menikah dengan laki laki yang gak kay cintai. ''
ucap kayla sambil duduk di kursi kerjanya dan memijat keningnya yang terasa berat.
Kayla kembali ke ruangannya dan tersenyum saat opahnya duduk dan protes meminta di lepas infusnya.
''Opah sabar dong tinggal tiga puluh menit lagi, infus opah akan di lepas dan opah langsung minum dan makan buburnya yah, kan opah akan jalan jalan dengan ayah ke luar negeri. ''
ucap kayla dan tuan tama mengangguk.
Bunga pulang dengan di antar oleh kalandra untuk membawa pakaian tuan tama dan pakaian suaminya, kalandra enggan bertanya mengenai kepergian opah dan ayahnya, karena kalandra tau ada sesuatu yang gawat mengenai tuan tama.
''Semua berkas ayah dan opah sudah kay siapkan di dalam tasnya ayah, ingat selalu kabari kay yah selama disana, kalau menanyakan mengenai medisnya opah, semuasemua sudah kay lampirkan di berkas ini. ''
ucapucap kayla dan ardian mengangguk lalu menerima tas nya.
Infus tuan tama langsung di lepas oleh kayla dan tuan tama saat ini sudah fit, nyonya rania dengan telaten menyuapi suaminya.
''Setelah opah selesai makan, kita semua ke ruangan rafqy yah, untuk memberitahukan kabar baiknya. ''
ucap tuan tama dan semua mengangguk.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..............................
__ADS_1