
Hari ini di sebuah aula besar dan sangat luas, tepatnya berada di area kantor kepemerintahan kota, sedang berkumpul ratusan anak anak yang mengikuti tournament robot bertema lingkungan, semua bahan dan alat membuat robot sudah di siapkan oleh pihak penyelenggara dan semua sekolah di larang untuk membawa bahan dan alat lainnya, sebelum siswa siawi masuk untuk menuju area aula, semua di periksa melewati alat yang memeriksa barang barang yang di bawa oleh siswa siswi yang hadir.
Kalandra hanya tersenyum sinis melihat peraturan di hadapannya dan kayla hanya mengikuti kemanapun kalandra berjalan, setiap wali kelas ikut masuk untuk meregistrasi pendaftaran ulang tournament nya.
Wali kelas yang mendamping kalandra kayla membawa menuju nomer meja sesuai nomer antrian pendaftaran.
''Kalandra, kayla, semoga kalian sukses yah dan yang terpenting kalian harus semangat dan kompak, walaupun tidak menang, ibu bangga pada kalian. ''
ucap guru pendamping sebelum meninggalkan meja kalandra dan kayla.
''Terimakasih ibu, kalandra akan berusaha semaksimal mungkin untuk menang. ''
ucap kalandra dan ibu gurunya mengangguk.
Pembawa acara mulai dengan rangkaian acara sebelum memulai tournament nya, seluruh wali kelas yang mendamping di persilahkan meninggalkan area tournament.
''Kak kal, kay udah dapat ilmunya untuk bertema lingkungan hidup, kak kal buat rancangannya yah dan kay buat bahannya. ''
ucap kayla dan kalandra mengangguk.
Waktu di mulai dengan babak penyisihan, kalandra begitu cepat dengan kerjaannya dan kayla hanya membuat bahannya.
Penyisihan pertama kalandra dan kayla lulus waktu bahkan waktu tersisa banyak, kalandra yang bertugas di meja dan kayla yang mmaju untuk menekan waktu dan mengambil bahan selanjutnya,
Ada lima tahapan waktu dan membuat siswa siswi banyak yang gugur, tidak termasuk kayla dan kaladra, waktu masih tersisa banyak dan mereka berdua hampir menyelesaikannya.
''Kay maju sana tekan waktu terahir dan ambil bahan selanjutnya. ''
ucap kalandra dan kayla langsung mengangguk dan maju ke depan area untuk mengambil bahan selajutnya.
Kalandra bergeser dan kayla yang mengerjakan finishingnya, karena otak kayla yang bisa merestart robotnya.
Kalandra membuat sebuah miniatur robot untuk di area pertanian atau halaman, kayla yang mengatur semua jalannya robot, hanya lima sekolah yang bertahan di ahir waktu pertandingan.
Kalanra senang karena bentuk robot di bebaskan oleh panitia dan membuat kalandra bisa berkreasi denga bentuk dan alat alat cukup lengkap dan membuat kalandra tidak kesusahan.
''Selesai kak, ayo tekat waktu berahir, lihat sekolah lain sudah ada yang maju. ''
ucap kayla dan kalandra langsung berlari dan menekan tombol urut ke empat.
''Yaaah, kebagian finish ke empat deh. ''
ucap kayla lesu saat kalandra menekan tombolnya.
''Yang penting nanti penilainnya kay, tos dulu dong dengan kakak. ''
__ADS_1
ucap kalandra sambil tos tangannya pada kayla dan kayla tersenyum senang penuh semangat.
Kalandra memberikan makanan dan minuman untuk kayla dan mereka berdua makan bersama di meja nya.
''Menurut kakak ada yang curang gak disini?? ''
ucap kayla dan kalandra mengangguk lalu membuat kayla tersentak kaget.
''Jangan takut karena kakak sudah memblokir aksesnya, palingan nanti saat maju, robotnya hancur dan terbakar nantinya. ''
ucap kalandra dengan nada menakutkan dan kayla hanya mengangguk sambil memakan makanannya.
Pertndingan berahir dan waktu pun habis, acara begitu meriah dengan berbagai pertunjukan sebelum penjurian, kayla dan kalandra hanya duduk dan memperhatikan yang ada di hadapannya.
Bahkan ada gubernur dan walikota juga pejabat setempat ikut serta dalam tournament ini, kalandra dan kayla bersikap biasa dan hanya mengikuti setiap acara.
''Kay sebenarnya hadiahnya apa kalau memenangkan tournament ini?? ''
ucap kalandra
''Kay kira kakak kal tau. ''
''Apa hadiahnya?? '
''Gak tau kay juga, kay kira kakak tau hadiahnya loh, makanya kay ngikutin kakak ajah. ''
''Gak penting hadiahnya bagi kakak, kakak hanya ingin orang orang mengetahui karya kakak dan kamu kay, kalau di satukan akan jadi hebat. ''
ucap kalandra dan kayla mengangguk.
Acara penjurian pun di mulai, satu persatu mulai mempertunjukan robotya yang di buat hampir enam jam itu.
''Lihat kay mereka yang gak jujur, robotnya hancur kena virus, kalau jujur pasti akan lolos dari virus itu. ''
''Benar kak, kakak kal emang hebat dan top deh. ''
ucap kayla dan kalandra dengan sombongnya mnepuk dadanya bangga.
Kalandra dan kayla maju dengan membawa robotnya dan langsung mempertunjukannya, robot yang di buatnya begitu unik dengan bentuk yang unik, robot itu adalah robot yang bisa menabur pupuk dan menyoramnya tanpa menggunakan remote control.
Setelah robotnya selesai dengan penjurian, kalandra dan kayla mendapat tepuk tangan yang meriah dari semua yang hadir di aula dan setelahnya, kayla juga kalandra kembali ke mejanya lagi.
Setelah semua penjurian selesai, hanya ada enam robot yang bisa bergerak, kalandra dan kayla sudah mulai kelelahan karena sampai seharian di acara, tepat pukul empat sore pengumuman final di umumkan.
Pak gubernur dan pak walikota yang langsung memberikan pengumuman dan memberikan hadiahnya, juara pertama di menangkan oleh robotnya kalandra dan kayla dan berhasil membuat semua nya bertepuk tangan meriah.
__ADS_1
Robot kalandra dan kayla sangat bagus, walaupun mini dan tidak sebesar robot peserta lain, namun karena fungsi dari robot kalandra dan kayla sangat sesuai dengan tema bahkan pak gubernur langsung membelinya dan akan di simpan di kantor gubernur untuk merawat taman di sekita kantor.
Wajah kalandra berekspresi biasa tapi wajah kayla begitu senang bahkan senyumnya tidak pernah pudar dan setelah acara pemberian hadiah dan piagam selelsai, pembawa acara langsung menutup acara dengan bersyukur bersama sama.
Kayla langsung berlari dan langsung minta di gendong oleh ardian, kalandra hanya cemberut dan biasa, semua keluarga bagaskara hadir untuk menyaksikan kehebatan kalandra dan kayla.
''Ayah kay mau pulang, kaki kay sakit dan pegal, hiks,,,hikss,,,,''
ucap kayla sambil menangis dan membuat ardian langsung mengelus kaki kayla yang berada di gendongannya.
Wali kelas dan pak kepala sekolah menghampiri kalandra kayla dan mengucapkan selamat, tuan tama dan nyonya rania yang mengobrol dengan pihak sekolah karena ardian dan bunga mengurus kayla dan kalandra yang sedang di suapi makan.
Setelah guru gurunya kalandra pamit, tuan tama mengajak semua untuk pulang karena hari juga sudah sangat gelap dan menuju malam, kayla sudah tenang dan tertidur di pangkuan ardian.
''Gimana perasaan kamu kal, kamu menang dan kamu di ketahui orang banyak sekarang. ''
ucap nyonya rania sambil mengelus kepala kalandra.
''Kal hanya merancang ajah omah dan kayla adalah dalangnya, yang membuat robot itu nyata dan hidup sesuai rangkaian kala. ''
ucap kalandra dan membuat semua tersenyum.
''Yang penting kalian berdua sukses dan kompak, kami banggapada kalian. ''
ucap tuan tama dan kalandra mengangguk,
,
,
,.
,
,
,
,
,
,
,
__ADS_1
................