
Dua bulan sudah ardian tak sadarkan diri, bunga dengan setia menemani ardian, bunga terbiasa di rumah sakit dan merawat ardian setiap harinya, segala cara sudah di lakukan oleh tuan tama, ardian sempat di bawa ke luar negeri namun tetap tidak ada perubahan,
Tubuh ardian stabil namun ardian masih betah dengan mata terpejamnya, bunga selalu mengajak nya mengobrol namun ardian tidak ada tanda tanda meresponnya, paling saat bunga menangis ardian ikut meneteskan air matanya.
Bunga sudah berjuang untuk membuat ardian sadar namun ardian tidak ada tanda tanda sadar.
Di kediaman bagaskara saat ini....
Kayla ahirnya mengikuti sekolah home school dan kayla begitu pintar dan cepat tanggap, sedangkan kalandra sekolah di sekolah internasional mempelajari bisnis dan pelajaran umumnya.
Nyonya rania saat ini sedang menemani kayla yang sedang belajar, kayla begitu hebat menjawab semua pertanyaan yang di tanyakan oleh gurunya.
''Ardian segeralah sadar, lihat kedua anak kamu dua duanya begitu hebat, kayla bisa menyelesaikan pelajarannya dengan mudah, kalandra semakin hebat di dunia digitalnya. ''
ucap nyonya rania sambil meneteskan air matanya, sungguh sedih hatinya saat ini, ardian masih belum sadarkan diri, bunga yang sedang hamil tua harus menunggu ardian di rumah sakit karena bunga gak mau di gantikan.
Kayla selesai belajarnya dan gurunya pamit pulang, kayla langsung merapihkan buku bukunya.
''Omah kay boleh gak ke rumah saki bertemu sama ayah dan ibu?? ''
ucap kayla saat menghampiri nyonya rania.
''Bukan omah gak mau ajak kay untuk menemui ayah dan ibu, saat ini rumah sakit melarang anak di bawah umur untuk berada di rumah sakit, sabar yah sayang nya omah, kay doa kan ayah cepat pulih agar berkumpul keembali dengan kita semua. ''
ucap nyonya rania dan kayla mengangguk patuh.
''Sekarang kay ganti pakaian dan kay makan yah, omah sudah siapkan pasta kesukaan kay. ''
ucap nyonya rania dan kayla mengangguk.
Kayla langsung menuju kamarnya untuk menyimpan buku dan mengganti seragam home school nya.
''Omaaaah.....''
ucap kalandra sambil berteriak memanggill nyonya rania.
''Kal sayang, kebiasaan teriak teriak ajah, omah ada di ruang makan. ''
ucap nyonya rania dan kalandra menghampiri ke ruang makan.
''Kal ganti pakaian, cuci tangan, kaki dan cuci muka yah, turun lagi kesini, ajak kay juga yah, kita makan bersama sama. ''
''Baik omah, kal mau ganti pakaian dulu yah. ''
__ADS_1
ucap kalandra dan nyonya rania langsung tersenyum mengangguk.
Tak berselang lama kalandra ke kamar, kayla menghampiri ke ruang makan dan diikuti oleh kalandra.
''Yeyy....pasta kesukaannya kay, makasih omah. ''
ucap kayla senang karena saat ini ada pasta kesukaannya dengan toping daging cincang.
Kalandra, kayla dan nyonya rania memakan fasta nya dengan hening dan setelah selesai, kalandra mengajak kayla menuju ruang keluarga, karena kalandra akan memberitahukan sesuatu pada kayla.
''Kak kal mau kasih tau apa ke kay?? ''
''Sini kay duduk, kakak mau tunjukan sesuatu. ''
ucap kalandra dan kayla menghampirinya dan duduk di samping kalandra.
Kalandra dengan lancar memainkan leptopnya dan meminta kayla memanggil omahnya.
''Ada apa kal manggil omah?? ''
''Omah rumah sakit tempat ayah di rawat namanya rumah sakit apa dan dimana ruangannya?? ''
ucap kalandra dan nyonya rania langsung menyebutkan ruangan nya dan rumah sakitnya.
''Kal kamu dapat rekaman ruangan ayah kamu dari siapa, apa opah kalian yang memberikannya??
ucap nyonya rania dengan nada yang masih syok.
''Kal gak di kasih rekamannya omah, kal menyadapnya, tadi di sekolah ada buku bacaan dan kal membacanya, terus kal praktekin dan hasilnya benar kan omah, kal bisa menyadap rekaman cctv nya. ''
ucap kal dan membuat nyonya rania tersentak kaget dan langsung menelphone suaminya untuk segera pulang.
Nyonya rania terus memperhatikan kedua cucunya takut melakukan hal aneh, tak lama dari menelphone, tuan tama langsung datang dan menghampiri ke ruang keluarga.
''Mamah ada apa meminta papah pulang, di perusahaan lagi meeting loh papah. ''
ucap tuan ardian saat menghampiri istrinya.
''Kalandra bisa meretas cctv papah, kita harus bagaimana ini papah. ''
ucap nyonya rania dan tuan tama langsung tersentak kaget dan menghampiri kalandra.
''Kal kamu mempelajari dari mana sayang tentang menyadap?? ''
__ADS_1
tanya tuan tama saat menghampiri kalandra dan kayla.
''Kal tadi di sekolah dapat sebuah buku dan kal membacanya, terus di praktekan dan ternyata benar opah, bisa menyadap. ''
''Coba sadap di ruangan kerja opah. ''
ucap tuan tama dan kalandra langsung bertanya tentang nama perusahaan dan lantai berapanya.
Dalam sepuluh menit kemudian kalandra berhasil menyadapnya dan tuan tama langsung tercengang.
''Kal bisa menyadap semua cctv, asal jelas alamat atau nama tempatnya, pokonya letak cctv nya opah. ''
ucap kalandra dan tuan tama langsung meminta kalandra mendekat padanya.
''Kal dengarkan opah baik baik, jangan memberitahukan pada siapapun cara untuk menyadap, ini sangat bahaya kalau orang lain mengetahui caranya, biarkan ini menjadi kekuatan kamu yah kal, bisa berjanji pada opah gak kal, untuk menutupi semuanya. ''
''Siap opah, lagian ini kan kal gak mau kasih tahu rahasia pada orang lain, ini kan buat bekal kal nantinya kalau kal udah sukses seperti ayah dan opah. ''
ucap kalandra dan tuan tama bernafas lega, nyonya rania pun sama bernafas lega.
Tuan tama langsung terdiam dan lesu, fikirannya begitu berkecambuk dan masih syok dengan penemuan kalandra, kalandra bisa membuka kunci sandi yang hanya bisa di buka oleh hacker.
Di rumah sakit saat ini.....
Nyonya rania memberitahukan bunga tentang kejadian barusan yang kalandra ciptakan, bunga hanya bisa menghela nafasnya, karena bunga memang mengetahui kalau kalandra menguasai dunia hacker namun kalandra taunya hanya menduplikat dan menyalin.
Setelah panggilan berahir bunga langsung duduk di samping ardian dan menggenggam tangan ardian.
''Mas cepatlah sadar, kalandra sudah pintar menyadap cctv dan itu adalah dunia hacker, mas aku butuh kamu untuk menjaga anak anak kita yang begitu genius dan sangat hebat, kayla saat ini sedang home school agar menjadi seorang dokter. ''
ucap bunga sambil sesegukan dan menahan sakitnya, harus berjuang untuk membuat ardian sadar dan ardian gak ada respon sedikitpun.
''Mas aku akan berjuan menemani kamu untuk melewati masa koma kamu, tapi segeralah sadar mas, aku gak sanggup kalau harus terus menunggu kamu, anak yang ada di dalam kandungan aku saat ini sudah delapan bulan usianya dan bulan depan akan launching. ''
ucap bunga sambil membawa tangan ardian untuk menyentuh perut bunga yang sudah membuncit.
.
.
.
.
__ADS_1
. ............................