
Pagi hari menjelang.......
Bunga membuka matanya dan tersenyum saat melihat ardian tertidur pulas dengan memeluk tubuh kayla, bunga langsung turun dari ranjang dan segera membersihkan tubuhnya.
''Sudah jam tujuh, anak anak biasanya sudah bangun, kenapa mereka masih pulas yah, apa karena tidur dengan ayahnya. ''
ucap bunga saat setelah berpakaian rapih dan melihat ardian dan kedua anaknyamasih tertidur pulas.
Bunga langsung duduk di sofa dengan meminum teh hijau yang di buatnya, sambil meliht pesan masuk dari mila kalau dia dan doni akan ikut dengan rama ke hotel, bunga tersenyum dan menutup kembali telphone nya, bunga dapat pesan dari panitia penyelenggara untuk mengambil pakaian yang akan di kenalkan kayla besok saat konser amal.
'Kenapa aku begitu bodoh, kalau konser amal ini kan sponsor nya perusahaan bagaskara, aku baru ngeuh dari undangannya dan ini tanda tangan tuan tama, apa ini sudah takdirnya yah, aku dan kedua anak aku bertemu tuan ardian, aku gak boleh egois karena kebahagiaan kedua anak aku sangat penting saat ini. ''
gumam bunga sambil terdiam dan menatap undangan di tangannya.
Bunga saat ini sedang mengerjakan kerjaannya yang semalam tertunda karena ardian menghampirinya, hingga tepat jam sembilan pagi bunga baru selesai mengerjakannya dan melihat ke arah tempat tidur dan melihat ardian dan kedua anaknya masih tertidur pulas dan bunga hanya tersenyum melihatnya.
''Aku sudah lapar tapi mereka masih pulas sekali tidurnya, masa harus aku tinggal ajah gitu. ''
gumam bunga sambil merapihkan kerjaannya dan menyimpannya kedalam tas kerjanya, bunga langsung beranjak dan saat akan membuka pintu kamar, kayla bangun dan memanggilnya.
''Ibu mau kemana?? kay ikut sama ibu. ''
uap kayla dengan suara khas bangun tidur dan membuat ardian membuka matanya.
''Ibu mau ambil sarapan buat semuanya sayang. ''
jawab bunga dan menghampiri kayla ke ranjang.
''Kay ikut yah bu.''
''Ayo kita mandi dulu sayang, ini sudah siang loh, katanya mau ketemu doni. ''
''Baik ibu, yaudah kay ,mandi dulu yah. ''
ucap kayla dengan nada senangnya dan bunga langsung membawa kayla ke kamar mandi.
Kayla mandi sendiri dan bunga menyiapkan pakaian untuk kayla.
Ardian membangunkan kalandra dan tak butuh lama kalandra membuka matanya dan mereka malah bermain main, bunga hanya geleng geleng kepala melihatnya.
Kayla selesai mandi dan bunga langsung memakaikan pakaiannya untuk kayla, bunga juga denga telaten membuat ikatan di rambutnya kayla dan membuat kayla senang karena bunga selalu aneh aneh mengikat rambut kayla.
''Selesai deh sayang, anak ibu udah cantik dan wangi sekali sekarang. ''
ucap bunga dan kayla mengangguk.
''Mas ardia, epat kamu ajak kalandra mandi, ini sudah jam sembilan lebih dan aku sudah sangat lapar. ''
ucap bunga menghampiri kalandra dan ardian yang sedang bermain main di ranjang,
''Baik ibu..... ''
ucap kompak kalandra dan ardian, bunga hanya tersenyum dengan kelakuan ayah dan anak di hadapannya, ardian langsung menuntun kalandra menuju kamar mandi dan mereka mandi bersama..
Bunga langsung merapihkan ranjangnya dan menyiapkan pakaian kalandra dan pakaian untuk ardian.
''Ini susunya minum dulu sayang, biar perut kamu hangat yah. ''
ucap bunga saat menghampiri kayla yang sedang menonton kartun kesukaannya dan bunga memberikan segelas susu untuk kayla.
__ADS_1
''Ibu nanti gaun nya kay gak rumbay rumbay kaya waktu terahir tampilkan?? ''
tanya kayla sambil meminum susuhangatnya.
''Gak tau sayang, ibu kan belum melihatnya dan nanti akan di antarkan ke kamar ini oleh panitia penyelenggaranya. ''
jawab bunga dan kayla mengangguk.
Ardian dan kalandra selesai mandi dan bunga memberikan pakaian untuk mereka berdua, setelahnya alana duduk di samping kayla yang sedang menonton televisi.
Kamar bunga di ketuk dan ardian yang membukanya.
''Selamat pagi tuan ardian, apa benar ini kamarnya kayla yang menjadi pengisi acara besok, maaf sebelumnya tuan ardian. ''
ucap seorang wanita dan ardian langsung mengerutkan dahinya.
''Iya benar ini kamar putri saya kayla, maksud kamu putri saya mengisi di acara lelang amal?? ''
''Benar tuan dan nona kayla menjadi pelukis pasirnya yang mengiringi musik dari penyanyi. ''
''Terus ada apa kamu kesini sepagi ini?? ''
''Saya hanya membawakan gaun untuk nanti kostum yang di pakai nona kayla, karenya nyonya naura bilang, gaunnya kirim ke kamar sajah. ''
ucap panitia dan memberikan gaun untuk kayla pada ardian, ardian menerimanya dan meminta panitia itu pergi.
''Itu gaun buat kay pakai nanti di acara musik yah ayah, sini kay mau coba ayah. ''
ucap kay dengan semangatnya dan membuat ardian tersenyum padahal tadi ardian sangat kesal karena putrinya akan jadi bahan tontonan orang.
''Sini ibu bantu yah sayang nyobainnya. ''
Ardian duduk di samping kalandra yang sedang meminum susunya dan ardian meminum teh hijau yang di siapkan bunga.
''Gitu ayah kelakuan kay, kalau mau konser pasti bahagia karena dapat gaun baru. ''
ucap kalandra dan ardian mengert-utkan keningnya.
''Konser apa maksudnya kal?? ''
''Kayla kan menjadi pelukis pasir ayah dan sudah sering mengisi acara mengiringi artis menyanyi, malah pernah ke luar negeri juga loh, kay hebat dalam melukis loh dan lukisan kay pasti sangat di minati orang orang, nanti ayah ikut ke desa yah biar melihat ruangan lukisan kay, aku sama ibu pernah di lukis sama kay. ''
ucap kalandra dan ardian merasa senang mendengarnya.
Kalandra menghampiri kayla dan ibunya, ardian memanggil bunga untuk menghampirinya.
''Bisa jelaskan maksudnya apa?? ''
tanya ardian dan bunga langsung menghela nafasnya.
''Kayla dan kalandra menjadi dua anak yang hebat dan genius mas ardian, kayla sangat ahli dalam melukis pasir dan lukisan cat juga, dia bisa melukis hanya dengan melihat sekilas, dia bisa mengerti dan membaca perasaan orang, kalau kalandra dia hebat dalam membuat alat alat canggih dan merakitnya, kalandra juga sudah pintar dalam dunia digital dan dia bisa menguasai dunia hacker. ''
ucap bunga dan ardian tersentak kaget mendengarnya.
''Bahaya dong kalau orang orang mengetahui kelebihan kedua anak kita. ''
''Orang orang sudah tahu mas, di desa semua sudah menggunakan tekhnologi modern, ladang ajah udah mesin sekarang yang bekerja, tapi aku juga heran dengan kayla dan kalandra, dia seperti anak polos pada umumnya usia mereka tujuh tahun, tapi kalau mereka sedang mengerjakan sesuatu, mereka akan fokus dan gak seperti anak anak norrmal, mereka menjelma menjadi anak yang dewasa, selama ini kehidupanku di desa kan karena kehebatan kedua anak itu, bisa hidup layak dan memiliki semuanya dengan mudah. mainan yang dipakai di pergelangan anak anak kan itu seperti handphone tapi gak pakai nomer dan hanya berhubungan dengan nomer seri yang sudah di instal di mainan itu, itu alat komunikasi yang di buat oleh kalandra sebulan lalu, tapi aku sengaja gak memberitahukan pada pemerintah karena nantinya kalandra akan membuat mainan itu dengan jumlah banyak dan akan membuat kalandra lelah, belum saatnya untuk kalandra. ''
ucap bunga dan ardian hanya mengangguk dan memikirkan bagaimana melindungi kedua anaknya.
__ADS_1
''Sekolahnya bagaimana?? ''
''Aku yang jadi gurunya mas, mereka bilang sekolah membosankan, kedua anak itu hanya dengan membaca sebuah pelajaran, langsung bisa dan mengerti, makanya aku mengajarkan mereka dunia digital, saat ini aku sedang mengajarkan anak anak berbahasa asing, biar pintar dalam tekhnologi. ''
''Dengarkan saya bunga, menikahlah dengan saya yah, biar anak anak bisa saya lindungi dan kamu juga akan bisa saya lindungi, saya mohon bunga ini demi annak anak dan dengan kekuasaan saya, anak anak akan aman dan anak anak akan memiliki orang tua yang utuh, saya akan sabar menunggu kamu membalas cinta saya bunga, kamu mau kan mempertimbangkannya>> ''
ucap ardian dan bunga hanya diam dan bingung dengan semuanya.
''Ibu ayo kita makan, kay laper loh. ''
ucap kayla saat bunga akan menjawab pertanyaan ardian.
''Ayo sayang kita turun ke lantai satu buat makan yah, simpan pakaian kamu nya kay jangan berantakin begitu yah, rapihkan. ''
ucap bunga dan kaya langsung merapihkan gaunnya.
Ardian menuntuk kayla dan kalandra di tuuntun oleh bunga, mereka berjalan menuju restoran di dalam hotel, sepanjang perjalanan menuju restoran, kayla dan ardian mengobrol terus ntah apa yang di obrolkannya karena yang terdengar hanya suara tertawanya ardian.
Mereka tiba di restoran dan ardian memesan sarapannya untuk berempat.
''Ayah kay ikut ke kantor ayah yah, bolehkan?? ''
.tanya kayla saat ardian sedang memainkan ipednya.
''Iya sayang boleh sekali dan ajakin kak kalandra juga yah biar ikut ke kantor ayah. ''
jawab ardian dan kayla mengangguk.
Makanan di sajikan di meja oleh pelayan dan bunga menyiapkan untuk kayla dan mendekatkannya.
''Makan nya yang benar kal, jangan main mainan dulu, gak baik. ''
ucap bunga yang memperingati kalandra yang asik dengan mainannya dan membuat ardian merasa kalau bunga juga menyindirnya karena ardian sibuk dengan ipednya.
Mereka berempat makan dengan keheningan dan kedua anaknya bunga selalu lahap kalau sedang makan dan gak pernah banyak berbicara.
.
..
.
.
.
.
..
..
.
.
.
........................
__ADS_1