
Setelah sejenak beristirahat di perbatasan desa, ardian mengajak kembali keluarga kecilnya menuju desa dan kayla langsung semangat, keizha juga ikut ikutan kayla dan membuat ardian gemas dan langsung menggendong keizha.
''Cepat ayah kita masuk ke dalam mobil, ini udah mau sore soalnya. ''
ucap kalandra yang sudah masuk kedalam mobil terlebih dahulu dan membuat ardian mengangguk lalu memberikan keizha pada bunga.
''Kamu mirip sama ayah kamu kal, sangat mirip sekali dan kalian sama sama gak sabaran. ''
ucap bunga yang masuk kedalam mobil setelah kayla dan keizha masuk terlebih dahulu.
''Benar kata ibu, kak kal gak sabaran dan marah marah ajah bisanya. ''
ucap kayla dan bunga mengisyaratkan agar kayla berhenti berbicara dan kayla pun berhenti bicara dan memakan makanannya dengan keizha.
''Sudah kal, kita berdua kan laki laki dan kita harus mengalah untuk perempuan, itu adalah cermin laki laki sejati. ''
ucap ardian yang memberikan sedikit pengertian agar kalandra tidak marah dan ribut.
''Iya ayah, lagian kal kan anak nya ayah dan wajar kan kalau kita bisa satu tipe. ''
''Jagoan ayah emang benar benar hebat, ayah ada teman sekarang yang satu tujuan. ''
ucap ardian dengan senyum bangga dan kalandra pun sama begitu menyombongkan dirinya.
Bunga hanya tersenyum dan mengelus kepala kalandra dan mengelus lengan ardian sesudahnya.
''Ibu lebih bangga loh kal, karena bisa mengandung dan melahirkan tiga anak yang genius dan sangat pintar dan menurun kepintarannya dari ibu dan ayah. ''
ucap bunga dan kalandra mengangguk.
Satu jam kemudian mobil sampai di depan rumah nya nenek dan kakek, bunga langsung menangis dan menatap sendu rumah yang dulu tempat dia hidup dan membesarkan kedua anaknya, tempat dimana dia pernah di sayangi seperti anak kandung oleh nenek dan kakek.
''Kal kamu masuk duluan yah, ajak kay dan kei yah sayang, ayah mau menenangkan ibu. ''
ucap ardian dan kalandra mengangguk dan menuntuk keizha untuk masuk.
Ardian langsung membawa bunga kedalam dekapannya dan bunga langsung menangis tersedu sedu.
''Mas rumah ini adalah rumah penuh kenangan dan kebahagiaan, aku datang dan di terima dengan penuh kasih sayang di rumah ini dan sekarang rumah ini hanya menjadi kenangan, nenek dan kakek sudah tiada dan meninggalkan aku mas. ''
ucap bunga dengan tangisan yang pecah dan mempererat pelukannya pada ardian.
''Sstttt.....mas tahu sayang, rumah ini penuh kenangan dan sangat berarti untuk kamu, sekarang nenek dan kakek sudah tenang di alam nya, tugasnya sudah selesai menjaga kamu dan si kembar, sekarang kamu sudah mendapatkan kebahagian yang utuh bahkan kebahagiaan yang lebih kamu dapatkan dari kasih sayang nenek dan kakek, kamu juga saat ini sudah berkumpul dengan keluarga kamu yang utuh, sekarang tugas kamu adalah menjaga kebahagiaan yang dulu di jaga oleh nenek dan kakek, mendoakan nenek dan kakek agar mereka tenang dan di tempatkan di sisi terbaik tuhan, jangan nangis yah sayang, kasihan anak anak kalau kamu serapuh ini. ''
ucap ardian dan bunga tetap menangis tersedu sedu, ardian terus memeluk tubuh bunga dan mencium kepala bunga agar bunga lebih tenang.
Beberapa saat kemudian bunga tangisannya mereda dan ardian langsung menggandeng bunga menuju kedalam rumah.
Begitu ardian dan bunga masuk langsung tersentak saat ketiga anaknya sedang makan dan bunga langsung cepat menghampiri ketiga anaknya.
''Ayah dan ibu lama sekali, makanya kay, kak kal dan dede kei langsung ajah makan. ''
ucap kayla dan bunga mengangguk dan langsung ikut makan, ardian pun sama langsung ikut makan.
''Maafkan ayah dan ibu yah sayang, kalian malah makan sendiri karena ayah dan ibu lama masuk rumahnya, kalian makan yang kenyang yah. ''
ucap ardian dan ketiga anaknya langsung makan, keizha sangat lucu saat makan, dia makan sampai belepotan ke pakaiannya, bunga hanya tersenyum dan mengelus kepala keizha.
''Ibu, ziarah ke makam nya besok?? ''
__ADS_1
ucap kayla dan bunga mengangguk.
''Iya sayang besok pagi pagi yah, sekarang sudah sangat sore dan di pemakaman gelap soalnya. ''
jawab bunga dan kayla juga kalandra mengangguk.
Ardian dan bunga ikut gabung makan dengan anak anaknya dan beberapa menit kemudian semua selesai makan dan bunga merapihkan bekas makannya.
''Besok kita pergi nya pagi yah, sekarang kalian semua bersih bersih dan kita tidur, biar besok gak kesiangan bangunnya. ''
ucap bunga dan semua mengangguk.
''Ibu, kita tidurnya di ruang tengah yah semuanya, kay, kak kal, dede kei, ayah sama ibu, boleh kan?? ''
ucap kayla dan bunga langsung menatap ardian.
''Ide yang bagus, ayo kita keluarkan kasurnya yah, kita gelar di lantai. ''
ucap ardian dan kayla langsung semangat.
Ardian, kayla dan kalandra langsung mengambil dua kasur dan merapihkannya di lantai dekat ruang televisi, bunga sedang mengurus keizha dan mengganti pakaian keizha.
''Kalian ke kamar mandi dan ganti pakaiannya, ibu sudah siapkan di meja dekat pintu kamar mandi, pakaian tidur kalian semua dan termasuk kamu mas ardian. ''
ucap bunga saat menghampiri ke ruang tengan dengan menggendong keizha dan memakai pakaian tidur cople.
''Kay juga baju piyama nya sama loh ibu, yaudah kay duluan yang bersih bersih. ''
ucap kay dengan senangnya dan langsung menuju kamar mandi.
''Kalau kal kembaran gak sama ayah bajunya?? ''
''Kal mau ke kamar mandi dan bersih bersih. ''
''Nanti barengan dengan ayah, ada kay di kamar mandinya kalau sekarang. ''
ucap ardian saat kalandra akan menuju kamar mandi dan kalandra kembali duduk.
Beberapa saat kemudian semua sudah berganti pakaian dan semua tertidur di kasur di tengah rumah, ardian dan bunga ada di sisi kanan kiri anak anaknya, bunga sedang menidurkan keizha yang sedang meminum susu di botol nya.
Kayla sudah tertidur duluan karena memang pengaruh obat yang di konsumsi nya, kalandra masih menonton televisi dan ardian sibuk bermain dengan ipednya.
''Kedua putri cantik ibu udah tidur. ''
ucap bunga saat melihat kayla sudah terlelap dan keizha pun sudah terlelap.
Bunga beralih menatap kalandra dan suaminya yang masih dengan kesibukannya.
''Kal kamu istirahat jangan nonton televisi terus dan kamu mas ardian, istirahat jangan memainkan handphone terus yah. ''
ucap bunga dan keduanya langsung mengiyakannya.
Kalandra langsung mematikan televisinya dan menyelimuti tubuhnya, ardian masih betah dengan ipednya, bunga langsung tertidur membelakangi keizha.
Ardian baru menyelesaikan kerjaannya tepat pukul satu dini hari, ketiga anaknya dan istrinya sudah tertidur pulas, ardian belum mengantuk dan langsung menghampiri bunga.
''Aku gak bisa tidur, lihat kamu sayang sangat lelap sekali tidurnya. ''
ucap ardian saat melihat bunga terlelap.
__ADS_1
Ardian tersenyum menyeringai dan mengangkat tubuh bunga menuju kamar, ardian langsung menjalankan aksinya dan bunga langsung membuka matanya.
''Mas ngapain sih malah bawa aku ke kamar, anak anak kasian di luar, awas mas aku mau keluar. ''
ucap bunga yang beranjak dan akan keluar kamar namun ardian mencekalnya.
''Mas gak bisa tidur, kamu obatnya yang mas butuhkan saat ini, boleh yah?? ''
ucap ardian dan bunga pun mengangguk.
Ardian setiap malam selalu membuat tubuhnya bunga lelah dan bunga hanya bisa pasrah dan memenuhi keinginan ardian, malam ini hanya satu jam ardian menuntaskan keinginnya dan langsung merapihkan nya, ardian dan bunga kembali ke ruang tengah dan bergabung dengan anak anaknya, ardian langsung tertidur pulas dan bunga tidak bisa tidur.
''Enak banget dia udah nyiksa aku dan sekarang dia pulas banget tidurnya, dasar suami mesum. ''
gerutu bunga sambil duduk dan memainkan handphone nya.
Pagi hari menjelang.....
Bunga selesai dengan membuat sarapan untuk ketiga anak dan suaminya, orang yang menjaga rumah menyiapkan semua keperluan bahan makanan di kulkas dan memudahkan bunga untuk memasak.
Keizha menghampiri ke dapur dan bunga langsung memberikan susu dan cemilan sebelum keizha di mandikan.
Kalandra bangun dan langsung membersihkan tubuhnya, sedangkan kayla masih tertidur pulas dengan ardian.
''Kal, ini minum susunya biar hangat tubuh kamu. ''
ucap bunga saat kalandra menghampiri ke dapur dan sudah mandi.
Bunga menitipkan keizha ke kalandra karena bunga harus membangunkan ardian dan kayla yang masih kompak dengan selimbutnya.
Ardian dan kayla tak lama langsung membuka matanya dan merapihkan kasurnya di bantu bunga, kayla langsung menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, sedangkan ardian ikut gabung dengan kalandra dan keizha di ruang makan.
''Mandi dulu mas ardian dan baru makan, jorok banget sih kamu. ''
ucap bunga dan ardian langsung menuju kamar mandi karena kayla sudah selesai mandi.
Setelah semua selesai mandi dan sarapan, ardian dan bunga langsung membawa ketiga anaknya untuk menuju pemakaman nenek dan kakek.
Kalandra dan kayla menangis di sisi makam kakek dan nenek, ardian menggendong keizha dan bunga yang mendamping kalandra dan kayla.
Hanya tiga puluh menit mereka berada di pemakaman dan memutuskan untuk kembali ke rumah, kayla dan kalandra saat ini sedang berkeliling sekitar kebun di belakang rumah, keizha bermain dengan ayunan di temani ardian, ayunan yang dulu jadi tempat main kalandra dan kayla.
''Nenek dan kakek berasa ada di dekatku saat ini, nenek dan kakek tenang yah di sisi tuhan, bunga dan kedua cucu kesayangan kalian sudah bahagia dan berkumpul kembali dengan keluarga, bahkan bunga memiliki anak ketiga saat ini, nenek dan kakek gak akan pernah bunga lupakan dan akan di kenang di hati bunga. ''
ucap bunga sambil menatap hamparan kebun yang saat ini menghijau dengan sayuran sayuran yang tumbuh subur.
.
.
.
.
.
.
....................
__ADS_1