Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Menjadi Istri seutuhnya


__ADS_3

Matahari sudah mulai berada di puncaknya dengan sinar yang begitu terang, sedangkan bunga dan ardian masih terlelap di kasur dengan saling memeluk, mereka kelelahan setelah pertempuran malam panjangnya.


Di kediaman tuan tama.....


Kedua anak bunga dan ardian di ajak pergi ke luar kota untuk menghadiri meeting, karena tuan tama menggantikan ardian, nyonya rania ingin ikut dan tidak seperti biasanya yang tidak pernah ikut kemanapun, tapi saat ini nyonya rania semangat ikut karena kedua cucunya juga ikut bersama mendampinginya.


''Mamah lebih baik kabarin bunga dan ardian, kalau anak anak kita ajak ke denpasar, nanti kalau mereka pulang mencari anak anak bagaimana?? ''


ucap tuan tama di sela sela nyonya rania sedang packing pakaian nya dan pakaian tuan tama.


''Papah ini, mereka itu dua hari di hotel dan lagian kita hanya tiga hari kan perginya, lusa sudah kembali juga, mamah nanti kirim pesan ke nomernya ardian, lagian papah kedua cucu kita senang di ajak jalan jalan. ''


jawab nyonya rania dan tuan tama hanya mengikuti semua ucapan istrinya.


''Cucu cucu omah udah rapih ternyata, bibi udah bantu kalian packing kan?? ''


ucap nyonya rania saat menghampiri kedua cucunya yang sedang duduk memainkan mainannya.


''Udah dong omah, kay dan kak kal udah siapkan pakaiannya untuk ganti di sana. ''


jawab kayla dan nyonya rania langsung mengacungkan jempolnya.


''Ayo kita berangkat, biar gak kemalaman sampai di tempat tujuan. ''


ucap tuan tama saat menghampiri istri dan kedua cucunya.


Nyonya rania langsung menggenggam tangannya kayla dan kalandra berjalan duluan dengan tuan tama.


Sepanjang perjalanan kayla terus berbicara dan menceritakan semua tentang dia saat di desa, nyonya rania begitu senang mendengar kepintaran kedua cucunya dan bangga dengan kedua cucunya.


''Ingat sayang, kalian harus bisa jaga kemampuan kalian yah dan jangan sampai terbaca oleh orang lain, biar gak ada yang memanfaatkan keahlian kalian. ''


ucap nyonya rania dan kedua cucunya mengangguk senyum.


Di hotel saat ini.....


Bunga membuka matanya dan merasakan tubuhnya semua sakit dan bagian intinya sangat perih dan terasa sangat sakit.


Ardian membuka matanya setelah mendengar rintihan sakit bunga.


''Kamu kenapa sayang?? ''


ucap ardian dan bunga langsung meringis menahan sakit.


''Badan aku sakit semua mas ardian dan punyaku terasa sangat ngilu dan sangat perih. ''


jawab bunga dan ardian langsung mencium kening bunga dan menggendong bunga menuju kamar mandi.


''Sebentar yah sayang, mas siapkan air hangat untuk kamu berendam, biar tubuh kamu hilang sakit dan ngilunya. ''


ucap ardian sambil mendudukan bunga di pinggiran bak rendam dan ardian mengisi air hangat juga memberikan aromatherapy.

__ADS_1


Bunga merendam tubuhnya dengan air hangat dan membuatnya lebih nyaman, sedikit menghilangkan pegal di tubuhnya dan ardian sedang menghubungi rama untuk mengirim pakaian bunga dan ardian ke hotel, ardian juga meminta rama mengirim laporan laporan kerjaannya.


''Jadi papah yang menggantikan aku ke denpasar dan papah membawa kedua anakku dan juga mamah ikut, tumbem mamah ikut perjalanan bisnis. ''


ucap ardian saat mendapatkan pesan dari nomer mamahnya.


Ardian memesan menu makan siang dan mereka berdua melewatkan sarapan paginya, ardian langsung menghampiri bunga yang sedang berendam dan ardian mandi di bawah guyuran shower.


Setelah selesai bersih bersih, bunga dan ardian menikmati makan siang yang merangkap dengan sarapannya.


''Sayang, mamah dan kedua anak kita menemani papah perjalanan bisnis ke bali dan tumben banget mamah ikut perjalanan bisnis mendampingi papah, biasanya mamah sangat susah. ''


ucap ardian di sela sela makannya.


''Bagus dong mamah menemani papah, mungkin karena ada kayla dan kalandra makanya mamah ikut. ''


jawab bunga dan ardian mengangguk.


''Mas ardian, pakaian kita udah di pesan kan??, aku gak nyaman pakai handuk terus loh. ''


ucap bunga dan ardian langsung tersenyum.


''Sudah dong dan nanti rama yang akan mengantarkan kesini, apa kita mau pulang ajah ke rumah, di rumah juga sepi kan, gimana kamu mau?? ''


''Boleh deh, lebih nyaman di rumah kayanya, disini sangat monoton, cuma di ranjang dan di sofa, kalau di rumah aku kan bisa jalan jalan ke taman. ''


''Baik lah, setelah rama memgantarkan pakaian, kita langsung pulang ke rumah, mas juga banyak kerjaan banget soalnya. ''


ucap bunga dan ardian mengecup bibir bunga.


''Kamu sekarang nyonya bagaskara, tugas kamu di rumah ajah manjain suami kamu dan mengandung kembali adik untuk kedua anak kita. ''


jawab ardian dan alana tersenyum mengangguk.


Pintu kamar di ketuk dan rama lah yang datang dengan membawa pakaian ganti untuk ardian dan bunga.


''Rama kamu tunggu di lobi sajah, saya dan bunga akan memutuskan untuk pulang soalnya. ''


ucap ardian saat menerima pakaian gantinya dan rama mengangguk.


''Baik tuan saya akan persiapkan semuanya dan menunggu di lobi bawah. ''


jawab rama dan ardian mengangguk.


Ardian membawa kotak berisi pakaian ganti untuk bunga dan untuk dirinya.


''Selesaikan makannya dulu, mas ganti pakaian duluan yah sayang. ''


ucap ardian dan bunga melanjutkan kembali makannya.


Bunga melihat pakaian yang di bawakan oleh rama dan semua lengkap dengan **********, bunga langsung kaget dengan semuanya.

__ADS_1


''Kenapa sayang?? ''


ucap ardian yang selesai berganti pakaian dan melihat bunga terdiam.


''Mas kenapa kak rama tahu ukuran dalaman aku semuanya loh. ''


jawab bunga dan ardian langsung tersenyum.


''Mas yang memberitahukannya dan yang belanjanya mungkin istri nya rama, masa iya rama belanja dalaman wanita. ''


ucap ardian dan bunga langsung lega mendengarnya.


''Udah selesai makannya, kalau udah cepat ganti pakaian kamu dan kita segera pulang. ''


''Baik mas ardian, aku ganti pakaiannya dulu. ''


ucap bunga sambil membawa pakaiannya ke kamar mandi.


Ardian merapihkan gaun pengantin bunga dan jas nya ardian, ardian tersenyum saat melihat noda darah di ranjang dan dia teringat saat malam kelam yang memaksanya untuk menyentuh bunga.


''Kenapa mas, ko senyum senyum gitu?? ''


tanya bunga yang menghampiri ardian yang sedang tersenyum.


''Lihat itu ranjangnya, ada bercak noda darah dan itu sama seperti noda pertama, mas melakukannya ke kamu loh. ''


jawab ardian sambil menunjuk ke arah ranjangnya.


''Udah jangan di bahas lagi, lebih baik kita segera pulang dan istirahat, badan aku sangat sakit. ''


''Mau mas panggilkan tukang pijat profesional untuk memijat tubuh kamu?? ''


''Boleh mas kalau emang kamu ijinkan, tapi di rumah yah pijatnya dan gak mau di tempat spa. ''


''Siap tuan putri, mas akan meminta rama mencari tukang pijat yang handal yah untuk memijat tubuh lelah kamu. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk.


Ardian menggandeng bunga menuju keluar hotel dan bunga menenteng tas berisi gaun pengantinnya.


Ardian menuntun bunga untuk masuk kedalam mobil dan tak lama mobil yang di kemudikan rama berjalan menuju kediaman bagaskara.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.................................


__ADS_2