Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Hari Bahagia ( part 2 )


__ADS_3

Hari bahagia ardian dan bunga di mulai, setelah selesai dengan persiapan semuanya, bunga dan ardian telah resmi menjadi pasangan suami istri yang sah di mata hukum dan agama, bunga begitu cantik dengan gaun indah yang melekat di tubuhnya dan ardian begitu gagah dengan tuxedo yang senada dengan gaunnya bunga.


Ballroom hotel menjadi sangat mewah dan begitu banyak tamu undangan yang datang menghadiri resepsi pernikahan ardian dan bunga, senyum dari wajah ardian tidak pernah pudar sepanjang dia menerima ucapan selamat dari tamu undangan yang hadir.


''Kalau kamu lelah duduk ajah, biar mas yang menerima tamunya. ''


ucap ardian saat melihat wajah bunga terlihat lelah di sela sela menerima ucapan selamat dari tamu undangan.


''Gak apa apa mas ardian, aku mau mendampingi mas ardian menerima ucapan selamat. ''


jawab bunga dan ardian tersenyum.


Kedua anak bunga dan ardian di jaga ketat oleh pengawal, karena kedua orang tua ardian sedang menyambut para tamu yang sebagian datang adalah rekan bisnisnya ardian.


''Saya gak menyangka tuan tama, ternyata ardian sudah menikah dan mempunyai dua anak, pantas sajah dia di jodohkan dengan putri saya langsung menolak. ''


ucap rekan bisnis tuan tama di sela sela obrolannya.


''Benar sekali, ardian dan bunga sudah memiliki anak, karena ada sedikit masalah, istri nya ardian langsung pergi dan membawa kedua anaknya ardian, anaknya ardian kembar. ''


jawab tuan tama sambil tersenyum dan rekan bisnisnya mengangguk.


Acara pesta berahir sekitar pukul sepuluh malam, kedua anak bunga dan ardian langsung di bawa menuju pulang, sedangkan bunga dan ardian menginap di hotel.


Di kamar pengantin bunga dan ardian saat ini.....


Kamar pengantin begitu wangi dengan aroma bunga mawar yang berserakan di ranjang dan seluruh kamar di hiasi lilin aromatherapy dengan wangi bunga mawar.


''Gimana, kamu suka kan sayang dengan hiasan kamarnya?? ''


tanya ardian saat membawa bunga masuk kedalam kamar pengantinnya.


''Suka sekali mas, kalau kayla ikut kesini pasti dia akan senang deh, kayla sangat menyukai bunga mawar merah soalnya, jadi sayang loh kalau kita merusak bunga nya di ranjang itu. ''


jawab bunga dan ardian langsung tertawa.


''Kamu itu aneh aneh ajah, bunga ini kan sengaja di buat seperti ini, kenapa kamu bilang sayang pada bunganya, kalau kamu mau, mas akan membelikan kamu bunga mawar setiap hari. ''


''Mas ardian ini aneh, maksud aku tuh kalau kita tidur di ranjang nya kan sayang banget dengan ukiran bunganya jadi rusak karena kita tidurin. ''


''Gak apa apa sayang, kan sengaja biar nambah romantis soalnya, oh iya mas mau tanya ke kamu sayang, apa kamu menggunakan alat kontrasepsi atau mengkonsumsi obat kontrasepsi?? ''


ucap ardian dan bunga mengerutkan keningnya.


''Maaf bukan mas menyinggung kamu dengan pertanyaan itu, tapi mas takut kamu menutupnya dan mas takut kamu gak mau memiliki anak kembali. ''

__ADS_1


''Mas ardian, semenjak aku melahirkan anak anak kita, aku gak pernah mengkonsumsi obat atau alat kontrasepsi, buat apa menggunakan yang begituan kan aku gak punya suami. ''


''Tapi sekarang kamu sudah memiliki suami, kamu mau kan mengandung anak lagi sayang, memberikan adik yang banyak untuk kalandra dan kayla?? ''


''Iya mau mas, lagian mamah udah mewanti wanti ke aku, kalau aku harus hamil lagi karena mamah ingin mengurus bayi, kalandra dan kayla bertemu sudah besar. ''


''Makasih sayang karena kamu mau mengandung anak aku lagi, oh iya prose pas lahiran anak anak normal atau operasi sayang?? ''


''Kenapa nanya begitu mas, emang kalau operasi mas gak mau yah melihat tubuh aku dan kalau normal mas gak mau yah nyentuh aku karena sudah longgar melahirkan dua anak. ''


ucap bunga dan membuat ardian langsung gelagapan karena bunga tersinggung dan cemberut.


''Bukan itu maksud nya sayang, kalau kamu melahirkannya di operasi, kemungkinan kita hanya bisa memiliki dua anak lagi kan karena kamu operasi lagi nantinya kalau melahirkan dan kalau kamu lahirannya normal kan bisa nambah sepuluh anak juga kalau sanggup kamu nya kan bisa. ''


ucap ardian dan bunga langsung memukul lengan ardian.


''Mas kira aku kucing harus melarikan anak sepuluh lagi, semua butuh proses yah gak gampang, lagian saat aku hamil anak anak kamu, kesusahan sekali karena mual dan muntah sampai usia delapan bulan. ''


''Suruh siapa kamu kabur, kalau dekat dengan mas pasti mas akan menjaga kamu dan memanjakan kamu, lagian mas juga sama merasakan mual dan muntah loh kalau kamu tau, tanya mamah dan papah kalau gak percaya, mas makanya curiga kalau kamu hamil saat meninggalkan mas. ''


ucap ardian dengan nada sedihnya.


''Maaf yah mas ardian, aku janji gak akan meninggalkan kamu lagi apapun yang terjadi, kecuali kamu mengusir aku dari kehidupan kamu. ''


''Kamu bicara apa sih, mas gak akan mengusir kamu karena kamu wanita yang paling mas sayangi dan cintai, makasih sudah mau menikah dengan mas. ''


''Aku mandi dulu yah mas ardian, tubuh aku lengket banget soalnya. ''


ucap bunga dan ardian mengiyakannya.


Ardian duduk di sofa dan memeriksa kerjaannya di ipednya, ardian membaca semua ucapan selamat di email nya dan ardian hanya tersenyum menanggapinya.



''Saat ini kamu adalah milikku bunga dan kamu harus tau kalau yang menjadi milikku tak akan pernah aku biarkan pergi lagi, kamu dan kedua anak kita adalah segalanya untuk aku bunga, aku akan menjaga dengan semua kekuatan aku dan akan memberikan kasih sayang seluruh hidupku untuk kalian. ''


ucap ardian sambil menatap foto bunga di dalam iped nya dan tersenyum karena dia saat ini sudah menjadikan bunga sebagai bagian hidupnya yang begitu penting.


Ardian membuka kotak berisi pakaian yang akan di pakai bunga dan celana pendek yang akan di gunakannya.


''Mamah gak salah, masa aku pakai celana pendek ajah dan ini lingeri untuk bunga gunakan, apa bunga mau menggunakannya, terahir dia kan sedang datang bulan pas tidur denganku. ''


ucap ardian saat mengeluarkan isi di dalam kotaknya dan saat satu kamar dengan bunga, bunga sedang datang bulan dan menyangka kalau bunga saat ini masih datang bulan.


Bunga keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kimononya dan menghampiri ardian yang sedang duduk.

__ADS_1


''Mas ada piyama tidur gak, di kamar mandi cuma ada handuk ini ajah, aku nyari koper juga gak ada loh, masa aku pakai handuk tidurnya. ''


ucap bunga saat menghampiri ardian.


''Lihat kotak itu dan buka isinya, mamah cuma menyiapkan celana pendek untuk mas dan lingeri untuk kamu, kayanya mamah belum tahu kalau kamu sedang datang bulan kan. ''


ucap ardian dan bunga mengerutkan dahinya dan menatap ardian.


''Mas ardian tahu dari mana aku lagi datang bulan?? ''


''Kan pas satu kamar pertama kali, mas lihat kamu itu ada noda darah di celana piyama kamu pagi pagi pertama kamu tidur, berarti kamu sedang datang bulan kan dan sekarang masih yah?? ''


jawab ardian dan bunga tersenyum.


''So tau kamu mas, udah mandi sana dan bawa celananya sekalian ke kamar mandi. ''


jawab alana dan memberikan celana pendek untuk di gunakan ardian.


Ardian masuk kedalam kamar mandi dan bunga langsung memesan makanan karena dia merasa lapar di perutnya, bunga memesan dua porsi makan malam dan meminta di kirim ke kamarnya.


Ardian keluar kamar mandi dan pas dengan pintu kamar di ketuk, saat bunga akan membukanya ardian langsung menahannya.


''Biar mas yang akan membukanya, masa kamu memakai handuk mau membuka pintu. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk lalu duduk kembali.


Ardian menerima satu troli makanan dan meminta petugas yang mengirim makanan untuk pergi lagi.


''Kamu yang pesan makanannya sayang?? ''


ucap ardian sambil mendorong troli makanan menghampiri bunga.


''Iya mas karena perut aku sangat lapar sekali. ''


Jawab bunga dan membawa makanannya lalu merapihkannya, ardian hanya duduk dan melihat semua yang di lakukan oleh istrinya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


...............


__ADS_2