Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Di nyatakan Koma ( part 1 )


__ADS_3

Setelah bunga sadar, tuan tama langsung membawa semua menuju rumah sakit, karena semua keluarga menangis merengek ingin ikut, apalagi kayla yang gak berhenti sampai sesegukan.


''Pantesan kemarin kayla rewel, hati aku merasakan sakit sekali saat mas ardian pergi, ternyata ini jawabannya, tuhan kenapa semua terjadi padaku?? ''


gumam bunga dalam hatinya sambil meneteskan air matanya.


Nyonya rania tak henti hentinya menenangkan bunga yang hanya diam dan meneteskan air matanya, tuan tama menenangkan kayla yang menangis sesegukan.


''Sabar bunga, kita doakan sajah kalau ardian baik baik ajah yah dan selamat dari masa kritisnya, ardian butuh dukungan kita semua saat ini bunga, mamah yakin dengan kekuatan doa dari kita semua, ardian akan secepatnya pulih. ''


ucap nyonya rania sambil mengelus lengan bunga yang sedang terdiam dan menangis.


Tiga jam di perjalanan ahirnya mobil sampai di sebuah rumah sakit dan semua langsung turun, rama sudah menunggu di lobi dan membawa semua nya menuju ruangan ardian.


Tubuh ardian di penuhi alat alat medis dan bunga langsung menangis, melihat kondisi ardian.


''Rama saya mau bertemu dokter yang menangani ardian saat ini. ''


ucap tuan tama saat rama menghampirinya.


''Baik tuan, saya akan memanggil dokter yang menangani tuan ardian. ''


jawab rama sambil pamit dan berlalu menuju ruangan dokter yang menangani ardian.


''Ardian kamu anak yang kuat, papah yakin kamu bisa melewati semuanya, ada istri, dua anak kamu dan calon anak kamu di dalam kandungan bunga yang sangat membutuhkan kamu, papah akan berusaha memberikan pelayanan medis terbaik untuk memulihkan kamu, kamu pasti kuat ardian. ''


gumam tuan tama sambil memperhatikan ardian saat ini.


Tak berselang lama rama datang dengan seorang dokter yang menangani ardian.


''Dokter, saya akan membawa anak saya untuk pengobatan di luat negeri, agar secepatnya pulih. ''


''Maafkan saya tuan, saat ini kondisi pasien sangat kritis pasca operasi, kalau kita memindahkan nya, saya gak mau mengambil resiko, silahkan anda mau memindahkannya, tapi kalau terjadi sesuatu dengan pasien saat dalam perjalanan, saya tidak bertanggung jawab. ''


ucap dokter dan membuat tuan tama terdiam.


''Baiklah, tapi saya akan memanggil dokter terbaik untuk menangani anak saya. ''


ucap tuan tama dan dokter mengangguk.


''Silahkan tuan, agar dapat membantu saya menangani pasien. ''


jawab dokter dan langsung pamit masuk kedalam ruangan ardian.


Tuan tama langsung menghubungi dokter terbaik sekaligus sahabatnya, sahabat tuan tama langsung mengiyakan dan akan datang ke rumah sakit untuk menangani ardian.


''Rama kamu jemput dokternya di lobi, ini nomer handphone nya, pastikan dia yang menangani ardian. ''


''Baik tuan, kalau begitu saya permisi. ''


ucap rama dan tuan ardian mengangguk.


Saat ini kondisi ardian sangat kritis dan belum bisa di jenguk, hanya dokter dan petugas medis yang bisa masuk kedalam ruangan perawatan ardian.


''Ibu, kay mau masuk yah, kay mau memeriksa ayah di dalam. ''


ucap kayla sambil menangis dan menghampiri bunga.


''Sayang, dengarkan ibu baik baik yah, ayah saat ini sangat kritis dan ruangan nya harus sterill, nanti yah kalau ayah sudah pulih, kay boleh masuk ke dalam ruangan ayah. ''

__ADS_1


ucap bunga dan kayla mengangguk.


Bunga langsung memeluk kayla dan mencium keningnya kayla, kalandra sendiri hanya bisa terdiam dan menatap ayahnya dari luar kaca.


Tuan tama langsung menghampiri kalandra dan mengajak untuk duduk, kalandra menurut dan ikut duduk di samping tuan tama.


Nyonya rania hanya bisa terdiam dan menguatkan hatinya, putra nya saat ini sedang bertaruh nyawa untuk segera pulih, melihat bunga seperti orang yang mati, diam dan pandangannya kosong.


Tuan tama merangkul nyonya rania dan nyonya rania langsung menangis sesegukan, kayla menghampiri dan menghapus air mata nyonya rania.


''Omah, kay mau jadi dokter, kay mau menyembuhkan ayah dan kay mau menyelamatkan semua orang yang sedang sakit. ''


ucap kayla dan membuat nyonya rania senang lalu memeluk erat tubuh kayla.


''Baik cucunya omah, omah akan mendaftarkan kamu sekolah yah, biar kamu bisa jadi seorang dokter. ''


ucap nyonya rania dan kayla langsung senang.


Tak berselang lama, rama datang dengan dokter yang akan membantu menangani ardian.


''Rama, kamu bawa dokter hari pada dokter yang menangani ardian. ''


ucap tuan tama saat setelah bersalaman dengan dokter hari.


Rama mengangguk dan membawa dokter hari bertemu dokter yang menangani ardian.


Tuan tama langsung menghampiri istri dan yang lainnya, tuan tama duduk di samping kalandra.


Di dalam ruangan ardian saat ini.....


Dokter hari sedang membaca laporan medis ardian dan langsung menindak ardian.


ucap dokter hari.


''Saya tidak bertanggung jawab untuk itu, karena sangat rentan untuk pasien. ''


''Saya akan bertanggung jawab untuk semua resikonya dan saya akan menanganinya. ''


ucap dokter hari dan dokter yang menangani ardian langsung menyiapkan semuanya.


Dokter hari langsung menghampiri tuan tama.


''Bagaimana hari, ada harapan untuk ardian sembuh setidaknya ardian melewati masa kritisnya?? ''


tanya tuan tama saat dokter hari menghampirinya.


''Jalan satu satunya adalah operasi kedua, ini akan beresiko tentunya. ''


''Apa resikony, ardian meninggal atau apa?? ''


''Antara meninggal dan koma, ini jalan satu satunya tama, agar ardian melewati masa kritisnya, setelah operasi ini di lakukan, kita pindahkan ke rumah sakit keluarga kamu tama, semua fasilitas sangat memadai disana, kalau sekarang kita bawa ardian keluar, ardian gak akan bisa selamat, bagaimana tama?? ''


''Aku percayakan ardian kepada kamu, aku yakin ardian akan sadar dan melewati masa kritisnya. ''


ucap tuan tama dengan penuh keyakinan dan dokter hari langsung mengangguk dan segera menindak ardian.


''Tuhan aku mohon padamu, selamatkan suamiku dan lancarkan operasinya, sungguh hanya engkau yang akan membuat suamiku terbebas dari masa kritis dan secepatnya pulih. ''


gumam bunga dalam hatinya setelah mendengar percakapan tuan tama dan dokter hari.

__ADS_1


Brangkar ardian di bawa menuju ruang operasi, bunga dan yang lainnya mengikuti menuju ruang operasi, bunga menangis melihat tubuh kaku ardian dan penuh dengan alat alat, kayla terus menangis dan di gendong oleh rama untuk di tenangkan.


Begitu ardian di bawa masuk menuju ruang operasi bunga langsung pingsan dan di tangkap oleh tuan tama.


Bunga langsung di bawa menuju ruang perawatan, nyonya rania dengan sabar menunggu bunga dan menemani bunga saat pingsan.


''Bunga, mamah mohon sama kamu cepatlah sadar, dukungan kamu sangat berarti untuk ardian, mamah mohon sadarlah. ''


ucap nyonya rania sambil memegang tangan bunga dengan erat.


Operasi pada ardian berjalan lancar dan operasinya selamat, ardian tinggal menunggu sadar, bunga pingsan selama operasi ardian dan tidak sadarkan diri.


Ardian saat ini masih di ruang ICU dan belum bisa di jenguk.


Tuan tama saat ini sedang menyuapi kedua cucunya di ruangan perawatan bunga dan nyonya rania masih menunggu bunga sadar.


''Omah ayo kita makan dulu yah, ibu kan masih tidur biarkan ajah. ''


ucap kayla sambil mendekati nyonya rania dan ahirnya nyonya rania setuju dan ikut makan bersama.


Rama pulang terlebih dahulu karena rama harus mengurus kepindahan ardian besok menuju rumah sakit internasional yang dekat dengan kediaman bagaskara dan rumah sakit milik keluarga bagaskara.


Tuan tama di panggil oleh dokter hari dan tuan tama langsung menghampiri.


''Begini tama, ardian sudah lewat masa kritisnya tapi kalau dalam waktu dua belas jam atau sampai besok pagi ardian belum sadar, ardian dinyatan koma, saat ini kita hanya bisa berdoa agar ardian sadar sebelum besok pagi, urusan pemindahan ardian sudah selesai di rumah sakit ini dan di rumah sakit internasional pun sudah di urus oleh rama, besok kita akan pindahkan ardian, dalam keadaan sadar atau tidak sadar. ''


ucap dokter hari dan tuan tama langsung terdiam dan sungguh membuatnya begitu bingung dan sangat pusing di kepalanya.


''Kalau ardian besok pagi tidak sadar, apa ada harapan ardian akan sadar kembali, masa harus koma seumur hidupnya hari. ''


''Kalau ardian gak sadar, ardian dinyatakan koma dan itu akan lebih mudah untuk membuatnya sadar, daripada ardian kritis di ujung nyawanya, dukungan orang yang paling disayangi ardian akan merangsang ardian untuk sadar, kamu jangan khawatir, aku yakin tama semua akan berjalan sesuai dengan yang aku perkirakan. ''


''Kalau ardian koma, berapa lama koma nya?? ''


''Semua di luar kehendakku tama, kita berdoa semoga koma nya tidak dalam jangka lama, aku prediksikan sih sekitar tiga bulan sampai empat bulan, semua ada di kekuatan doa orang orang terdekat, semoga ada keajaiban ardian sadar dengan cepat. ''


''Hari, aku percayakan semua pada kamu, aku yakin kamu bisa menangani ardian. ''


''Baiklah kalau begitu, aku ke ruangan ardian lagi untuk mengecek semuanya. ''


ucap dokter hari dan tuan tama mengangguk.


.


.


.


.


.


.


.


.


..................

__ADS_1


__ADS_2