
Eka menunggu sambil menatap sekeliling ruangan fasha yang terlihat rapih dan bersih, eka tersenyum melihat lukisan wajah fasha yang super besar.
''Ternyata ada yah laki laki yang narsis dengan dirinya sendiri, majangin lukisan wajah sendiri segede pintu gitu, kalau aku lebih baik di jadiin buat nakutin tikus. ''
ucap eka sambil cekikikan dan tak lama eka kelelahan menunggu lama, eka langsung tertidur di sofa.
Di kediaman kayla saat ini....
''Sayangku, kenapa sih kamu marah marah ajah, mas salah apa coba. ''
ucap rafqy yang kebingungan dengan kayla yang marah marah gak jelas dari pagi sampai siang.
''Nanti yah kay jawabnya, kay mau makan dulu karena marah marah itu butuh tenaga dan kay harus makan biar tenaga kay kuat. ''
ucap kayla sambil memakan makanannya dan rafqy hanya tersenyum sambil sesekali mengelap makanan sisa di dagunya kayla.
''Kamu lanjutkan makan yah sayang, mas mau ke ruang kerja dulu. ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk.
Kayla melanjutkan makannya dengan lahap dan melupakan kekesalannya pada rafqy.
Pagi hari kayla di kejutkan dengan rafqy yang tidak ada di sampingnya saat kayla bangun tidur, kayla sangat suka mencium tubuh rafqy saat bangun tidur tapi rafqy pagi pagi sibuk dengan jogging, alhasil kayla terus uring uringan sampai siang, rafqy kelabakan dengan menenangkan kayla yang terus mendumel hingga akhirnya kayla minta makan dan dia pun tenang lalu teralihkan oleh makanan jadi marahnya pun sudah hilang.
Di perusahaan fasha saat ini....
Fasha selesai meeting langsung menuju ruangannya dan tersentak saat membuka pintu ruangannya ada wanita sedang tidur menutup wajahnya memakai jacket.
''Yogaaa..... ''
teriak fasha menggema di lantai teratas perusahaannya dan fasha langsung berlari dari ruangannya untuk menghampiri fasha.
''Ada apa bos?? ''
''Ada apa ada apa, itu siapa yang ada di dalam ruangan saya, emangnya ruangan saya itu kamar hotel. ''
ucap kesal fasha dan yoga langsung membuka ruangannya fasha dan yoga pun menepuk jidatnya karena bos nya benar benar pelupa.
''Kan bos sendiri yang meminta saya menjemput wanita aneh di lobi dan di minta menunggu di ruangan bos, masa bos lupa. ''
ucap yoga dan fasha langsung terdiam dan berfikir sesuatu.
''Yasudah lanjutkan kerjaan kamu, saya akan memulai mengerjai wanita aneh itu. ''
''Baik bos, wanita aneh itu namanya EKA, dia gak terima saya panggil wanita aneh tadi bos dan dia marah. ''
''Sudah sana kamu itu malah bahas yang lain, sana lanjutkan kerjaan kamu dan suruh OB membuatkan minuman buat wanita aneh itu. ''
ucap fasha dan yoga mengangguk.
Fasha masuk kedalam ruangannya dan menghampiri eka yang tertidur, fasha membuka jaket yang menutupi eka, fasha tersentak saat melihat eka tertidur pulas.
Fasha duduk di sofa sambil menunggu OB yang sedang menyiapkan minuman untuk eka.
''Enak sekali wanita aneh itu tidur, emangnya ruangan kerja saya ini kamar hotel. ''
ucap kesal fasha sambil membuka sebua kotak yang ada dihadapan wanita aneh itu.
''Oh dia mau menyogok saya dengan makanan ini, saya gak akan luluh yah wanita aneh. ''
ucap fasha sambil memakan makanan milik eka.
Eka membuka matanya saat fasha berteriak karena ada yang mengetuk pintu.
''Dimana ini, kok tempatnya beda yah. ''
Ucap eka yang belum sepenuhnya sadar dari bangun tidur nya.
__ADS_1
''Hey wanita aneh, kamu kira ruangan saya ini kamar hotel apa, tidur sampai pulas begitu. ''
ucap fasha dan berhasil membuat eka tersentak.
''Tuan kenapa ada disini, keluar sana. ''
ucap eka sambil mengelus dadanya yang masih kaget dengan suara fasha.
''Kamu lagi mimpi, lihat yang benar dan perhatikan, ini ruangan saya, dasar wanita aneh. ''
Eka langsung menunduk dan malu sendiri karena telah mengusir fasha, eka langsung tersenyum sambil menatap fasha.
''Maaf tuan, saya gak sadar barusan kalau ini tuh ruangannya tuan. ''
ucap eka sambil tersenyum masam dan melototkan matanya melihat bekal makanan nya habis.
''Kenapa tuan menghabiskan kue bekal saya, ini kaan makanan untuk menambah energi saya. ''
ucap kesal eka dan fasha mengangkat bahunya lalu melanjutkan makan kue di tangannya
''Bukannya makanan ini kamu bawa untuk menyojok saya biar gak marah sama kamu. ''
ucap fasha dengan entengnya dan eka langsung kesal.
''Seenaknya ajah bicara, buat apa saya nyogok tuan karena saya masih mampu membayar tagihan bengkelnya, makanan itu buat energi saya karena pasti kalau bertemu tuan itu selalu marah marah dan semua butuh makanan buat energi saya. ''
''Sudah sudah jangan bahas lagi makanan, saya akan ganti makanan kamu. ''
''Gak mau, makanan ini tuh gak akan ada di toko manapun karena ini di buat saya sendiri. ''
''Yasudah kamu buat lagi ajah, apa susahnya sih. ''
ucap fasha dengan entengnya dan eka memilih diam dan malas kalau berdebat dengan fasha.
''Yasudah saya akan mengganti kue kamu dengan mentraktir kamu makan siang di restoran mewah, itu cukupkan untuk membayar makanan yang saya makan barusan. ''
ucap fasha dan eka semakin kesal.
ucap eka kesal dan fasha langsung tersentak dengan wanita di hadapannya yang aneh dan berbeda dari wanita lain.
''Yakin bisa membayar total tagihannya. ''
''Bisa lah, anda meremehkan saya sekali tuan. ''
Fasha langsung menuju meja kerjanya dan mengambil total tagihan bengkelnya lalu memberikan pada eka, eka menerimanya dan tersentak karena tagihannya begitu besar.
''Mahal sekali taihannya, ini harga satu mobil loh tuan, pasti anda memanipulasinya kan biar jadi mahal, ayo ngaku tuan. ''
''Enak sekali kamu menuduh, kamu tau mobil saya itu harganya mahal dan mewah, mobil yang di bawa langsung dari luar negeri, jadi wajarlah tagihan perbaikannya bisa sampai semahal itu. ''
''Wajar dari mana nya tuan, ini sampai seratus juta loh, paling kalau biasa penyok gitu hanya sepuluh juta. ''
''Udah kamu ngaku ajah kalau kamu gak mampu membayarnya kan, saya akan memaafkan kamu dan menganggap semua lunas tapi ada syarat nya. ''
ucap fasha dengan senyuman kelicikannya.
''Ogah, tunggu disini tuan saya siapkan uangnya dulu, saya gak punya uang cash sebanyak itu. ''
''Oh... gak bisa kamu pasti mau kabur kan. ''
''Enak ajah nuduh saya seperti itu, saya mampu untuk membayarnya yah. ''
''Yasudah bayar sekarang dan gak usah meminta saya menunggu. ''
Eka langsung membuka handphonenya dan menelphone asistennya.
''Hallo desi, kamu siapkan uang seratus juta dan antarkan ke perusahaan START MONTH, sekarang juga dan jangan banyak tanya, satu lagi des, bawakan saya makanan kesukaan saya, saya tunggu sekarang. ''
__ADS_1
''Baik mba saya laksanakan. ''
Panggilan berakhir......
Eka terdiam dan memijat pelipisnya yang terasa berdenyut, dia harus mengeluarkan uang yang besar hanya untuk kerugian itu, fasha merasa iba melihat eka yang diam dan tanpa bicara.
''Kamu jangan tertipu fasha, dia hanya pura pura agar dapat iba dari kamu. ''
gumam fasha dengan senyum liciknya.
''Mau kemana kamu?? ''
ucap fasha saat melihat eka berdiri.
''Mau ke lobi, karena orang suruhan saya di bawah menunggu, bukannya tuan mau uang ganti rugi. ''
ucap kesal eka dan fasha meminta eka duduk.
''Sudah kamu duduk ajah, asisten saya yang akan menjemput teman kamu. ''
ucap fasha dan langsung menghubungi yoga untuk menghampiri ke lobi.
Eka kembali terdiam dan tak lama pintu di ketuk, yoga masuk dengan membawa sebuah tas dan kotak makanan.
''Ini tuan pesan anda, tadi orang yang antarkan ini langsung pulang lagi. ''
ucap yoga dan eka langsung mengambilnya.
Eka langsung membuka tas dan mengeluarkan uang seratus juta lalu memberikannya pada fasha.
''Ini uangnya lunas yah tuan dan saya permisi, semoga saya tidak bertemu dengan anda lagi agar saya tidak sial, permisi selamat siang. ''
ucap eka sambil membawa tas dan membawa kotak makanan.
Fasha langsung terdiam dan menatap kepergian eka yang keluar dari ruangannya, fasha merasa kasihan melihat wajah eka yang terlihat sedih.
''Aku kok merasa kasihan pada wanita aneh itu, padahal gak niat untuk meminta ganti rugi. ''
ucap fasha dan langsung menatap dua gepok uang yang ada dihadapannya.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
...............................