
Satu minggu kemudian......
Bunga sudh bersiap untuk pulang ke kota karena kayla terus menanyakan bunga dan sangat rewel dan terpaksa bunga ikut pulang ke kota.
Selama satu minggu penuh, ardian menemani bunga di desa, sedangkan mila dan rama langsung pulang karena doni di titip di rumah tetangga, rama juga harus ke kantor menggantikan ardian yang sedang di desa menemani bunga.
''Bunga semua barang yang penting sajah yang kamu bawa, nanti mas akan urus mengenai rumah ini, nanti ada yang merawatnya selama kamu di kota, jangan kamu tangisi lagi nenek dan kakek, mereka sudah tenang di sisi tuhan, kasihan kedua anak kita di kota, apalagi kayla menjadi rewel sekarang. ''
ucap ardian saat menghampiri bunga yang sedang merapihkan pakaiannya dan pakaian kedua anaknya.
''Iya mas ardian, aku ikut kamu pulang ke kota, kasihan mamah dan papah karena rengekan kayla dan kalandra, makasih karena mas ardian mau menemani aku selama di desa ini. ''
''Jangan bicara begitu, kamu adalah wanita yang paling mas sayangi, mas akan mendampingi kamu sampai ajal yang memisahkan kita. ''
Ardian membantu bunga merapihkan barang barangnya dan ardian langsung membawanya menuju mobil untuk di rapihkan di bagian belakang mobil.
''Nenek, kakek, delapan tahun lalu aku datang ke rumah ini, membuat kalian susah karena kehamilan aku yang begitu sulit, nenek setiap hari membuatkan aku makanan yang enak dan membuatkan makanan yang gak membuat aku mual dan muntah, kalian luar biasa, saat aku kesusahan dengan kehamilan ku, kalian mempermudahkannya dan saat anak aku lahir kedunia, dengan kasih sayang tulus kalian merawat kedua anak aku, sampai menjadi anak anak yang pintar dan hebat, terimakasih karena kalian sudah merawatku, sampai kapanpun kalian akan aku kenang di lubuk hatiku yang paling dalam, hal yang paling sulit saat ini adalah, desa ini, rumah ini dan kehidupan disini hanya menjadi kenangan dan kelak akan aku ceritakan pada keturunanku. ''
ucap bunga dengan tangis sendunya dan terisak.
''Bunga ayo kita pulang sebelum malam, barang barang sudah selesai di packing, di luar ada orang yang sudah mas tugaskan untuk merawat rumah ini. ''
ucap ardian saat masuk dan menghampiri bunga.
''Iya mas ardian kita pulang sekarang, kasihan anak anak juga kan, bolehkan saya bawa lukisan kakek dan nenek ini ke rumah utama?? ''
ucap bunga dan ardian mengiyakannya.
Bunga sudah bertemu dengan orang yang akan merawat rumah nenek dan kakek, ardian sudah mengurus semuanya agar bunga tenang selama di kota.
Sepanjang perjalanan bunga hanya diam dan tidak berbicara, ardian hanya tersenyum dalam hatinya, mamahnya di rumah kerjasama dengan kedua anaknya untuk memaksa bunga pulang, karena di rumah sudah di persiapkan untuk pernikahan bunga dan ardian.
Visual nya bunga dan ardian......
...****************...
Lima jam kemudian mobil yang di kendarai ardian sampai di kediaman keluarga bagaskara, bunga tertidur dengan lelap dan ardian langsung mengangkatnya dan membawa menuju kamar,
''Ayah kenapa ibunya di gendong?? ''
tanya kayla saat ardian menggendong bunga menuju kamar.
''Kay dengan omah dulu yah, ayah mau membaringkan ibu di kamar, ibunya tidur sayang. ''
jawab ardian dan kayla langsung mengangguk dan kembali pada omah nya.
''Mana ayah dan ibunya?? ''
tanya kalandra saat kayla kembali duduk di sampingnya.
''Ibu tidur kak dan ayah membawanya ke kamar, nanti ayah kesini setelah membaringkan ibu. ''
jawab kayla dan kalandra mengangguk.
Kalandra dan kayla duduk dan memainkan mainannya, omah dan opah sedang sibuk mengobrol dengan pihak WO yang mengatur pesta pernikahan bunga dan ardian.
Setelah membaringkan bunga di kamarnya, ardian kembali ke lantai satu dan menghampiri kedua anaknya di ruang keluarga.
''Hay jagoan dan cantiknya ayah. ''
ucap ardian saat menghampiri kedua anaknya dan kedua anaknya langsung berlari dan memeluk ardian.
''Ayah sama ibu kenapa lama sekali perginya, memangnya ayah dan ibu pergi kemana?? ''
ucap kalandra saat ardian melepaskan pelukannya dan membawa kedua anaknya untuk duduk di sofa.
''Ibu dan ayah ada kerjaan sedikit, makanya agak lama perginya, kalian gak nakal selama ayah dan ibu pergi kan?? ''
ucap raihan dan kedua anaknya menggelengkan kepalanya.
''Ayah kal di belikan bahan bahan untuk membuat robot oleh opah, kemarin kal di ajak ke toko yang lengkap sekali dengan peralatan untuk membuat robot. ''
ucap kalandra sambil menunjuk sebuah kotak yang sedang di kerjakannya.
''Bagus dong, terus kal mau membuat apa sayang, mau buat pesawat terbang?? ''
''Bukan ayah, kak kal mau buat robot yang bisa membersihkan rumah. ''
jawab kayla dengan semangatnya.
__ADS_1
''Benarkah ayah, kal mau membuat robot biar bisa membantu bibi bersih bersih di rumah. ''
ucap kalandra dan raihan langsung mengelus pipi kalandra.
''Kamu memang hebat sayang, terus udah jadi belum robotnya?? ''
ucap ardian dan kalandra mengangguk.
''Kal coba alatnya yah ayah, ini sangat bagus loh seperti sapu bentuknya tapi ini mesin. ''
ucap kalandra sambil merakit robotnya dan ardian menyaksikannya dengan tatapan yang begitu bngga pada putranya.
Kalandra mulai menghidupkan robotnya dan kayla membuang sisa makanan untuk percobaan robotnya.
Dan benar sekali, robot mulai membersihkannya dan kotoran langsung bersih seketika, ardian tersenyum dan memeluk kedua anaknya.
''Kalian anak ayah yang paling hebat, ayah bangga sekali sayang. ''
ucap ardian saat kedua anaknya berada di pelukannya.
''Ayah itu robotnya malah pergi ke depan. ''
ucap kayla dan kalandra langsung menekan tombol off di remote control, robot langsung diam.
''Robotnya kan nyari tempat yang kotor biar di bersihkan kay, yang penting robot gak akan ke dapur ajah. ''
ucap kalandra sambil berjalan menghampiri robotnya dan di bawa masuk ke ruang tengah.
''Kenapa jangan kedapur kal?? ''
tanya ardian dan kalandra langsung menggelengkan kepalanya.
''Dapur kan banyak minyak dan peralatan kotor ayah, jadinya kal menginstalnya agar dapur di hapus dari sistemnya. ''
jawab kalandra dan ardian mengangguk.
''Kal lagi membuat robot yang bisa menyiram tanaman ayah. ''
ucap kalandra dan kayla protes.
''Ayah kay minta di buatkan scooter tapi kakak bilang mau di buatkan motor ajah, tapi kay gak mau. ''
ucap kayla mengadu pada ardian.
''Nanti kita beli sajah sayang scooternya yah, udah jangan sedih. ''
ucap kalandra dan kayla langsung senang.
''Kal dengarkan ayah bicara, kal gak usah membuat alat untuk menyiram tanaman yah, kan udah ada petugas yang bekerja dan nanti mereka gak ada kerjaan kalau di bantu robot kay, kay buat motor ajah dan scooter untuk kayla, mau kan??
ucap ardian dan kalandra mengangguk.
''Omah dan opah kemana, kalian tau?? ''
ucap ardian saat tidak melihat kedua orang tuanya.
''Ada tamu di ruang tamu dan omah sama opah yang menghampirinya ayah. ''
jawab kayla dan ardian langsung menuju ruang tamu untuk menghampiri kedua orang tuanya.
''Ardian kamu sudah datang. ''
ucap nyonya rania saat ardian menghampirinya ke ruang tamu.
''Udah mamah sejam lalu, mereka siapa?? ''
ucap ardian yang duduk di samping papahnya.
''Mereka ini WO yang sedang mengurus pernikahan kalian lusa dan semua sudah selesai, gaun pengantin sudah siap dan jas untuk kamu juga sudah siap, acaranya di ballroom hotel tempat kemarin aara amal, biar luas dan menampung banyak tamu undangan. ''
ucap tuan tama dan ardian mengangguk.
''Yasudah ardian mau menemani anak anak dulu yah, bunga tidur soalnya. ''
ucap ardian dan kedua orang tuanya mengiyakannya.
Ardian duduk dan memperhatikan kedua anaknya yang sedang serius dengan barang barang yang ada di tangannya.
''Kalian mau kan kalau ayah sekolahkan kalian berdua, biar kalian semakin pintar. ''
ucap ardian sambil mengelus kepala kalandra.
''Gak mau.....''
__ADS_1
jawab kompak kayla dan akalandra.
''Kenapa gak mau?? ''
''Ayah sekolah itu membosankan, ayah belikan aku buku pelajaran ajah biar nanti tinggal di baca ajah dan itu membuat kita mengerti. ''
ucap kalandra dan ardian mengerutkan dahinya.
''Kenapa hanya di baca kan harus di pelajari juga biar kalian mengerti. ''
ucap ardian dan kayla menghelakan nafasnya.
''Ayah dengan membaca kita bisa memahami isi buku itu dan baru deh kita bisa mengerjakan semua soal di buku, kalau di sekolah sangat membosankan dan bikin mengantuk. ''
ucap kayla dan ardian geleng geleng kepala dengan jawaban kedua anaknya.
''Terus ayah belikan buku apa untuk kalian berdua biar kalian bisa belajar?? ''
''Kay mau buku tentang melukis dan buku disain ajah. ''
jawab kayla dengan semangat.
''Kal mau leptop ajah ayah dan kal udah menguasai semua pelajaran karena ibu setiap hari mengajarkan kami pelajaran sekolah, tapi saat kal minta leptop ibu malah bilang kalau kal belum waktunya menggunakan leptop dan nanti ajah. ''
jawab kal dan ardian mengangguk.
''Jawab jujur ke ayah, di antara kalian berdua siapa yang bisa dan menguasai dunia hacker?? ''
Kayla langsung menunjuk kalandra dan kalandra hanya diam sajah.
''Kamu kal yang bisa menguasai dunia hacker'?? ''
''Iya ayah bisa dan menguasai, tapi ibu gak ngebolehin kal punya leptop, jadinya kal suka curi curi ajah kalau ibu sedang pergi. ''
jawab kalandra dan ardian mengehembuskan nafasnya.
''Memangnya kamu bisa membuka kunci sandi leptop milik ibu?? '
tamnya ardian kembali dan kalandra ,mengangguk.
''Sampai ibu tiap hari ganti terus kata sandinya dengan berbagai kunci, tapi kal bisa membukanya ayah dan itu sangat mudah. ''
jawab kal dan ardian langsung terdiam.
''Kal kamu mau kan mempelajari dunia bisnis?? ''
tanya ardian dan kal menganggukan kepalanya.
''Boleh ayah tapi jangan beritahu ibu yah, dia akan marah kalau kal menjadi dewasa. ''
''Kenapa marah?? ''
''Ibu bilang usia kal baru tujuh tahun dan kal harusnya menikmati masa anak anak dengan bermain, ibu salah loh kalau bilang begitu, kal gak suka main main, kal lebih suka membuat sesuatu dari dunia digital. ''
ucap kalandra dan ardian langsung tersenyum dan memikirkan bagaimana masa depan kedua anaknya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
...........................