Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
S2 - Demi Kesehatan Opah Tama ( part 1 )


__ADS_3

Setelah rafqy di pindahkan ke ruangan rawat, kayla langsung memastikan kondisi rafqy stabil, kayla membuatkan resep obat untuk rafqy, lalu memberikannya pada ayahnya rafqy.


''Kak rafqy sudah stabil kondisinya dan hanya menunggu sadar yah om, ini resep obat tolong di tebus dan kalau kak rafqy sadar, kasih tahu kay dan nanti kay yang akan memberikan obatnya dan menanganinya. ''


ucap kayla dan raihan mengangguk.


''Iya kayla, nanti om akan menelphone kamu kalau rafqy sadar, tumben kamu praktek malam?? ''


''Ini kebetulan ajah om, kay lagi menangani opah yang lagi sakit. ''


jawab kayla namun saat akan menjawab, tuan mahendra dan yang lainnya datang dan membuat raihan berhenti berbicara.


''Mas gimana keadaan rafqy?? ''


ucap aira sambil menangis dan belum sadar kalau ada kayla yang menatapnya.


''Sayang sudah jangan menangis lagi, kamu tanyakan ke dokter yang menanganinya langsung. ''


ucap raihan dan aira langsung tersenyum karena dokter yang menangani putranya adalah kayla.


''Makasih kayla, kamu memang bisa di andalkan, tante mohon sama kamu, selamatkan rafqy yah. ''


ucap aira sambil memegang tangan kayla.


''Tante jangan khawatir yah, kak rafqy kondisinya sudah stabil dan tinggal menunggu sadar, kayla pamit yah takut ayah nyariin soalnya. ''


''Kayla emangnya ayah atau opah yang kamu sedang di rawat juga di rumah sakit ini?? ''


ucap raihan yang penasaran karena tadi terhenti saat istrinya menghampiri.


''Bukan ayahnya kayla om, tapi opah tama yang sekarang di rawat. ''


jawab kayla dan membuat semua tersentak, mahendra pun sampai terdiam.


''Kayla, boleh opah mahendra menemui opah kamu atau melihat keadaannya?? ''


ucap tuan mahendra dan kayla mengangguk.


''Aku juga ikut hendra, sekalian ingin melihat keadaan tama juga. ''


ucap tuan setiahadi dan tuan mahendra mengangguk.


Kayla hanya bisa heran menatap kedua opahnya rafqy dan aira langsung mengenalkannya karena melihat kayla kebingungan.


''Kayla ini opah setiahadi dan dia opah dari papahnya rafqy dan opah mahendra opah dari tante. ''


ucap aira dan kayla mengangguk.


''Yasudah kalau begitu kita sekarang melihat kondisi opah tama nya. ''


ucap kayla dan kedua opah rafqy mengangguk.


Kayla berjalan terlebih dahulu dan diikuti oleh kedua opahnya rafqy, ardian tersentak saat melihat kayla berjalan dengan kedua pria seusia papahnya dan ardian begitu tidak asing dengan wajahnya dan pernah di lihat.


''Kayla, sudah selesai memeriksa pasiennya?? ''


ucap ardian saat kayla menghampirinya.


''Sudah ayah dan ternyata kak rafqy lah yang kecelakaannya. ''


''Terus kondisinya sekarang bagaimana?? ''


''Kondisi kak rafqy udah stabil tinggal menunggu kesadarannya ajah, ayah kenal dengan opah mahendra dan opah setiahadi??, mereka berdua opahnya kak rafqy loh ayah. ''


''Masa kamu lupa dengan om, tega sekali. ''


ucap tuan mahendra dan ardian tersenyum.


''Bukan lupa om, tapi wajah om terlihat berbeda sekarang. ''


jawab ardian sambil menjabat tangan kedua opahnya rafqy.

__ADS_1


''Maksud kamu, kami berdua sudah tua. ''


ucap tuan setiahadi dan ardian langsung tersenyum.


''Oh iya, tama sakit apa dan kenapa sampai harus di rawat segala?? ''


ucap tuan mahendra yang melihat dari kaca jendela ruangan tuan tama di rawat dan ardian hanya bisa terdiam.


''Opah tama hanya kelelahan ajah opah, saat ini sedang istirahat dulu di ruang ICU dan tidak boleh di jenguk dulu, maaf yah opah. ''


jawab kayla dan kedua opahnya rafqy mengangguk.


''Semoga tama segera sadar yah, dia orang yang kuat dan om yakin itu. ''


''Makasih om untuk doanya, nanti ardian menjenguk rafqy dan melihat keadaannya. ''


ucap ardian saat kedua opah rafqy pamit dan ardian mengiyakannya.


''Ayah lebih baik pulang ajah, opah sadarnya besok malam jam sembilan, kay sudah menyiapkan suster untuk menjaga opah. ''


ucap kayla dan ardian menggelengkan kepalanya.


''Ayah mau disini menunggu opah, sampai opah sadar baru ayah akan merasa lega. ''


''Ayah, opah kan emang sengaja di istirahatkan sama kay dan kay pastikan opah akan segera sadar kok. ''


''Udah jangan bahas opah lagi yah kay, rafqy kecelakaan nya itu apa ada hubungannya tadi siang pas dia pergi dari rumah dengan tergesa gesa dan raut wajah yang murung?? ''


ucap ardian dan kayla terdiam.


''Kayla gak tau ayah penyebab kak rafqy kecelakaan, tapi kay sedikit bersalah dan takut karena sikap kay tadi siang dan kak rafqy kecelakaan. ''


''Sudah kay jangan memikirkan macam macam, semua sudah takdirnya dan kita hanya bisa berdoa saat ini, semoga keadaan rafqy membaik. ''


ucap ardian sambil mengelus punggung kayla yang terlihat sedih.


''Kalau ayah boleh tau, ada apa sebenarnya dan apa yang terjadi pada kamu dan rafqy tadi siang?? ''


''Berani sekali dia mempermalukan keluarga bagaskara, tenang kay, ayah akan membuat mereka jera dan kapok karena telah membuat kamu malu. ''


ucap ardian dengan nada marah dan kayla langsung menggelengkan kepalanya.


''Gak usah ayah, kay percaya dengan takdir tuhan, dia akan menerima akibatnya ayah. ''


Handphone kayla berdering dan raihan lah yang menghubungi, raihan mengabari kalau rafqy sadar dan memanggil nama kayla.


''Ayah antar aku ke ruangan kak rafqy yah, kay gak berani sendiri soalnya. ''


ucap kayla dan ardian mengangguk.


Kayla berjalan dengan ardian beriringan dan menuju ruang rawat rafqy, kayla berhenti saat melihat ada olivia disana.


''Kenapa sayang?? ''


ucap ardian saat kayla berhenti dan ardian menatap ke arah pandangan kayla.


''Ada ayah yang akan melindungi kamu disini sayang, jangan takut dan keluarga dia itu di bawah kekuasaan ayah. ''


ucap ardian dan kayla mengangguk.


Suster menghampiri kayla dan memberitahukan kalau rafqy kejang kejang dan kayla langsung berlari,


Kayla meminta semua keluar dan kayla langsung menangani rafqy.


Obatnya langsung di suntikan di infusan rafqy, beberapa saat kemudian rafqy tenang dan membuka matanya.


''Kayla, ini beneran kamu. ''


ucap rafqy merintih dan tersenyum.


''Kak rafqy jangan banyak bergerak, sakit yah semua tubuh kakak?? ''

__ADS_1


ucap kayla dan rafqy menggelengkan kepalanya.


''Kakak tidur yah, agar besok pagi semua tubuh kakak sembuh dan gak merasakan sakit. ''


ucap kayla dan rafqy mengangguk.


Kayla dan suster segera keluar ruangan rafqy dan semua keluarga langsung menghampiri kayla.


''Kayla mohon, jangan terlalu banyak orang di ruangan kak rafqy, saat ini kak rafqy sudah tenang dan besok akan sadar. ''


ucap kayla dan membuat semua mengangguk.


''Jadi dokter kayla ini anaknya tuan ardian?? ''


ucap tirta dan ardian mengangguk.


''Kayla adalah putri kedua saya, darah keturunan bagaskara. ''


jawab ardian dan tirta mengangguk.


Kayla dan ardian pamit karena harus menuju ruangan tuan tama kembali.


''Kayla, ayah akan memberitahukan sesuatu ke kamu dan ayah harap kamu akan menerima semuanya. ''


ucap ardian dan kayla mengerutkan keningnya.


''Ayah mau bicara apa ke kay, bicarakan ajah kalau emang penting. ''


''Sebenarnya opah kamu dan opahnya rafqy, menjodohkan kamu dan rafqy. ''


ucap ardian dan kayla langsung melototkan matanya dan tidak percaya.


''Ahh.... opah gak seru deh, jaman udah moderen masih jodoh jodohan ajah. ''


ucap kayla dan ardian mengelus kepala kayla yang duduk di sampingnya.


''Sayang, semua demi kebaikan opah dan kesehatan opah loh kay, kondisi opah saat ini tidak baik dan kamu mengetahui sendiri kan kay, opah gak bisa di bantah, lagian rafqy sangat mencintai kamu dan ayah bisa melihat dari tatapan matanya. ''


ucap ardian dan kayla hanya menghembuskan nafasnya dan terdiam.


''Bisa gak kayla minta kompensasi untuk perjodohan nya ayah?? ''


''Kamu itu, emangnya tahanan harus ada kompensasi, ada ada ajah kamu itu kay. ''


ucap ardian dan kayla merebahkan kepalanya di bahun ayahnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


....................................

__ADS_1


__ADS_2