Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
S2 - Kemarahan Ardian


__ADS_3

Dikediaman bagaskara saat ini.....


Ardian sedang menunggu kedua putrinya yang kedapatan berbohong, ardian di beritahukan oleh pengawal nya mengenai keizha yang bertanding basket tanpa sepengetahuan ardian dan bunga.


''Mas ardian, kita nanti bicarakan dengan anak anak secara baik baik, jangan dengan kemarahan yang nantinya akan membuat anak kita terluka, pliis mas aku mohon. ''


ucap bunga yang melihat raut wajah kemarahan ardian namun ardian tetap diam dan tidak mendengarkan ucapan bunga.


''Kak kayla, kei kok mendadak takut yah untuk masuk ke dalam rumah, gimana kalau ayah marah??. ''


ucap keizha saat kayla memparkirkan mobilnya.


''Jalan satu satunya kita minta maaf dan jujur tentan pertandingan kamu kei. ''


jawab kayla dan membuat keizha terdiam.


Kayla langsung membawa keizha masuk dan menggandeng tangannya, mereka berdua merasakan hawa berbeda di dalam rumahnya saat memasuki ruangan.


Bunga langsung tersenyum dan menghampiri kedua putrinya.


''Kalian berdua bersih bersih, terus turun lagi yah sayang, ibu dan ayah menunggu di ruang keluarga. ''


Kayla dan keizha mengangguk dan meninggalkan ibunya menuju kamarnya masing masing, kayla terus melamun dan harus menerima konsekuensinya dengan semua tindakannya yang memberikan lampu hijau untuk adiknya bermain basket.


''Gimana nanti ajah deh, lebih baik aku mandi dan segera menuju ke ruang keluarga. ''


ucap kayla sambil masuk kedalam kamar mandi dan segera membersihkan tubuhnya.


Keizha selesai mandi dan langsung masuk ke kamar kayla.


''Kakak masih mandi kayanya, lebih baik tiduran ajah di ranjang empuk kakak. ''


ucap keizha yang mendengar suara gemercik air dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.


Beberapa menit kemudian kayla keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk dan langsung memakai pakaiannya.


''Kebiasaan anak itu pasti tiduran di ranjang aku dan pasti langung tidur kayanya. ''


ucap kayla saat menyisir rambutnya dan melihat keizha di ranjangnya tertidur.


''Keizha ayo bangun dan kita harus menghampiri ayah loh dan mengakui semua kesalahan kita. ''


ucap kayla yang mengguncang tubuh keizha yang tertidur di ranjangnya, tak butuh lama keizha membuka matanya dan mengikuti kayla menuju ruang keluarga.


''Duuh, wajahnya ayah gak bersahabat banget yah, gimana ini. ''

__ADS_1


gumam kayla saat melihat raut wajah ardian yang terlihat menahan kemarahan.


Kayla dan keizha duduk di sofa dihadapan ayah dan ibunya, bunga tersenyum ke arah dua putrinya, sedangkan ardian tetap dengan wajah masamnya.


''Ayah maafkan kay yang gak memberitahukan tentang pertandingan basket keizha dan malah mendukungnya, kay mengakui kesalahan kay. ''


''Jangan salahkan kak kayla ayah, kei yang udah maksa dan mengancam kakak agar mengikuti semua keinginan kei, biar kei yang di hukum dan jangan kakak nya kei yah ayah, maafkan kei. ''


Ardian menghembuskan nafas kesalnya karena kedua putrinya begitu kompak membela masing masing, bunga hanya tersenyum melihat kasih sayang kedua anak gadisnya.


''Kayla bagaskara, kamu mengetahui kan bagaimana kondisi adik kamu saat ini, bagaimana kalau adik kamu drop karena kelelahan bermain basket, kamu melupakan riwayat penyakit adik kamu atau karena kamu seorang dokter dan dengan mudahnya memberikan ijin untuk adik kamu. ''


ucap ardian dengan nada yang lantang dan membuat kayla menunduk dan menangis.


Saat keizha akan berbicara dan membela kakaknya, ardian langsung menghentikannya.


''Jangan bicara dulu kamu, selesai dengan kakak kamu, baru kamu yang akan ayah tanya. ''


ucap ardian dan keizha mengangguk.


''Ayo jawab pertanyaan ayah, jangan hanya menunduk dan menangis, kamu adalah anak yang selalu ayah banggakan karena kamu itu penurut dan gak pernah melanggar semua perintah atau aturan ayah, tapi kenapa kamu mendadak menjadi anak yang melanggar perintah ayah, ada apa dengan kamu kayla??. ''


ucap ardian dengan nada tegasnya dan membuat kayla langsung mengangkat wajahnya yang tertunduk.


''Jangan bawa bawa gelar kayla ayah, semua gak ada hubungannya dengan gelarnya kayla, kayla tau kalau kayla melanggar semua aturan dan perintah ayah dan kayla mengakuinya, kayla minta maaf karena semua kayla lakukan hanya untuk memberikan kesempatan untuk keizha bahwa dia anak yang hebat dan bisa melawan masa lalu nya. ''


''Ayah, kayla bukan sok pintar atau sok dengan gelar kayla, kondisi keizha sudah pulih seratus persen, kayla sudah memberikan pengobatan terbaik untuk keizha, kalau ayah gak percaya, besok kita akan lakukan medical cek up untuk mengetahui kondisi keizha saat ini, pencangkokan ginjal pada keizha sudah pulih dan keizha bebas melakukan semua keinginannya, kayla gak akan sembarangan memberikan ijin untuk keizha sebelum kayla pastikan kondisi keizha. ''


ucap kayla dan ardian menatap putrinya mencari kebenaran.


''Ayah mengkhawatirkan kei karena kei penyakitan, kei udah pulih ayah dan kenapa kei gak di beri kesempatan untuk membuktikan kalau bukan hanya kedua kakaknya kei yang hebat, kei juga punya kehebatan, urusan takdir dan kematian semua tuhan yang mengatur bukan aturan dan perintah ayah, bisa ajah kan kei meninggal saat kei sedang duduk dan berkumpul dengan kalian, kei mohon sama ayah, berikan kei kesempatan untuk menggapai semua cita cita kei, kei bosan dengan aturan dari ayah, kei bukan anak penyakitan dan kei sudah sehat ayah dan kei gak sekarat. ''


ucap keizha sambil menangis dan membuat ardian menatapnya dengan tatapan sendu.


''Kei punya keyakinan kalau kak kayla itu akan melindungi kei, mengobati semua kesakitan di tubuh kei, bahkan luka operasi saat ini hilang ayah, perut kei sudah gak pernah merasakan kesakitan, kak kayla setiap malam selalu memeriksa kondisi kei, jangan salahkan kakak dan kei yang memaksa kakak untuk memberikan ijin dan kei meminta kakak mendampingi pertandingan kei, karena kei tau kalau kakak akan melindungi kei dengan kehebatannya dan perawatannya dan kei udah membuktikannya, kei gak merasakan kesakitan bahkan kei sudah pulih ayah, besok kita buktikan ke rumah sakit tentang kondisi kei untuk meyakinkan ayah. ''


ucap keizha dengan menangis dan langsung memeluk kayla.


Ardian terdiam melihat kasih sayang diantara kedua anaknya, ardian mendekat dan memeluk kedua anak gadisnya, bunga diam dan hanya bisa menangis melihat apa yang terjadi di hadapannya.


Kalandra menghampiri bunga dan memeluknya, bunga langsung membalas pelukan putranya dan menangis di dekapan kalandra.


''Ayah sayang kalian berdua, jangan membuat ayah khawatir lagi yah dan besok kita lakukan pengecekan keseluruhan untuk kamu keizha, cukupsekali ayah kehilangan putri ayah dan ayah gak mau kehilangan lagi, sakit sekali rasanya. ''


ucap ardian sambil menangis dan mencium kepala dedua anaknya bergiliran.

__ADS_1


Kayla mengeratkan pelukannya dan menangis, keizha anak yang kuat dan tak pernah menangis, namun saat ini langsung menangis dan memeluk ayahnya.


Kalandra membawa bunga untuk mendekat ke ayahnya setelah ardian melambaikan tangannya, ardian langsung memeluk semua keluarganya, bagi ardian istri dan ketiga anaknya adalah nafasnya, kehidupannya dan kekuatan hidupnya.


''Ayah sayang kalian berempat, kalian adalah nyawa bagi ayah dan ayah gak akan sanggup melihat kalian terluka, ayah akan melakukan apapun untuk kebahagiaan kalian, kesayangan ayah dan kalian adalah nafas ayah. ''


ucap ardian saat kalandra dan bunga mendekat.


Ardian melepaskan pelukannya dan menatap bunga yang sesegukan menahan tangisnya, ardian langsung membawa bunga kedalam pelukannya dan tangis bunga langsung pecah.


''Makasih sayangku, karena kamu adalah istri juga seorang ibu terbaik, udah jangan menangis lagi yah, lihat anak anak memperhatikan kita saat ini. ''


ucap ardian sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air mata bunga lalu mencium kening bunga.


''Kalau mau menebar keromantisan jangan disini ayah, kei udah laper pengen makan. ''


ucap keizha dan membuat kalandra menarik hidung keizha, karena keizha mengganggu ayah dan ibunya.


''Maaf sayang, ayo kitamakan sekarang. ''


ucap ardian tersenyum dan membawa semua keluarga menuju meja makan dan sudah terhidang makanan di meja makan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


...................../


__ADS_2