
Kondisi bunga dan ardian sudah stabil dan hari ini di ijinkan pulang, ASI bunga sudah keluar dan membuat bunga lega karena anaknya akan di berikan ASI ekslusif oleh bunga, seperti kalandra dan kayla.
Bunga saat ini sedang menyusui bayi mungilnya, sedangkan ardian bersiap mempacking barang barang nya dan barang milik bunga.
''Mas ardian, tolong gendong dulu yah, aku mau pipis dulu soalnya. ''
ucap bunga sambil merapihkan kancing bajunya dan ardian menghampiri lalu menggendong bayi perempuannya.
''Kamu cantik sekali putri ayah, mirip dengan ayah dan sangat mirip, jadilah anak yang penurut, menjaga ibu kalau ayah sedang tidak bersama ibu. ''
ucap ardian sambil mengelus pipi gembul anaknya yang masih bayi dan sedang terlelap.
Supir dan rama masuk untuk membantu membawa barang barang ardian dan bunga, rama senang karena ardian saat ini sudah sembuh total dan rama bernafas lega saat ini.
''Ayo kita pulang sekarang, pasti yang di rumah udah menunggu kedatangan kita. ''
ucap ardian saat bunga keluar kamar mandi.
Bunga mengangguk dan membawa tasnya, ardian memberikan bayinya pada bunga dan bunga saat ini yang menggendongnya.
''Mas mau memberikan nama siapa pada anak ketiga kita sekarang?? aku udah kasih dua nama untuk anak kita, kalau yang sekarang kamu yah. ''
ucap bunga sambil berjalan menuju lobi utama.
''Biarkan mamah dan papah yang memberikan nama untuk anak kita yang ketiga yah, boleh kan?? ''
''Boleh banget, pasti mamah akan mengurus anak kita yang sekarang, karena sesuai keinginan mamah, cucunya perempuan. ''
''Mamah sangat senang kemarin, cucu perempuan mamah ada dua, dia bilang mau mengurusnya dan menjaganya, jadi gak usah pakai jasa babby siter, karena mamah yang akan melakukannya. ''
''Kayla sudah besar soalnya, dia udah gak mau di atur sama mamah, semua sekarang ingin kemauan nya dia mas. ''
''Pantesan ajah mamah ingin anak kita perempuan, sekarang sudah terlaksana. ''
ucap ardian dan mereka sampai di lobi utama.
Rama membuka pintu mobilnya dan bunga juga anaknya yang masuk pertama, di susul oleh ardian selanjutnya.
Mobil langsung menuju kediaman bagaskara, saat ini bayi bunga begitu tenang dan terlelap, bayi nya sangat anteng dan gak terpengaruh dengan keadaan sekitar.
''ASI kamu keluar banyak sayang?? ''
tanya ardian dan bunga mengangguk.
''Banyak sekali mas, kayanya mas harus membeli freezer khusus stock ASI deh, sama botol botol obat yang kecil, sama lebel kecil untuk tanda nantinya, ASI nya akan aku pompa mas biar tenang pas di jaga oleh mamah. ''
__ADS_1
ucap bunga dan ardian mengangguk, rama langsung bersiap dan menyiapkan semua yang di ucapkan oleh bunga.
''Rama akan mengurus semuanya sayang. ''
ucap ardian dan bunga tersenyum.
Bunga terus menatap putri kecilnya, putri yang cantik dan mirip dengan ardian, gak ada yang mirip dengan bunga dari ketiganya, hanya kecerdasan dan genius bunga yang turun ketiga anaknya.
''Mas, ketiga anak aku semua mirip kamu, gak ada mirip mirip nya dengan aku loh. ''
ucap bunga dan ardian tersenyum.
''Itu tandanya kamu sangat mencintai suami kamu, makanya semua lebih mirip ke ayahnya, kamu lupa yah sayang, kal dan kay sangat menuruni kegeniusan kamu, itu sangat baik dan baik sekali kan. ''
''Mudah mudahan anak ketiga kita sama seperti kakak kakaknya yah. ''
ucap bunga dan ardian mengaminkannya.
Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman bagaskara, sudah ada nyonya rania, tuan tama dan ada mila juga doni yang ikut menyambut kedatangan bunga dan ardian juga bayinya.
Nyonya rania langsung mengambil alih cucunya dan bunga masuk di rangkul oleh ardian.
Kalandra, kayla dan doni saat ini sedang menata kado untuk bayinya bunga.
Senyum di bibir bunga terus mengembang, bunga bahagia karena saat ini keluarganya utuh kembali, ardian sudah pulih dan sudah berkumpul.
ucap bunga dan nyonya rania tersenyum lalu mengangguk.
''Sudah dong, karena kedua kakaknya berawalan huruf K, jadi adik nya juga berawalan kuruf K juga, mamah mau memberikan nama KEIZHA BAGASKARA, semoga anak kalian ini membawa kebahagian untuk kita semua dan membanggakan kita semua. ''
ucap nyonya rania dan semua mengaminkannya.
Bunga saat ini sedang mengobrol dengan mila, karena mila saat ini sedang program hamil untuk anak kedua nya dan dia bertanya banyak pada bunga.
''Kamu gak merasa sakit gitu pas melahirkan kemarin bunga?? ''
tanya mila di sela sela bunga sedang memompa ASI nya karena terus menetes.
''Yang namanya melahirkan itu pasti sakit lah mila, tapi aku menjalaninya dan menikmati semuanya, karena saat bayi itu lahir, rasa sakit itu lenyap dan bahagia yang paling di rasakan. ''
ucap bunga dan mila mengangguk.
''Aku udah lepas alat kontrasepsi nya kemarin, mudah mudahan ajah bulan depan hamil. ''
ucap mila dan bunga mengaminkannya.
__ADS_1
Ardian menghampiri bunga dan memberikan botol botol yang sudah di rendam air panas untuk stock ASI.
''ASI kamu melimpah yah bunga, dulu aku saat menyusui doni hanya empat bulan, karena ASI nya langsung gak ada kosong, udah ke dokter juga hasilnya tetap ajah gak memuaskan. ''
''Setiap ibu kan beda beda mila, aku pas melahirkan kal dan kay, ASI ku sangat melimpah dan sampai harus di stock, padahal aku juga sering menyusui langsung kan waktu itu, aku bersyukur sih. ''
ucap bunga dan mila mengangguk.
Saat ini bunga selesai menyetok ASI dan memberikan lebel tgl nya, bunga dan mila langsung membawanya menuju preezer.
Nyonya rania memberikan keizha untuk di berikan ASI dan mila langsung pamit karena rama sudah selesai mengerjakan kerjaannya dengan tuan tama.
Bunga langsung membawa babby kei menuju kamarnya, karena bunga ingin mengganti pakaiannya, ardian sedang duduk dan membaca sebuah artikel.
''Mas titip dulu kei, aku mau membersihkan tubuh aku, lengket banget soalnya. ''
ucap bunga dan ardian langsung menggendong putri kecilnya.
''Kamu anteng banget sayang, ayah senang jadinya mengurus kamu. ''
ucap ardian saat melihat putrinya yang terpejam dan menutup matanya.
Kayla dan kalandra masuk kedalam kamar dan membuat keributan, babby kei langsung terbangun dan menangis, ardian langsung memberikan susu yang sudah di siapkan bunga di dalam dot dan babby kei langsung terdiam dan anteng dengan susunya.
''Kalian ini kenapa ribut sih kalau masuk, jadi adiknya nangis karena kaget kan. ''
ucap ardian dengan nada lembutnya dan kedua anaknya meminta maaf.
''Ayah kenapa babby kei tidur terus, kapan main boneka nya sama kay?? ''
tanya kayla dan membuat ardian tersenyum lalu mengelus kepala kayla.
''Memang bayi seusia babby kei banyaknya tidur, nanti kalau sudah satu tahun baru bisa di ajakin main boneka sama kakak kay. ''
ucap ardian dan kayla mengangguk.
Kalandra dan kayla bergiliran mencium pipi adiknya dan langsung pamit menuju kamar mereka masing masing, ardian hanya bisa tersenyum dengan tingkah kedua anaknya.
.
.
.
.
__ADS_1
..............