
Liburan dadakan berakhir, semua keluarga bagaskara kembali pada kesibukannya, keizha ikut dengan opah dan omah ke villa di desa karena keizha sedang liburan semester.
Ardian saat ini ikut ke perusahaan karena ada data data yang harus di validasi olehnya, kalandra di luar wewenang dan ardian yang turun langsung.
Hari ini kayla mengendarai mobilnya menuju rumah sakit, namun sebelumnya kayla menuju rumah raisa untuk melakukan therapy lanjutan.
Rafqy seperti biasa menunggu kedatangan kayla di depan teras rumah.
''Kayla bawa mobil hari ini, gak bisa anterin ke rumah sakit dong. ''
gumam rafqy saat kayla turun dari mobilnya dan berjalan ke arahnya.
''Pagi kayla.... ''
ucap sapa rafqy dengan senyum manisnya.
''Pagi juga kak rafqy..... ''
jawab kayla tak kalah manisnya senyum di wajahnya.
Kayla masuk beriringan dengan rafqy dan ternyata aira sudah menunggu sambil menyuapi raisa sarapan.
''Pagi ibu, pagi raisa..... ''
ucap kayla dan aira juga raisa menjawab salamnya.
''Duduk dulu yah kayla, raisa lagi di suapi sarapan dulu, kayla sudah sarapan belum?? kalau belum barengan rafqy sana sarapan dulu. ''
ucap aira sambil menyuapi makanan ke raisa.
''Terimakasih bu silahkan lanjutkan menyuapinya, kay sudah sarapan di rumah, karena ibunya kayla melarang keluar rumah sebelum sarapan. ''
jawab kayla dan aira tersenyum.
Rafqy langsung duduk di samping kayla dan mengajak kayla mengobrol, aira tidak mengganggu dan fokus dengan menyuapi raisa.
Setelah selesai makannya aira menyiapkan obat dan memberikannya pada raisa, raisa begitu patuh dan menurut.
''Kakak punya hadiah buat kamu loh, sebentar yah. ''
ucap kayla yang menghampiri raisa dan membuka tasnya untuk mengeluarkan hadiah untuk raisa.
Kayla membelikan sebuah gelang tangan yang sangat indah untuk raisa.
''Gelang ini kan motifnya berbentuk matahari, kakak harap kamu seperti matahari yang selalu menyinari bumi dan tidak mengenal bumi sebelah mana, matahari terus berputar, sama hal nya seperti kamu raisa, kamu harus bangkit dan semangat untuk memulai kehidupan masa depan baru kamu, jangan pernah lelah untuk terus berdamai dengan hati kamu dan ketakutan kamu, karena ada banyak yang menunggu perubahan kamu, seperti matahari kan, sinarnya sangat di nanti oleh semua orang kan. ''
ucap kayla sambil memasangkan gelang tangan untuk raisa.
''Terimakasih kak gelangnya bagus dan raisa janji akan berusaha untuk pulih dan melawan ketakutan di diri raisa sendiri. ''
jawab raisa dan kayla mengangguk lalu mengusap kepala raisa.
__ADS_1
Kayla membawa bunga menuju teras belakang dan rafqy yang mendorong kursi rodanya, kayla mengecek tekan darahnya raisa dah hasilnya normal.
Kayla memeriksa setiap jengkal kakinya raisa, kayla tersenyum dan menatap raisa.
''Kakak kenapa senyum?? ''
''Kakak senang karena raisa benar benar bertekad untuk sembuh, tinggal sedikit lagi kamu pulih. ''
ucap kayla dan meminta rafqy membantu raisa berdiri dan menpakan kaki di alatnya kayla.
Raisa sudah bisa berdiri tegap tanpa memegang pegangan tangannya, namun untuk melangkah raisa tetap harus berpegangan.
Kayla terus mengatur tekanan pada alatnya, rafqy begitu senang karena adiknya akan segera pulih dan berjalan kembali.
Satu jam kayla melakukan therapy dan meminta raisa duduk kembali di kursi rodanya, kayla langsung merapihkan alat alatnya dan menyusul raisa yang di dorong oleh rafqy menuju ruang keluarga.
''Bagaimana kayla perkembangannya?? ''
ucap bunga saat kayla duduk di samping raisa.
''Perkembangannya sangat baik, kita lihat nanti kamis yah hasilnya, kalau bisa raisa berlatih berdiri dan melangkah, biar hanya dua langkah juga, yang penting kakinya di latih agar terbiasa, obatnya habiskan jangan lupa. ''
ucap kayla dan aira mengangguk.
Kayla meminum minuman yang di sediakan oleh aira dan mengobrol ringan, rafqy terus menatap kayla yang sedang mengobrol dengan mamahnya.
''Kayla boleh saya menanyakan sesuatu?? ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk.
ucap rafqy dan membuat kayla mengerutkan keningnya.
Kayla tersenyum dan gak mengerti dengan ucapan rafqy.
''Rafqy, kamu itu berbelit sekali bertanya nya. ''
ucap aira dan rafqy pun menggaruk belakang kepalanya karena dia juga gak mengerti.
''Udah bu gak apa apa, silahkan kak rafqy mau menanyakan apa?? ''
ucap kayla dan rafqy mengangguk.
''Memangnya benar kalau keyakinan keluarganya kamu bukan muslim seperti keluarga saya, maaf kalau saya lancang tapi ini semua selalu membuat saya kefikiran terus kayla?? ''
ucap rafqy dan kayla tersenyum.
''Kay kira mau bertanya apa, jadi masalah ini yang membuat kak rafqy jadi gak tenang. ''
ucap kayla dengan senyumnya dan rafqy pun tersenyum getir dengan semua yang di ucapknnya.
''Oke, akan kay jelaskan yah mengenai keyakinan keluarga kay, gini yah kak, ayah, ibu, kakak dan adiknya kay beragama muslim termasuk kay juga mengikuti agamanya opah tama, emang sih banyak yang beranggapan kalau keluarga bagaskara beragama KRISTEN, tapi semua salah kak, hanya omah rania yang beragama KRISTEN KHATOLIK, tapi selain omah rania semua beragama muslim kok, emangnya kalau kita sedang beribadah harus di pamerkan ke orang lain, kan engga kak. ''
__ADS_1
ucap kayla dengan senyumnya dan membuat rafqy begitu senang dan bahagia.
''Kenapa kak rafqy menanyakan keyakinan ke kay, emangnya ada apa kak?? ''
ucap kayla dan membuat rafqy langsung diam dan bingung harus menjawab apa.
''Kak rafqy suka sama kak kayla, dia resah karena beranggapan kakak beda keyakinan, sekarang kak rafqy bahagia tuh. ''
ucap raisa dan membuat wajah rafqy memerah dan menahan malu dengan ucapan raisa dan kayla langsung mengerutkan keningnya.
''Udah jangan mojokin kakak kamu dong raisa, kasihan loh kak rafqy nya. ''
ucap aira karena melihat raut wajah rafqy yang menahan malu.
''Yasudah kalau begitu kayla pamit yah, karena jadwal rumah sakit jam sebelas siang ini. ''
ucap pamit kayla dan aira mengangguk.
Rafqy mengantar kayla menuju halaman depan, rafqy menjadi canggung pada kayla karena ucapan adiknya yang membocorkan perasaannya pada kayla, kayla hanya bisa tersenyum sendiri di dalam hati melihat tingkah rafqy yang begitu canggung.
''Udah kak sampai sini ajah yah antarnya, lagian mobilnya ada di depan pintu banget kan. ''
ucap kayla dan rafqy pun mengangguk.
''Kak rafqy, bersikaplah biasa dan jangan canggung gini, kay ngerti kok, dah kak rafqy. ''
ucap kayla saat berjalan menuju mobilnya dan rafqy hanya mematung mendengar semuanya.
Setelah mobil kayla meninggalkan pekarangan rumahnya, rafqy langsung masuk dan segera menuju kamarnya untuk bersiap ke kantor karena om rangga terus terusan menghubnginya agar secepatnya ke kantor.
Di dalam mobil saat ini kayla hanya bisa tersenyum melihat kepolosan rafqy dan tingkah rafqy.
''Sepertinya kak rafqy belum pernah memiliki kekasih, apa aku wanita pertama yang di sukainya. ''
ucap kayla dan dia pun menggelengkan kepalanya dan menghapus ucapannya.
''Gak mungkin kak rafqy belum pernah pacaran, dia kan ganteng banget dan manis, baik hati, ramah dan sangat sopan, masa gak ada wanita yang pernah dekat atau menjalin kasih dengannya, kalau aku pantas belum pernah punya kekasih, kemana kemana kak kalandra selalu menemaniku dan menjadi pelindung. ''
ucap kayla dan tak terasa mobilnya sudah sampai di parkiran rumah sakit dan kayla memarkirkannya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.............................