
Pagi hari di desa tempat bunga singgah....
Bunga membuka matanya dan segera membersihkan tubuhnya dan akan segera munuju rumah neneknya nya mila.
Bunga langsung cekout dan langsung menuju keluar hotel dengan membawa koper nya, bunga memesan taksi dan memberikan alamatnya dan supir mengangguk.
Selama di perjalanan bunga begitu senang dengan pemandangan desa dan dia belum bisa memprediksi akan bagaimana dia selama di desa jauh dari kebisingan kota.
Satu jam kemudian bunga sampai di sebuah rumah yang sederhana dan bunga membayar tagihan taksinya.
''Rumahnya sangat sejuk sekali, pasti nyaman tinggal disini jauh dari kebisingan kendaraan di kota. ''
ucap bunga saat turun dari taksi dan menatap rumah nenek dan kakek nya mila.
Bunga berjalan masuk ke pekarangan rumah dan mengucap salam dan mengetuk pintu rumah nya.
Pintu terbuka dan tak di sangka nenek nya mila langsung tersenyum senang dan membawa bunga masuk.
''Mila udah cerita semuanya dan nenek senang karena kamu mau tinggal disini. ''
ucap neneknya mila dan bunga tersenyum.
''Nama neng siapa?? nenek udah nanya ke mila dan mila bilang di suruh menanyakan langsung ke neng. ''
''Nama saya naura nenek, oh iya kata mila nenek tinggal dengan kakek, sekarang kakek nya kemana, kok ga terlihat?? ''
''Kakek sedang ke ladang, karena hari ini panen sayuran dan mau langsung di bawa ke kota untuk di lelang. ''
''Neng istirahat dulu yah, pasti cape habis perjalanan jauh, nenek udah siapkan kamar untu neng. ''
''Naura gak cape nenek, kan naura sampai di travel tengah malam dan menginap di hotel jadi kan gak cape juga, nenek apa di sekitar sini ada rumah yang akan dijual gak?? naura gak enak kalau harus tinggal disini dengan nenek dan kakek. '
ucap bunga dan nenek langsung sedih mendengarnya.
''Neng gak usah beli rumah, nenek punya sebuah pondok di belakang rumah ini, neng bisa tempati, karena pondok itu udah jarang di tempati, perlengkapan udah lengkap, neng mau ga?? ''
ucap nenek dan bunga mengangguk menytujui tinggal di pondok.
''Nanti nunggu kakek yah biar sekalian di antar juga dan bisa sekalian bersih bersih pondoknya. ''
''Yasudah besok ajah nenenk naura pindahnya, kasihan kakek kalau harus pulang dari ladang langsung bantiu beres beres pondok. ''
''Baik neng kalau memang maunya begitu, besok pagi yah kita ke pondoknya. ''
Bunga pamit untuk melihat lihat sekitar rumah nenek dan bunga langsung merasakan mual, bunga langsung berlari dan masuk kedalam kamar mandi.
''NEng baik baik ajah kan?? ''
ucap nenek sambil mengusap pundak bunga dan bunga merasa baikan.
Nenek memapah bunga dan membawanya ke kamar, bunga langsung merebahkan tubuhnya karena begitu pusing dan sangat lemas tubuhnya.
''Neng istirahat yah, nenek akan buatkan minuman hangat biar perut neng enakan. ''
ucap nenek dan bunga mengangguk.
''Aku lupa gak bawa susu hamil lagi, disini jauh sekali kalau harus ke minimarket, susahnya hidup di desa terpencil gini. ''
gumam bunga dan tak lama menutup matanya karena lelah.
__ADS_1
Dikediaman bagaskara saat ini.....
Ardian membuka matanya dan merasakan perutnya begitu mual dan ardian langsung muntah muntah.
''Ada apa dengan tubuhku, perut mual sekali dan kepalaku pusing sekali. ''
ucap ardian yang merebahkan tubuhnya di ranjang dan merasakan tubuhnya begitu lemas dan pusing di kepalanya.
''Ardian kamu puat sekali, kamu kenapa?? ''
ucap mamahnya ardian saat masuk kedalam kamarnya ardian karena ardian belum turun untuk sarapan.
''Ga tau mah, kepala ardian pusing dan perut rdian mual sekali. ''
jawab ardian dengan mata terpejam dan memijat pelipis nya karena tak kuat dengan pusing di kepalanya.
''Kamu masuk angin kayanya, papah bilah semalam kamu sampe dini hari pulang nya, sebentar mamah buatkan minuman hangat yah biar perut kamu enakan. ''
ucap mamah nya ardian dan ardian menyetujuinya.
Beberapa menit kemudian mamahnya ardian datang membawa air jahe hangat dan bubur untuk sarapan ardian, papahnya pun ikut masuk karena khawatir.
''Kamu sarapan dulu yah, kita periksa kamu ke rumah sakit, papah takut kamu kenapa kenapa ardian. ''
''Gak apa apa papah, ardian istirahat ajah udah cukup, ini kan uma masuk angin ajah. ''
''Yasudah terserah kamu ajah, makan buburnya dan istirahat yah. ''
ucap papahnya ardian dan langsung keluar kamar ardian.
Mamahnya ardian menyuapi ardian layaknya seorang bayi dan ardian menurut karena dia masih merasakan pusing di kepalanya.
Setelah selesai makannya ardian langsung tertidur lelap dan mamahnya langsung keluar dari kamar.
tanya tuan tama saat istrinya menuruni tangga.
''Ardian tidur lagi papah, kasian dia tuh kalau sakit, pasti manja seperti anak kecil, di ajak periksa malah gak mau dan dia cuma mau tidur dan istirahat. ''
jawab mamahnya ardian dan menghampiri suaminya di sofa.
''Yasudah biarkan sajah mah, dari pada kita paksa kan nantinya malah gak bener dan ardian akan marah. ''
''Benar papah, mudah mudahan dengan istirahat dia akan pulih. ''
Di desa saat ini......
kakek sudah pulang dari ladang dan membawa beberapa sayuran untuk di masak.
''Bu, apa temannya mila sudah tiba??
tanya kakek saat melihat ada koper dan tas di ruang tengah rumahnya.
''Benar pak, neng naura namanya dan dia sedang istirahat, kasihan dia muntah muntah dan wajahnya sangat pucat sekali. ''
jawab nenek dan kakek langsung mengangguk.
''Besok kita bawa ke bidan ajah neng nauranya, kalau sekarang sudah sore pasti bidannya sudah pulang juga kan. ''
''Oh iya pak, neng naura sepertinya sungkan tinggal dengan kita, tadi dia menanyakan ada rumah yang akan di jual atau gak. ''
''Jangan sampai neng naura mmbeli rumah, kalau dia sungkan tinggal disini, besok bapak akan bersihkan podok, biar bisa di tempati juga. ''
__ADS_1
''Iya pak, tadi ibu juga udah bilang ke neng naura dan dia mau tinggal di pondok. ''
ucap nenek dan kakek mengangguk lalu berlalu menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Nenek sedang memasak di dapur dan membuat bunga langsung terbangun dengan wangi masakan nenek.
''Nenek masak apa?? wangi sekali nek, jadi laper perutnya naura. ''
ucap bunga sambil menghampiri nenek di dapur.
''Nenek sedang memasak ikan asin cabe hijau dan tempe goreng, neng mau kan memakan makanan sederhana begini?? ''
jawab nenek dan bunga langsung cemberut.
''Nenek bicara apa sih, malah naura nyium aroma masakan yang lain bikin mual, tapi nyium aroma masakan nenek langsung laper deh, kayanya naura bakal lahap makannya. ''
jawab bunga dan nenek senang mendengranya.
''Biasa kalau lagi hamil muda yah begitu neng, harus sabar dan nanti juga akan hilang mualnya. ''
ucap nenek dan bunga kaget mendengarnya karena nenek tahu kalau bunga sedng hamil.
''Nenek tau kalau naura sedang hamil muda?? ''
tanya bunga dengan penuh selidik dan nenek tersenyum.
''Kemarin saat mila ngabarin kalau temennya mau kesini, mila bilang neng sedang hamil dan suami neng malah nikah lagi sama wanita lain dan gak tau kalau neng hamil, makanya neng kesni. ''
jawab nenek dan bunga hanya tersenyum.
''Ehh....neng naura sudah bangun yah, gimana sudah enakan badannya?? ''
ucap kakek menyapa bunga dan bunga langsung mencium tangan kakek.
''Iya kakek, udah baikan dan sekrang perut naura laper mencium wangi masakannya nenek. ''
jawab bunga dan kakek langsung tersenyum.
''Nenek jago memasak neng, nanti pasti nenek masakin makanan enak buat neng. ''
''Asik dong, naura jadi senang dengarnya. ''
ucap bunga dengan senyum bahagianya dan membuat nenek dan kakek senang melihatnya.
Beberapa menit kemudian masakan selesai di masak, bunga langsung di ajak makan dan bunga makan dengan lahap, kakek dan nenek tersenyum melihat tingkah bunga.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.......................