Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Rumah kembali Ramai


__ADS_3

Setelah satu minggu acara di denpasar, tuan tama, nyonya rania dan kedua cucunya pulang ke rumah utama bagaskara, rumah sepi karena ardian dan bunga sedang keluar untuk makan malam.


''Omah kenapa rumahnya sepi, ayah sama ibu kemana yah?? ''


ucap kayla yang duduk di sofa dan memainkan mainannya.


''Kayanya ayah dan ibu lagi pergi deh sayang, lebih baik kay dan kal mandi dan bersihkan tubuhnya yah, terus istirahat deh. ''


ucap nyonya rania dan kedua anaknya bunga mengangguk setuju.


Bunga dan ardian saat ini sedang berada di rumah lama bunga, bunga terus menelusuri rumahnya dan bunga senang karena rumah terlihat bersih dan sangat rapih.


''Bagaimana kamu percaya kan sekarang, rumah ini seminggu dua kali ada yang membersihkannya. ''


ucap ardian sambil memeluk bunga yang sedang menatap foto mendiang orang tuanya.


''Iya mas ardian, terimakasih untuk semuanya yah, karena mas ardian, rumah peninggalan mendiang orang tua aku jadi selalu rapih dan bersih. ''


ucap bunga dan ardian langsung mencium pipinya bunga.


''Mau pulang atau mau menginap di rumah ini?? ''


''Pulang ajah mas, aku merasa anak anak memanggil aku dan mereka sudah ada di rumah. ''


''Yasudah kita pulang sekarang yah, ini juga sudah malam lagi. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk.


Ardian menutup dan mengunci pintu rumah bunga setelah bunga keluar dari dalam rumah, setelah keduanya masuk ke dalam mobil, mobil langsung menuju kediaman utama bagaskara.


Dua puluh menit kemudian bunga dan ardian sampai di rumah dan ternyata benar, ada suara anak anaknya di dalam rumah.


Bunga langsung masuk diikuti oleh ardian, bunga mengucap salam dan kedua anaknya langsung berlari menghampirinya.


''Anak anaknya ibu udah pulang yah, gimana liburannya sayang?? ''


ucap bunga setelah melepas pelukannya dari kedua anaknya.


''Liburannya seru banget ibu, kita main di pantai loh dan naik kapal juga. ''


jawab kayla dan ardian mengacak rambut kayla karena gemas mendengar jawaban putrinya itu.


Bunga dan ardian langsung mencium tangan tuan tama dan nyonya rania.


''Kalian habis dari mana?? ''


tanya nyonya rania saat anak dan menantunya duduk di sofa keluarga bergabung dengannya.


''Habis makan di luar mamah, di rumah sepi makanya kita makan di luar ajah. ''


jawab ardian dan nyonya rania mengangguk.


''Anak anak gak menyusahkan mamah dan papah kan selama di denpasar?? ''


ucap bunga dan membuat nyonya rania menggelengkan kepalanya.


''Anak anak gak sama sekali menyusahkan mamah dan papah, mereka malah penurut sekali sayang, maaf mamah dan papah di sana terlalu lama, habisnya mamah disana nyaman sekali dan anak anak juga menyukai tempatnya. ''

__ADS_1


''Iya gak apa apa mamah, selama kal dan kay gak membuat mamah kesusahan, bunga takutnya anak anak membuat mamah pusing. ''


''Gak sama sekali sayang, mereka rewel barusan ajah karena nyariin kalian gak ada di rumah. ''


''Lebih baik bawa anak anak untuk istirahat yah, mereka tadi sudah makan, di suruh istirahat malah gak mau dan mau menunggu ayah, ibu pulang. ''


ucap tuan tama dan bunga langsung membawa kedua anaknya ke kamar.


Kalandra langsung tidur sendiri tanpa di temani bunga atau ardian, sedangkan kayla masih manja dan masih mau di temani sebelum tidur.


Bunga terus mengusap punggung kayla, karena saat ini kayla tidur dengan memeluknya.


''Rumah kembali ramai setelah kamu pulang sayang, ibu kesepian gak ada kamu yang cerewet. ''


gumam bunga saat mengusap punggung kayla.


Dua puluh menit kemudian terdengar nafas yang sudah teratur dan kayla sudah tertidur pulas, bunga merapihkan posisi tidur kayla dan mencium kening putrinya.


''Bobo yang nyenyak sayang dan mimpi indah. ''


ucap bunga setelah mencium kening kayla dan segera keluar dari kamar kayla.


Bunga langsung masuk kedalam kamarnya dan ardian sudah duduk di ranjang dengan piyama tidurnya, bunga langsung ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.


''Mas kenapa masih main leptop, emang kerjaan belum selesai yah?? ''


ucap bunga saat setelah selesai membersihkan tubuhnya dan duduk di depan meja rias untuk menyisir rambutnya.


''Nunggu kamu lama jadinya buka leptop ajah, kerjaan sampai kapanpun gak akan pernah habis, tiap hari pasti ada yang di kerjakan. ''


jawab ardian dan bunga mengangguk.


ucap ardian yang memperhatikan bunga terlihat sengaja berlama lama duduk di kuri meja rias.


Bunga tersenyum dan merapihkan semua make up malamnya dan menghampiri suaminya yang terlihat meminta di manjakan.


''Namanya juga perempuan mas, aku kan harus merapihkan dulu bekas aku memanjakan kulit aku. ''


jawab bunga sambil menghampiri ardian dan merebahkan tubuhnya.


Ardian tersenyum dan langsung masuk kedalam selimbutnya bunga, ardian langsung mencium bibir bunga dengan penuh gairah, seperti malam malam sebelumnya, ardian setiap malam selalu meminta di layani, mau tidak mau bunga menurutinya dan ardian selalu bermain dengan kegiatannya lebih dari dua jam dan akan menyelesaikannya hampir tengah malam, ardian begitu tergila gila dengan tubuh bunga yang lebih berisi dan padat, hingga membuatnya selalu meminta di manjakan oleh tubuh bunga.


''Makasih sayang. ''


ucap ardian setelah menuntaskan semuanya dan mengecup kening bunga, bunga hanya bisa mengangguk dan tak lama bunga tertidur karena kelelahan.


Ardian tersenyum dan menyelimbuti tubuh polos bunga, ardian menuju kamar mandi dan membersihkan sisa percintaannya dan setelah bersih dia ikut terlelap dengan memeluk tubuh bunga.


Pagi hari menjelang......


Bunga membuka matanya dan tersenyum saat melihat wajah ardian yang sedang tertidur pulas, wajahnya begitu damai dan tenang, bunga mencium kening ardian dan beranjak menuju kamar mandi karena dia ingin membersihkan tubuhnya.


Setelah segar bunga langsung memakai pakaian rumahannya dan mengeringkan rambutnya yang basah, bunga selalu memakai make up di wajah dan kulitnya, setelah selesai bunga keluar kamar untuk membuat sarapan, tapi kedua anaknya sudah terlihat bangun dan bermain main di ruang keluarga, bunga tersenyum dan menghampiri kedua anaknya.


''Tumben anak anaknya ibu sudah bangun?? ''


ucap bunga saat menghampiri kedua anaknya di ruang keluarga.

__ADS_1


''Kan sudah siang ibu jadinya kita udah bangun. ''


jawab kayla dan bunga tersenyum.


''Mandi dulu yah biar gak bau acem, masa masih pakai piyama tidur, nanti ayah marah loh. ''


ucap bunga karena melihat kedua anaknya masih menggunakan pakaian tidur.


Kedua anak bunga mengangguk dan bunga membawa ke kamar untuk memandikan anaknya, kalandra sudah pintar mengurus diri dan bunga tidak kerepotan mengurusnya, bunga hanya mengurus kayla karena dia masih manja.


Bunga menyiapkan pakaian kayla yang bagus untuk di kenakan kayla, bunga memandikan tubuh kayla dan mencuci rambutnya.


''Ibu selama aku liburan, omah yang memandikan kay dan omah selalu membuat rambut kay jadi bagus, omah suka membuat rambut kay dengan bermacam gaya loh, lebih bagus dari ibu. ''


ucap kayla di sela sela bunga yang sedang mengeringkan rambut kayla.


''Bagus dong jadi ibu gak repot buat kepang rambut kamu, tapi ibu punya jepitan baru buat kamu, mau yah ibu pakaikan. ''


ucap bunga dan kayla langsung mengangguk senang.


Bunga langsung merapihkan rambut kayla dan memakaikan jepit di rambutnya, kayla langsung senang dan memeluk bunga.


Kayla langsung keluar kamar dan bunga merapihkan alat alat kaypa setelah mandi, bunga juga merapihkan ranjang kayla, saat bunga keluar dari kamar kayla, ardian memanggilnya dan bunga langsung masuk kedalam kamar.


''Sayang kenapa kamu keluar kamar sebelum aku bangun, aku maunya saat bangun tidur melihat wajah kamu loh, ini malah melihat guling. ''


ucap ardian dengan nada merajuk dan bunga tersenyum.


''Mas manja deh kaya kayla, aku habis memandikan kayla barusan. ''


jawab bunga sambil membuka gorden agar cahaya matahari masuk.


''Nanti mas siapkan pengasuh untuk mengurus kedua anak kita, tugas kamu hanya mengurus mas ajah dan gak ada penolakan. ''


ucap ardian dan bunga langsung kaget.


''Mas anak anak gak akan suka di sentuh orang lain, nantinya mereka marah loh, iya maaf deh nantiny aku menunggu sampai mas membuka mata sebelum keluar kamar yah, jangan siapkan pengasuh yah, kedua anak kita berbeda soalnya. ''


ucap bunga dan ardian mengangguk, bunga tersenyum dan menyiapkan air untuk mandi ardian.


Ardian langsung mengikuti bunga kedalam kamar mandi dan tersenyum saat melihat bunga sedang menuangkan sabun aromatherapy ke bak rendam.


''Mandi yah, aku mau siapkan pakaian kerjanya. ''


ucap bunga saat ardian menghampirinya dan ardian mengecup kening bunga sebelum bunga keluar kamar mandi.


Bunga merapihkan ranjang tidurnya dan menyiapkan pakaian kerja untuk ardian, bunga selama menjadi istri ardian selalu mengurus semua keperluan ardian dan ardian begitu senang karena semua yang bunga lakukan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


......................................


__ADS_2