
Potret si kembar kayla dan kalandra, kayla sangat hebat dalam seni melukis dengan media pasir dan media cat air, sedangkan kalandra sangat menguasai dunia digital dan ahli dalam merakit, bunga bersyukur karena kedua anaknya sangat genius dan hebat, di desa jadi maju dengan alat alat yang di ciptakan oleh kalandra, kakek tidak kesusahan karena kalandra mempermudah semuanya.
Kayla saat ini sedang membuat lukisan indah desa dan setiap lukisan yang di buat kayla selalu di beli dengan harga yang fantastik, semua penghasilan kedua anaknya di simpan rapih oleh bunga untuk masa depan kedua anaknya.
''Ibu, kayla ada undangan yah dari pemerintah kota untuk mengisi acara musik dan kayla yang menjadi pelukis pasir untuk menceritakan lagu itu. ''
ucap kayla saat setelah bunga menerima panggilan telphone dari mila.
''Iya sayang sama seperti saat ada live musik di kantor desa, apa kamu bersedia ke kota dan mengisi acaranya??
ucap bunga dan kayla mengangguk setuju.
''Saatnya aku keluar dari persembunyian, kasihan kedua anakku yang selalu ingin melihat dunia di kota, mudah mudahan ini keputusan terbaik dan gak akan terjadi apapun nantinya. ''
gumam bunga dalam hatinya.
''Baiklah sayangnya ibu, kita akan ambil acara itu yah dan kamu harus mulai yah untuk menguasai musik dan lagunya, biar nantinya lancar. ''
ucap bunga dan kayla tersenyum.
''Tanpa ibu suruh dan tanpa menghafal, kayla bisa langsung menguasainya, ibu jangan takut yah. ''
ucap kayla dan bunga mengacak rambut kayla.
''Cari kakak kamu dan suruh pulang yah, acara lusa dan kita harus segera pergi ke kota biar bisa istirahat dulu di kota nantinya. ''
ucap bunga dan kayla langsung keluar rumah dan menghampiri kakkaknya yang sedang membuat alat alat canggih.
Bunga menghubungi mila saat setelah kayla pergi.
''Bagaimana naura, apa kamu jadi ambil acara itu untuk kayla?? ''
''Jadi mila, nanti siang aku akan berangkat dan aku akan bawa kalandra juga, nenek dan kakek dia gak mau pas aku ajak. ''
''Udah gak apa apa, nenek dan kakek sekarang ada yang jagain dan semua kebutuhan sudah terpenuhi sama kamu kan, kabarin kalau kamu sudah di kota. ''
''Iya mila, nanti aku kabarin yah dan jangan beritahukan pada kak rama. ''
''Iya beres, aku gak akan kasih tahu kak rama kok naura, santai ajah. ''
ucap mila dan menutup panggilannya.
''Siapa naura dan kenapa gak boleh mas tahu, ada apa sebenarnya mila, kamu sering telphonan ahir ahir ini dengan naura?? ''
ucap rama saat masuk setelah mendengar percakapan mila dan membuat mila tersentak kaget.
''Naura teman aku mas dan anaknya akan melakukan show disini, kasihan dia disini gak ada tempat tinggal jadi aku mau cariin dia tempat dan aku gak akan kasih tau mas rama, takut mas rama kerepotan kalau di minta cari tempat untuk naura dan kedua anaknya tempati selama mengisi acara disini. ''
jawab mila dengan hati hati, takut salah berbicara dan ahirnya rama mengangguk membuat mila lega.
__ADS_1
''Kamu belum dapat info bunga dimana saat ini, delapan tahun bunga pergi, masa kamu gak ada info sedikitpun sih mila?? ''
ucap rama dan membuat mila terdiam.
''Aku gak tau mas, terahir aku hanya kontek saat sehari bunga pergi dan sampai sekarang gak kontek lagi. ''
jawab mila dan membuat rama menatap dan mencari kebenaran, saat rama akan berbicara kembali, handphone rama berdering dan panggilan dari ardian, mila mengelus dadanya dan langsung menghampiri doni yang sedang bermain dengan mainan yang di kirim dari kalandra.
''Mas berangkat dulu, kamu dan doni jangan kemana kemana yah, nanti sore akan ada tuan tama datang kesini mau bertemu doni. ''
ucap rama dan mila mengangguk.
Tuan tama sering datang menemui doni, karena dia senang dengan anak anak walau usia doni sudah delapan tahun tapi doni sangat manja dan tuan tama sangat sayang pada doni.
''Mamah apa benar kalandra dan kayla akan datang kesini dan menginap dengan doni?? ''
tanya doni dan mila mengerutkan dahinya.
''Kamu kata siapa?? ''
jawab mila dan berbalik bertanya pada doni.
''Dari kayla, mamah tau gak mainan ini tuh bisa telphone telphone loh, aku sama kalandra dan kayla sering telphonenan. ''
jawab doni dan membuat mila tersentak kaget.
''Mainan yang di kirim tante naura, yang di buat sama kalandra maksud kamu?? ''
''Iya mamah, ini mainannya. ''
ucap doni sambil memberikan mainan pada mila.
''Tapi papah udah tau, malah papah, aku, kayla dan kalandra sering berbicara berbarengan mamah. ''
ucap doni dan membuat mila langsung tersentak kaget dan melototkan matanya.
''Yasudah gak apa apa kalau yang udah terjadi, nanti kedepannya jangan yah doni. ''
ucap mila memperingati anakanya dan doni mengangguk.
Saat ini bunga dan kedua anaknya sedang di dalam mobil travel menuju kota, bunga sudah siap menerima semua konsekuensinya dan bunga siap untuk memperlihatkan kedua anaknya pada dunia.
Saat ini kalandra dan kayla begitu senang saat di perjalanan, bunga hanya tersenyum melihat kedua anaknya.
''Ibu, nanti kita tinggal dimana kalau sudah sampai di kota, kan acaranya lusa dan sekarang sudah menuju sore loh. ''
ucap kalandra dan bunga mengelus kepala putranya.
''Nanti kita tinggal di hotel ajah sayang, biar tempatnya luas dan nyaman. ''
jawab bunga dan kalandra mengangguk.
Kalandra di usia tujuh tahunnya sudah menjadi anak yang cerdas dan sangat genius, kalandra tidak mengikuti sekolah pada umumnya karena kalandra menjadi bosan dengan pelajarannya, terpaksa bunga yang memberikan pelajarannya dan saat ini kalandra juga kayla sudah pintar membaca dan berhitung tanpa melanjutkan sekolahnya.
Kalandra dan kayla tertidur pulas dan membuat bunga tersenyum dan menjaga kedua anaknya.
__ADS_1
Enam jam perjalanan di tempuh dan saat ini mobil travel sampai di tujuan yaitu pusat kota, bunga membangunkan kedua anaknya dan tak butuh lama kedua anaknya terbangun dan bunga langsung membawa kedua anaknya menuju hotel terlebih dahulu.
''Ibu, aku mau makan tapi sekarang mau pipis. ''
ucap kayla dan bunga langsung membawa kayla dan kalandra menuju toilet di tempat travel.
''Kal, kamu mau ke air ga?? ''
tanya bunga saat kalandra sibuk dengan mainan di tangannya.
''Gak ibu, kal tunggu disini ajah sekalian jagain barang barang. ''
jawab kalandra dan bunga mengangguk lalu membawa kayla masuk ke dalam toilet umum.
Setelah selesai di toilet bunga langsung memesan taksi untuk menuju hotel tempatnya menginap.
''Kalau aku bawa ke rumah sekarang, gak mungkin deh pasti rumah masih berantakan. ''
gumam bunga saat sudah di dalam taksi menuju hotel.
''Ibu, kay laper dan kenapa malah naik mobil bukannya cari tempat makan. ''
rengek kayla karena bunga membawanya naik mobil.
''Sebentar sayang, kita ke hotel dulu yah baru deh cari makan, barang barang kita banyak soalnya dan gak mungkin harus ke tempat makan dulu. ''
jawab bunga sambil mengelus pipi kayla dan kayla mengangguk.
''Ini makan dulu coklat punya kakak. ''
ucap kalandra sambil memberikan sebatang coklat pada kayla.
''Makasih kak. ''
jawab kayla dengan senyumnya dan langsung memakannya.
Sepuluh menit kemudian taksi sampai di lobi hotel tempat acara kayla lusa konser mendampingi live musik.
Bunga dan supir mengeliarkan barang dari dalam bagasi dan petugas hotel membantu membawanya masuk.
''Kal jagain kay, ibu mau memesan kamar untuk kita menginap. ''
ucap bunga dan kalandra mengangguk lalu membawa kayla duduk di sofa depan meja resepsionis.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.............................