Doa Dalam Kesendirian

Doa Dalam Kesendirian
S2 - Kebahagiaan hati


__ADS_3

Di kediaman bagaskara....


Kayla saat ini sudah di dalam kamarnya dan dia langsung ambruk di ranjang karena perjalanan nya sampai dua jam dan membuat kayla kelelahan.


Pintu kamar kayla di ketuk dan kalandra yang mengetuk, kalandra langsung masuk kedalam kamar kayla dan duduk di ranjang kayla.


''Kamu kok telat pulangnya kay?? ''


''Aku jam empat lebih baru keluar rumah sakit kak, ada operasi tadi jam dua lebih, jam empat baru selesai dan di jalan sangat macet, makanya telat sampai rumah. ''


''Pakai supir yah mulai besok, biar kamu gak terlalu cape di jalan. ''


''Gak mau kak, kaya anak sekolah ajah pakai supir. ''


''Yaudah, ke air bersih bersih dan jangan langsung tidur dengan keadaan tubuh kotor. ''


ucap kalandra sambil beranjak dari ranjang kayla.


''Kak, buatkan aku alat untuk therapy yang lumpuh karena trauma. ''


ucap kayla saat kalandra akan membuka pintu kamar dan langsung berbalik ke arah kayla.


''Kakak udah siapkan, tadi ibu cerita masalah adiknya rafqy, anaknya om raihan. ''


ucap kalandra dan kayla tersenyum.


''Besok pagi kakak siapkan yah, lagi di isi batre dulu alat nya. ''


''Oke kak, makasih yah kakak. ''


ucap kayla dan kalandra mengangguk lalu keluar kamar kayla.


Kayla langsung bersih bersih ke kamar mandi, karena keluarga sedang menunggunya untuk makan malam.


Di kediaman rafqy saat ini......


Rafqy saat ini sedang duduk di ruang kerjanya dan mengerjakan pekerjaan yang tadi sempat terbengkalai, karena sibuk dengan di rumah sakit.


Dua jam rafqy di ruang kerjanya dan langsung menutup komputernya dan merapihkan berkas berkas nya, rafqy keluar ruang kerja dan bergabung dengan orang tua nya, karena ada om rangga yang sengaja datang untuk melihat keadaan raisa.


''Kak, kemarin malam ada yang ke rumah ibu loh dan curhat. ''


ucap rangga mengadu pada raihan kakaknya.


''Rafqy, kamu gak malu udah gede masih suka curhat ke omah dan opah. ''


ucap raihan yang langsung menebak rafqy lah yang curhat.


''Om rangga gak asik, bibir nya ember mirip anak cewek, rafqy gak mau curhat lagi. ''


ucap kesal rafqy dan rangga langsung tersenyum.


''Besok dokter kayla akan kesini, mau memberitahukan jadwal therapy untuk raisa, papah tahu kamu rafqy dan papah minta kamu jangan berbuat konyol kaya pas di rumah sakit yah. ''


ucap raihan dan rafqy mengangguk.


''Mas raihan kamu jangan gitu ke anak sendiri, rafqy baru mengenal rasa cinta dan kita harusnya kasih dukungan bukan malah mojokin. ''


ucap aira membantu sang putra.


''Mamah emang terhebat, tau ajah apa yang di rasakan sama anaknya. ''


ucap rafqy sambil tersenyum dan rangga menggelengkan kepalanya.


''Apa om geleng geleng kepala, om sana cari calon istri biar om merasakan seperti yang di rasakan rafqy sekarang. ''


ucap rafqy dan membuat rangga menghembuskan nafasnya yang terdengar kesal.


''Rafqy, kamu jangan ngawur yah bicaranya, sana istirahat kamu, besok kesiangan baru tau rasa. ''


ucap raihan dan rafqy langsung menurut.


Rafqy tidak langsung ke kamarnya, dia memilih ke kamar raisa untuk melihat keadaan raisa.

__ADS_1


''Kenapa belum tidur deek, ini udah malam loh dan besok ada dokter kayla mau datang. ''


ucap rafqy saat menghampiri raisa dan duduk di ranjang raisa.


''Raisa belum ngantuk kak. ''


ucap raisa singkat dan dia sibuk memainkan handphone baru nya karena handphone lama nya rusak.


''Kenapa kamu masih murung dan gak seceria dulu, apa kamu mau menceritakan sesuatu ke kakak?? ''


ucap rafqy yang merasa heran dengan adiknya yang jadi pemurung dan gak seceria dahulu sebelum kecelakaan.


Raisa hanya geleng geleng kepala dan rafqy pun menyerah dan memilih untuk ke kamarnya untuk istirahat.


Rafqy terus memikirkan hari esok untuk bertemu dengan dokter kayla, dia sampai tidak bisa tidur dan bisa tertidur tepat pukul dua dini hari.


Pagi hari menjelang.....


Dikediaman bagaskara seperti biasa paginya di awalai dengan kebisingan kalandra atau kayla yang berteriak karena ulah keizha yang selalu berulah.


''Mas kayanya, teriakan kayla atau kalandra menjadi rutinitas kita sebelum sarapan, pasti ada ajah keusilan keizha di pagi hari. ''


ucap bunga sambil memberikan teh hangat untuk ardian yang duduk di sofa ruang keluarga.


''Udah biarkan sayang, suasana seperti ini akan sangat di rindukan kelak saat kedua anak gadis kita di bawa oleh suaminya dan mungkin hanya kalandra yang akan tinggal disini dengan istrinya, pasti kita akan kesepian nantinya loh. ''


ucap ardian setelah meminum teh hangatnya.


''Yasudah, aku mau siapkan sarapan yah, mas jangan masuk keruang kerja, karena keizha akan bersembunyi disana kalau mas ada di ruang kerja. ''


''Iya gak sayang, mas mau nonton televisi sambil minum teh hangat dan cemilan. ''


ucap ardian dan bunga mengangguk lalu menuju meja makan untuk merapihkan makanan yang sudah tersaji.


Kayla datang menghampiri bunga dan meminta di buatkan teh lemon hangat dan bibi langsung membuatkannya.


''Kamu sakit kay, tumben minta lemon hangat?? ''


''Kay lagi datang bulan dan ini hari pertama bu, perut kay sedikit sakit. ''


ucap bunga saat bibi membawakan minuman pesanan kayla.


''Ada apa lagi sih kei, kamu setiap pagi pasti buat masalah loh. ''


ucap bungabunga saat keizha duduk sambil cemberut.


''Masa kak kal gak mau pinjamkan kei kostum basket punya ka kal sih. ''


jawab keizha dan bunga langsung tersenyum dan kayla menghela nafasnya.


''Kamu sadar body dong kei, nanti yang ada malah kebesaran di tubuh kamu kostum nya kak kal, aneh aneh ajah kamu itu. ''


ucap kayla dan keizha acuh lalu meminum susu yang di berikan bunga.


Ardian menghampiri ke meja makan dan langsung duduk saat bunga menyiapkan kursinya, kalandra pun menghampiri meja makan denga wajah yang masam dan kesal.


''Keizha, lain kali kalau mau hancurin lemari kakak jangan tanggung tanggung, sekalian keluarin semua pakaian kakak. ''


ucap kesal kalandra dan ardian hanya bisa menghela nafasnya.


''Lagian kakak, kei pinjam yang kostum kakak waktu kakak masih sekolah yang ukuran kecil, kenapa gak ngasih pinjam yaudah kei cari sendiri. ''


ucap keizha yang membela diri.


''Stop dan berhenti berdebat, kita mau makan bukan mau mendengarkan kalian berdebat yah. ''


ucap bunga dan kalandra langsung duduk.


Bibi membantu menghidangkan makanan di meja makan dan kalandra masih berwajah masam saat ini.


''Bibi nanti tolong rapihkan pakaian kal yah di kamar, setrika lagi kalau bisa, kal simpan semua pakaian nya di atas tempat tidur. ''


ucap kalandra dan bibi mengangguk.

__ADS_1


Kalandra langsung memakan sarapannya mengikuti yang lainnya, kalandra fokus dengan makanannya dan kayla saat ini meringis menahan sakit didi perutnya, kalandra mengerutkan dahinya dan menatap kayla.


''Kamu kenapa kay, wajahnya seperti menahan sakit gitu, wajahnya sedikit pucat?? ''


ucap kalandra dan semua menatap ke arah kayla dan kayla menggelengkan kepalanya.


''Sebentar ibu ambil obat pereda sakit yah kay, setelah sarapan kamu minum langsung biar reda sakit di perutnya. ''


ucap bunga dan kayla mengangguk.


''Jangan memaksakan untuk ke rumah sakit kalau sakit, nanti malah kamu kenapa kenapa kay. ''


ucap ardian dan kayla menggelengkan kepalanya.


''Gak apa apa ayah, lagian ini kan sakit datang bulan jadi udah terbiasa, kay lagi kosong kerjaan di rumah sakitnya, paling nanti siangan ajah kontrol pasien. ''


''Terus sekarang udah rapih mau kemana?? ''


''Mau mulai therapy pada raisa ayah, kasian soalnya dan psikiater yang kay rekomendasikan malah di tolak oleh raisanya, akhirnya kay yang akan membantu memulihkan kondisinya raisa. ''


''Yasudah, kamu jangan setir sendiri yah biar kakak yang atarkan kamu, nanti biar supir nya kei yang jemput kalau kamu udah selesai. ''


ucap kalandra dan kayla mengiyakannya dan ardian juga setuju.


''Ini obatnya sayang, ayo di minum dulu biar perutnya baikan yah. ''


ucap bunga saat memberikan obat dan kayla langsung menerima obatnya dan meminumnya.


''Makasih yah bu untuk obatnya. ''


ucap kayla dan bunga hanya tersenyum.


Keizha pamit duluan untuk berangkat ke sekolah, ardian masuk keruang kerja dan kalandra menunggu kayla yang sedang di buatkan air lemon oleh bunga untuk bekalnya minumnya.


''Kak kal, ini alamat kediaman rumahnya raisa. ''


ucap kayla sambil memberikan kertas alamat pada kalandra dan kalandra langsung melihatnya.


''Ini searah dengan rumah sakit dan gak jauh dari rumah sakit tempat kamu praktek. ''


ucap kalandra dan kayla mengangguk.


''Emang kak, makanya aku bisa sambil berangkat ke rumah sakit dan gak usah bulak balik lagi. ''


''Ini sayang botol minumnya, habiskan yah kay biar perutnya baikan. ''


ucap bunga saat memberikan botol minum pada kayla.


Kalandra dan kayla langsung pamit pada bunga dan bunga merapihkan meja makan setelah semua keluarganya pergi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.........................


__ADS_2