Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
Pesta Ulang Tahun Twins K


__ADS_3

Tepat dua belas minggu saat ini kehamilan bunga, perutnya masih rata dan belum terlihat membuncit, hari ini juga sedang sibuk sibuknya persiapan ulang tahun twin K kesayangan keluarga bagaskara, bunga hanya membantu yang ringan ringan dan dia tidak di perbolehkan ikut andil .


Kedua anak ardian dan bunga begitu antusias dan membuat omah juga opah nya ikut senang.


''Kamu lagi apa sayang?? ''


tanya ardian saat menghampiri bunga yang sedang duduk dan memperhatikan kedua anaknya yang sedang asik dengan persiapan ulang tahunnya.


''Lagi melihat pemandangan yang membuat aku bahagia mas, kedua anak aku gak kerasa sekarang berusia delapan tahun, semalam anak anak menanyakan nenek dan kakek akan datang atau tidak, tapi aku gak bisa memberitahukan yang sebenarnya, aku hanya bilang nenek dan kakek sudah tua dan gak bisa kemana kemana, nenek dan kakek hanya memberikan doa ajah, kedua anak kita mengerti mas, mungkin biasanya setiap tahun aku hanya berlima merayakan nya tapi sekarang akan ada banyak orang yang merayakannya. ''


ucap bunga dengan nada sendu dan ardian hanya bisa merangkul bahu bunga dan menenangkannya.


Kalandra dan kayla langsung menghampiri bunga dan ardian, setelah melihat ardian sedang bersama ibunya.


''Ayah lihat kal punya hadiah untuk ayah, ayo pakai sama ayah kalau ayah pergi keluar rumah. ''


ucap kalandra sambil memberikan sebuah benda kecil dan lebih mirip seperti kancing.


Ardian menerimanya dan bingung benda apa yang di berikan kalandra untuknya.


''Sayang ini apa sebenarnya?? ayah gak mengerti. ''


''Ini tuh sebuah alat komunikasi, ayah bisa memakainya untuk pekerjaan dan kal juga membuatnya untuk om rama juga. ''


''Komunikasi apa kal?? ''


ucap bunga yang mengambil benda dan melihatnya.


''Seperti handphone, ayah kalau pakai alat ini gak akan bisa bohong dan akan ketahuan, kal dan kay juga memakainya loh tapi di pakai di jam tangan. ''


''Kalian ini sangat mengerti kebutuhan nya ayah yah, jadi gak susah deh kalau ayah menghubungi om rama, tinggal bicara ajah dan om rama akan datang. ''


''Iya semacam itu ayah, kalau ayah nakal dengan wanita lain selain ibu dan omah, kal akan mengetahuinya dan kal akan marah ke ayah. ''


ucap kal dengan nada mengancam dan bunga langsung tertawa sedangkan ardian langsung menghembuskan nafasnya.


''Kamu emang anaknya ibu paling the best. ''


ucap bunga sambil mengacak rambut kal dan kal tersenyum bangga.


''Ayah jangan takut, kalau ayah gak melakukan kesalahan ke ibu, pasti kak kal gak akan marah, kay sama kak kal kan sayang ibu. ''


ucap kayla dan ardian langsung tersenyum.


''Anak anak ayah emang the best, bantu ayah untuk menjaga ibu dan calon adik kalian yah. ''


ucap ardian dan kedua anaknya mengangguk dan langsung memeluk ardian bersamaan.


Bunga hanya bisa mengelus kepala kedua anaknya, bunga bangga memiliki anak seperti kalandra dan kayla, sangat saling menyayangi dan saling menjaga, kedua anak bunga juga kompak dan kalau bersatu akan menciptakan sesuatu yang baru.


''Besok adalah pesta ulang tahun kalian yang pertama di rayakan dengan ayah, omah dan opah, kalian mau kado apa dari ayah?? ''


ucap ardian saat kalandra melepaskan pelukannya tapi kayla malah duduk di pangkuan ardian.


''Kal gak mau kado, karena semua sudah kal dapatkan, kal hanya mau ayah tetap dengan kal, kay, ibu dan calon adiknya kal, ayah harus selalu ada dengan kita semua jangan pergi lagi yah. ''

__ADS_1


Ucap kalandra dan ardian tersenyum lalu mencium kening kalandra dan kayla.


''Ayah janji akan selalu ada untuk kal, kay, ibu dan calon adik kalian. ''


jawab ardian dan kalandra juga bunga langsung memeluk ardian bersamaan.


''Kay kehimpit sakit loh ayah. ''


protes kayla dan bunga langsung melepas pelukannya.


''Udah jangan sedih sedih lagi yah, kal dan kay lebih baik menghampiri omah yah dan bantu omah mempersiapkan semuanya, lihat omah duduk sendiri loh. ''


ucap bunga dan kedua anaknya mengangguk dan langsung menghampiri omahnya.


Pesta perayaan......


Ballrom hotel mewah milik keluarga bagaskara, di sulap menjadi sebuah arena perayaan ulang tahun dengan tema anak anak sesuai dengan usia kedua anaknya ardian, bunga dan ardian memakai pakaian senada dengan kedua anaknya dan kedua orang tua ardian, rekan bisnis ardian semua di undang dan semua yang memiliki anak kecil membawanya untuk menghadiri pesta perayaan ulang tahun.


Rangkaian demi rangkaian di lalui dan saat ini kayla sedang mengiringi sebuah lagu dengan lukisan pasirnya, semua yang hadir begitu takjub dengan keahlian kayla di usianya yang baru menginjak delapan tahun.


Pujian demi pujian di berikan kepada kedua anaknya ardian dan bunga, calon pewaris kerajaan bisnis bagaskara.


''Makasih mas ardian, di ulang tahun ke delapan ini, kedua anak kita begitu mewah dan megah, kedua anak kita di kenalkan ke publik, terimakasih mas. ''


ucap bunga saat berada di samping ardian yang merangkul pinggang bunga.


''Ini sudah tugas mas sebagai ayahnya, terimakasih kamu telah melahirkan kedua anak kita yang begitu cerdas dan begitu hebat. ''


ucap ardian sambil membawa bunga kedalam pelukannya dan bunga membalas memeluk erat tubuh ardian.


''Kenapa papah dan mamah seperti orang tuanya kal dan kay, kita seperti bukan orang tuanya yah. ''


ucap ardian dan bunga langsung memukul lengan ardian.


''Kamu itu, biarkan mamah dan papah yang mengurua anak kita, lagian aku senang malahan, kedua anak kita mendapat kasih sayang yang penuh dari opah dan omahnya. ''


ucap bunga dan ardian hanya bisa mengangguk setuju dengan ucapan bunga.


Acara puncak pun di mulai yaitu peniupan lilin ulang tahun, bunga dan ardian langsung di panggil oleh pembawa acara untuk maju kedepan menghampiri kedua anaknya.


Bunga langsung menggandeng lengan ardian dan mereka berdua berjalan menuju kedepan podium untuk mendampingi kedua anaknya.


Bunga dan ardian begitu serasi dengan gaun dan jas yang melekat di tubuhnya, semua yang datang menghadiri pesta begitu terpikat melihat bunga dan ardian.


Acara peniupan lilin pun di mulai, kalandra di gendong oleh tuan tama dan kayla di gendong oleh ardian, bunga dan nyinya rania berada di samping tuan tama dan ardian.


Setelah lilin berhasil di tiup dan padam, semua tamu undangan langsung bertepuk tangan.


Kalandra dan kayla langsung mendapat ciuman hangat di pipinya, dari orang tuanya dan juga omah opahnya.


Setelah selesai acara peniupan lilinnya, tamu undangan langsung di persilahkan untuk mencicipi hidangan yang telah di sediakan, bunga saat ini sedang mengobrol dengan mila, sedangkan ardian sedang menyapa rekan bisnisnya di dampingi rama, kal, kay dan doni sibuk bermain dengan mainan baru, tuan tama dan nyonya rania sibuk dengan teman semasa mereka kuliah dan temannya menghadiri acara setelah tuan tama sengaja mengundangnya.


''Bunga, selamat yah karena kamu sedang hamil lagi saat ini. ''


ucap mila sambil mengelus perut bunga yang masih terlihat rata.

__ADS_1


''Terimakasih mila, kamu kapan memberikan adik untuk doni, masa hanya satu anak kamu, kalah sama aku dong sekarang mau tiga. ''


''Aku bukan gak mau kasih adik untuk doni, tapi aku masih takut untuk melahirkan, sakitnya itu sangat terasa sekali bunga. ''


''Kamu itu cemen sekali, aku dulu melahirkan normal langsung dua loh, tapi gak kapok dan tetap hamil lagi sekarang. ''


''Udah jangan bahas aku hamil lagi, bunga kamu percayakan sekarang, kalau kayla mirip istrinya tuan tama. ''


''Benar mila aku heran kenapa bisa yah, padahal selama aku bekerja di perusahaan bagaskara, aku belum pernah bertemu nyonya rania, tapi kenapa anak aku mirip sekali dengan nyonya rania. ''


''Itu namanya takdir dan keluarga bagaskara gak akan meragukan kedua anak kamu lagi, karena anak kamu membuktikan kalau dia darah dari keluarga bagaskara dan kedua mertua kamu sangat menyayangi anak kamu yah bunga. ''


''Bukan sangat lagi tapi sangat sangat meyayangi kedua anak aku, aku juga di wanti wanti untuk hamil lagi, karena nyonya rania ingin mengurus bayi dan mas ardian ingin merasakan mendampingi kehamilan aku, makanya aku hamil lagi sekarang. ''


''Iya bunga aku ikut senang banget, nenek dan kakek akan bahagia di alam sana, karena kamu saat ini sudah bahagia dengan kekuarga kamu. ''


ucap mila dan membuat bunga langsung meneteskan air matanya karena begitu merindukan nenek dan kakek.


''Aku sedih mila karena gak bisa berziarah ke pemakaman kakek dan nenek, kondisi kehamilan aku yang sekarang sangat rentan dan keluarga mas ardian melarang aku pergi kemana kemana dan aktivitas berat, makanya aku hanya di rumah dan kalau bosan paling jalan jalan sekitar komplek. ''


ucap bunga dengan nada sendu dan mila langsung mengelus lengan bunga.


''Udah jangan sedih lagi, nenek dan kakek akan sedih juga loh, sekarang kamu fokus dengan kehamilan kamu yah, turuti semua keinginan suami dan kedua mertua kamu, semua demi kebaikan kamu juga. ''


''Benar mila aku juga akan berusaha untuk bahagia kakau membahas nenek dan kake. ''


''Gitu dong, kan aku jadi senang deh dengarnya, oh iya aku lupa memberitahuka sama kamu, tuan ardian memberikan sebuah rumah mewah, lengkap dengan fasilitas nya loh ke aku dan mas rama, sekarang aku gak cape di rumah, ada pembantu dan suster yang menjaga doni. ''


ucap mila dengan nada senangnya.


''Emang maunya kamu kan jadi ratu dan tidak cape mengurus rumah tangga, terus kerjaan kamu apa sekarang?? ''


''Iya dong aku emang menginginkan jadi nyonya rumah, tugasku hanya melayani suami di ranjang. ''


ucap mila dan bunga langsung memukul lengan mila karena mila sangat sembarangan kalau bicara.


''Saring tuh ucapan, banyak anak anak disini. ''


ucap bunga dan mila hanya tertawa.


Pesta mewah perayaan ulang tahun twins K, berahir tepat pukul sembilan malam, semua tamu undangan sudah meninggalkan ballroom hotel dan mereka di berikan sovenir mewah sebagai tanda terima kasih dari keluarga bagaskara.


Kedua anak ardian di bawa pulang oleh omah dan opahnya, bunga dan ardian pulang berdua di dalam mobil tanpa supir.


.


.


.


.


.


..................

__ADS_1


__ADS_2