
Bunga keluar dari kamar mandi dan segera menuju meja kerjanya dan merapihkan semua pekerjaanya.
Bunga meminta ijin pulang jam makan siang karena memang tubuhnya sangat lelah dan mual terus menerus, ardian mengijinkannya dan dia meminta supir perusahaan mengantarkan bunga pulang.
Dua puluh menit kemudian bunga sampai di rumahnya dan merebahkan tubuhnya langsung di ranjang dan tak lama bunga terlelap.
Tepat pukul lima sore bunga membuka matanya karena ada yang mengetuk pintunya.
Bunga langsung berjalan menuju pintu dan ternyata sahabatnya yang datang dengan perut buncit yang sedang hamil.
''Bunga, mas rama bilang kamu sakit, udah ke dokter belum?? ''
tanya sahabat bunga sambil membuka buah buahan segar untuk di berikan pada bunga.
''Plis deh mila, kamu sama kak rama lebay, aku masuk angin ajah dan istirahat sebentar juga sembuh. ''
jawab bunga sambil memakan buah buahannya.
Setelah beberapa suapan makan tiba tiba bunga mual dan langsung berlari ke kamar mandi, mila mengerutkan dahinya dan langsung menuju kamar mandi dan mengurut pundak bunga agar lebih nyaman.
''Minum dulu air hangatnya. ''
ucap mila sambil memberikan air hangat untuk bunga minum.
''Makasih mila, aga enakan sekarang perutnya. ''
ucap bunga dan mila memapah bunga menuju kursi dan bunga langsung duduk.
''Bunga, aku tau kamu kenapa dan ini bukan masuk angin biasa tapi kamu hamil, siapa yang menghamili kamu bunga, cerita ke aku. ''
ucap mila yang duduk di sebelah bunga dan memegang tangan bunga yang terasa dingin dan wajah yang begitu pucat.
''Iya mila aku hamil dan sekarang usianya tiga minggu, aku harus gimana mila, hiks....hiks....''
jawab bunga dengan tangisnya yang gak bisa di bendung lagi, mila langsung memeluk tubuh lemah bunga dan mengelus punggungnya bunga.
''Sstttt.....kamu jangan nangis, ada aku dan ada mas rama yang akan membantu kamu, lihat aku dan jujur ke aku, siapa ayah dari anak yang kamu kandung?? ''
ucap mila sambil melepas pelukan nya dan meminta bunga menatapnya untuk menjelaskannya.
''Kamu janji yah gak akan menceritakan pada kak rama, aku gak mau ayah anak ini tau kalau aku hamil, aku hanya jadi bahan taruhan dan dia mendapatkan kapal pesiar sesuai dengan kesepakatan. ''
__ADS_1
ucap bunga dan mila langsung melototkan matanya.
''Maksud kamu apa bunga, jelaskan yang benar dong aku gak mengerti. ''
''Tuan ardian bagaskara adalah ayah dari anak yang aku kandung mila, tapi aku hanya jadi bahan taruhan dia karena dia ingin kapal pesiar, hiks....hiks.....''
''Kurang ajar sekali laki laki itu, kata mas rama tuan ardian menyukai kamu dan kalian sangat dekat selama ini, jadi gak mungkin semua ini. ''
Bunga langsung menceritakan semuanya dari awal sampai ahir dan mila sampai murka dan bersumpah tidak akan memberitahukan kehamilan bunga walaupun pada suaminya.
''Bunga sebaiknya kamu pergi jauh sebelum di ketahui kehamilan kamu, pasti tuan ardian akan meminta menggugurkan kandungan kamu, karena akan mencoreng keluarga nya kan. ''
''Mila aku harus pergi kemana, aku gak punya saudara dimanapun. ''
Mila terdiam sebentar dan memikirkan tempat yang cukup aman untuk menyembunyikan bunga.
''Lihat aku bunga, kamu hebat dalam komputer dan kamu adalah hacker handal, kamu pergi ke desa kelahiran ibu aku, disana ada nenek aku dan kakek ku, kamu bisa tinggal disana dan menghapus semua jejak kamu agar tidak di ketahui siapapun, kamu mau kan tinggal di desa?? semua demi kebaikan kamu. ''
''Makasih mila dan aku mau, mau banget malah dan jangan pernah beritahukan semuanya pada kak rama atau pun orang tua kamu yah. ''
''Tenang semua aman, kamu siap siap dan aku akan menelphone nenek ku dulu yah, ngabarin kalau kamu akan kesana. ''
ucap mila dan bunga langsung ke kamar untuk mengepak semua pakaiannya dan bunga hanya membawa sedikit dan tidak terlalu banyak.
''Sudah di packing kan semuanya?? ''
ucap mila saat menghampiri bunga di kamarnya.
''Sudah mila, kamu janji yah jangan beritahukan aku kemana dan aku dimana, jangan kasih tahu kalau aku hamil juga. ''
''Iya bunga aku akan jaga semua rahasianya dan nenek aku bilang, menunggu kedatangan kamu di desa dan kamu lebih baik berangkat sekarang, besok sabtu dan kantor kan libur jadi gak akan ada yang curiga. ''
ucap mila dan bunga menganggukan kepalanya.
Mila mengantar bunga menuju travel dan memesan tiket atas nama naura dan mulai saat ini nama bunga di ganti menjadi naura.
''Hati hati dan ingan setelah nomer kamu ganti, kabarin aku yah bunga dan hapus semua jejak digital kamu disini bunga. ''
ucap mila dan bunga langsung memeluk sahabatnya itu.
''Udah udah, jangan cengeng yah kasihan dede bayinya kamu nanti cengeng, kalau udah sampai kamu kabarin pakai handphone nenek aku, nanti di travel tujuan kamu tinggal naik taksi dan berikan alamat ini dan nanti kamu akan sampai di depan rumah. ''
__ADS_1
ucap mila sambil melepas pelukannya pada bunga dan bunga langsung masuk kedalam mobil travel.
Mila secepatnya pergi takut ada yang melihatnya dan mobil yang di tumpangi bunga langsung berjalan menuju kota tujuan.
Sepanjang perjalanan bunga tidak mual dan muntah, sepertinya janinnya sangat mengetahui kondisi ibunya dan bunga merebahkan kepalanya pada sandaran mobil dan tak lama bunga terlelap.
Lima jam kemudian mobil travel sampai di kota tujuan, bunga membuka matanya dan saat ini sudah tengah malam, bunga turun dari mobil dan mencari hotel untuo menginap dan besok melanjutkan perjalanannya.
Bunga berhasil mendapatkan hotel untuk menginap dan bunga langsung merebahkan tubuhnya dan langsung terlelap.
Di kediaman bagaskara ......
Ardian baru menapakan kakinya di rumah karena dia habis kerja lembur karena bunga hanya setengah hari kerja dan membuat ardian sangat sibuk.
''Ardian kamu malam malam gini habis darimana?? ''
tanya tuan tama saat ardian sedang minum di dapur.
''Habis dari kantor papah, bunga kerja setengah hari makanya kerjaan ardian banyak sekali. ''
jawab ardian sambil duduk di sofa dan tuan tama menghampirinya.
''Bunga sakit apa ardian??, bunga wanita kuat dan kalau sakit dia tuh gak sampe libur kerja atau ijin setengah hari, coba kamu hubungi. ''
''Bunga sudah tidur mungkin papah, ini sudah tengah malam soalnya. ''
''Oh iya udah mau jam satu malam, kamu katanya mau menikahi bunga?? kenapa belum terus. ''
''Nanti papah nunggu sampai ulang tahun bunga ajah, ardian mau melamarnya. ''
''Masih lama dong, gimana kalau bunga hamil anak kamy loh ardian, cepat nikahi. ''
''Ardian melakukan cuma sekali, masa langsung hamil sih papah, aneh aneh ajah. ''
''Yasudah kalau gak percaya, papah mau tidur ngantuk dan kamu cepat tidur, ini sudah sangat larut. ''
ucap tuan tama sambil berlalu menuju kamarnya dan ardian langsung menuju kamarnya.
.
...
__ADS_1
........