Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
S2 - Wanita Aneh ( part Fasha )


__ADS_3

Fasha langsung keluar dari restoran mewah itu dan segera menuju rumah sakit untuk menjemput nadia yang di ijinkan pulang hari ini.


''Niat saya tulus untuk kerja sama dengan perusahaan, kenapa mereka semua berfikiran saya akan merebut kayla, saya juga masih punya harga diri dan gak mungkin jadi perebut istri orang, kasih sayang saya tulus untuk kayla kecil. ''


gumam fasha saat duduk di dalam mobilnya.


Fasha terus melamun dan menatap jalanan dari jendela mobilnya, saat berhenti di lampu merah yang akan menuju rumah sakit, pandangan fasha menatap seorang wanita yang mengendarai motor dan membawa barang begitu banyak.


''Zaman sekarang masih ada wanita yang bekerja keras untuk kehidupannya, miris sekali negaraku ini. ''


gumam fasha saat mobil kembali maju karena lampu sudah hijau.


Beberapa saat kemudian mobil sampai di rumah sakit dan fasha langsung menuju ruangan nadia dan ternyata nadia sudah siap dan akan pulang, nadia duduk di kursi roda yang akan di dorong oleh suster.


''Udah siap ternyata, maaf fasha telat datang nya dan mana surat surat untuk pelunasan administrasi nya ibu, biar fasha urus. ''


ucap fasha saat masuk kedalam ruang rawat nadia.


''Semua sudah selesai di urus neng kayla, obat juga sudah siap dan sekarang tinggal pulang. ''


jawab ibu sri dan fasha mengerutkan keningnya.


''Kayla nya sekarang mana bu?? ''


''Neng kayla lagi keliling periksa pasien dan sebentar lagi kesini. ''


''Yasudah kita tunggu kayla dulu yah baru pulang ke panti bu. ''


ucap fasha dan ibu sri mengangguk.


''Selama ibu di rumah sakit, siapa yang jaga panti dan merawat anak anak?? ''


ucap fasha saat duduk di samping ibu sri.


''Kebetulan ada Eka di panti yang menjaga anak anak, dia katanya di toko sedang senggang, makanya mau menunggu anak anak di panti. ''


jawab ibu panti dan fasha mengangguk.


Tak berselang lama kayla masuk membawa sebuah boneka untuk nadia dan nadia senang menerimanya.


''Ayo kita pulang sekarang yah, kakak akan antarkan nadia ke panti. ''


ucap kayla saat memberikan boneka nya dan nadia mengangguk lalu menerimanya.


Kayla tersenyum saat melihat fasha menatapnya dan langsung menuju lobi untuk segera pulang, kayla pun sudah meminta rafqy menjemput dan mengantarkan ke panti asuhan, rafqy awal nya menolak namun saat mengetahui ada fasha rafqy langsung meninggalkan pekerjaannya dan menuju rumah sakit.


Sepanjang perjalanan menuju lobi, kayla dan fasha terus mengobrol dan fasha terus tertawa dengan tingkah kayla, seketika senyum fasha sirna saat melihat rafqy sudah menunggu dan kayla senang melihatnya lalu berlari kecil menghampiri rafqy dan seperti biasa rafqy memeluk kayla dan mencium kening kayla.


''Kak fasha, kenalkan ini mas rafqy suaminya kay. ''


ucap kayla dan fasha menyodorkan tangannya, rafqy pun membalasnya.


''Kita berangkat sekarang kepantinya yah kay, sebelum kesorean di jalan dan macet. ''


ucap fasha dengan nada lembut dan kayla mengangguk.


''Lembut banget bicara ke kayla, gak seperti tadi saat ketemu di restoran. ''


gumam rafqy dalam hatinya dan menggandeng kayla menuju mobilnya.


Sepanjang perjalanan rafqy fokus mengikuti mobil di depannya dan kayla pun sibuk dengan handphone nya.


''Katanya mas rafqy sibuk, tapi saat kay bilang ada kak fasha, mas rafqy langsung meminta kay menunggu. ''


ucap kayla tersenyum dan rafqy hanya melirik lalu kembali fokus menyetir.


''Mas gak mau yah kamu dekat sama dia, makanya mas akan datang walalupun kerjaan begitu banyak di kantor, mas aneh deh dia begitu kecut dan dingin yah, tapi saat berbicara dengan kamu, lembut banget. ''


ucap rafqy dan kayla hanya mengangkat bahu tanda tidak mengetahui.


Tiga puluh menit kemudian mobil sampai di sebuah panti asuhan dan kayla keluar dari mobil.

__ADS_1


Fasha hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya kayla.


''Selamat datang nadia..... ''


ucap Eka dengan bahagia dan memeluk nadia erat.


''Terimakasih Kak untuk penyambutannya, nadia senang sekali. ''


jawab nadia dan eka mengelus kepala nadia.


''Makasih Eka karena kamu mau menjaga anak anak selama ibu di rumah sakit. ''


ucap ibu sri dan eka tersenyum mengangguk.


''Sama sama bu, lagian Eka juga lagi gak begitu sibuk di toko, ayo masuk jangan berdiri terus. ''


ucap eka sambil berjalan masuk dan menggandeng nadia menuju kamar nadia.


''Fasha kira Eka itu laki laki ternyata perempuan bu. ''


ucap fasha saat duduk dan ibu sri hanya tersenyum.


''Eka itu perempuan, yaudah tunggu yah ibu buatkan minum. ''


ucap ibu sri dan fasha mengangguk.


Kayla dan rafqy masuk lalu duduk di samping fasha, raut wajah rafqy begitu masam dan kayla gak menyadarinya, karena kayla sibuk berbicara dengan fasha.


Eka menghampiri dan menyajikan berbagai kue dan cemilan untuk tamu.


''Kamu siapa......?? ''


ucap kayla karena belum pernah melihat eka sebelumnya di panti dan eka tersenyum.


''Saya Eka....... ''


jawab eka sambil menata kembali makanannya.


ucap kayla kembali.


''Bukan, saya hanya membantu sajah menjaga anak anak panti selama ibu sri di rumah sakit, rumah saya gak jauh dari panti ini. ''


''Oh.... maaf soalnya saya baru melihat mba eka. ''


''Saya juga baru melihat mba. ''


''Nama saya kayla mba eka, panggil kay ajah yah. ''


''Iya mba kay, silahkan di cicipi makanannya dan ini spesial dari toko saya loh. ''


ucap eka dan kayla tersenyum lalu memakan makanan yang di sajikan eka.


Eka menghampiri ibu sri ke dapur dan membantunya, fasha langsung menuju ke belakang karena ingin buang air.


Saat fasha akan ke kamar mandi, eka pun baru keluar dari kamar mandi, mereka berpapasan dan mereka berdua bertingkah aneh, eka ke kanan fasha pun ke kanan dan eka ke kiri fasha pun ke kiri.


''Mas ini aneh sekali malah menghalangi jalan saya. ''


ucap kesal eka dan fasha langsung menatap tajam.


''Kamu yang menghalangi saya, minggir saya mau ke toilet dan jalan saya di tutupi kamu. ''


ucap fasha dengan nada dingin dan membuat eka merinding mendengar ucapan fasha yang terdengar menakutkan.


Begitu fasha masuk kedalam kamar mandi fasha langsung menuntaskan keinginnnya.


''Dasar wanita aneh, dia yang menghalangi jalan saya dan dia malah seenaknya menuduh saya. ''


gumam fasha sambil mencuci tangannya.


Fasha langsung masuk ke dalam rumah kembali dan bergabung dengan yang lainnya.

__ADS_1


''Ayo di cicipi makanannya, ini makanan dari tokonya eka loh, anak anak suka kalau eka mengirimnya kesini. ''


ucap ibu sri dan eka mengangguk.


''Iya bu, kuenya enak dan lembut yah, mba eka hebat deh membuat resep nya dan hasilnya pas. ''


ucap kayla dan eka tersenyum senang.


''Maaf bu, fasha gak ikut nyicip yah, fasha mau langsung ke kantor, banyak kerjaan soalnya, nanti fasha akan kirim orang untuk membantu ibu menjaga dan merawat anak anak disini. ''


ucap fasha dengan nada biasa dan ibu panti mengiyakannya.


''Loh kok kak fasha malah pulang, nyicip dulu makanannya enak loh. ''


ucap kayla dan fasha menggelengkan kepalanya tersenyum pada kayla.


''Kakak lagi banyak kerjaan, untuk kamu ajah kay makanannya biar kenyang. ''


jawab fasha dengan nada lembut dan senyumannya pun begitu manis.


Fasha pamit pada semua dengan nada biasa namun ke kayla, suara fasha begitu lembut.


''Apa apaan dia, ke kayla nadanya begitu lembut dan senyum begitu, giliran ke yang lain masam dasar laki laki aneh. ''


gumam rafqy dalam hatinya.


''Ada yah cowok model gitu, ke ibu nada bicaranya sangat tegas, sedangkan ke mba kayla nadanya begitu lembut dan senyumnya manis banget, tapi sayang orangnya jutek. ''


gumam eka dalam hatinya.


Kayla dan rafqy pun pamit pulang dan ibu sri pun tidak bisa menahan nya dan sepulangnya kayla, eka langsung merapihkan makanannya dan di masukan kedalam kulkas.


''Ibu, yang tadi bertiga itu siapa?? ''


ucap eka saat duduk di samping ibu sri.


''Oh, kalau yang tinggi tegap itu namanya fasha, kalau yang perempuan dia namanya kayla dan yang bersama kayla itu suaminya kayla tapi ibu gak tau namanya, fasha dulunya adalah anak panti dan tinggal di panti ini, kayla sering main kesini karena fasha yang mengajaknya, kayla dan fasha sering menghabiskan waktu di panti ini, malah ibu kira mereka akan menikah kalau sudah dewasa, ternyata kayla menikah dengan laki laki lain. ''


''Oh gitu ceritanya, fasha itu mantan anak panti disini, pantesan mau kirim orang untuk bantu ibu, fasha termasuk anak panti sukses yah bu. ''


''Iya eka, karena kayla alasan fasha menjadi sesukses sekarang, fasha ingin mensejajarkan derajat dengan keluarga kayla dan bersanding dengan kayla, namun takdir berkata lain, kayla di jodohkan keluarganya dan saat ini kayla mencintai suaminya, kasihan nasib fasha yang begitu malang. ''


''Pantesan nada bicara nya lembut ke mba kayla, sedangkan ke kita sangat masam, pria aneh bu. ''


''Kamu naksir yah ke fasha, hayo ngaku?? ''


ucap ibu sri dan eka melototkan matanya.


''Ibu kok bicara gitu, eka hanya mengagumi ajah tadinya melihat fasha yang gagah dan tampan, tapi setelah mendengar nya bicara, eka gak jadi mengaguminya dan eka menarik kata kata pujian eka. ''


''Fasha aslinya lembut dan baik hati, karena kerasnya hidup yang dia jalanani, makanya fasha berubah deh, sifat asli fasha itu saat bersikap pada kayla, itu sifat aslinya loh. ''


''Iya sih, tapi sayang hanya ke mba kayla memperlihatkannya, tapi wajar sih karena mba kayla begitu cantik banget, baik hati dan lembut banget nada bicaranya. ''


''Kayla itu seorang dokter loh dan yang menangani nadia juga kayla selama di rumah sakit. ''


ucap ibu sri dan eka hanya menganggukkan kepalanya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


..................


__ADS_2