
Setelah dari kantor fasha, eka memilih pulang dan mengistirahatkan tubuh nya yang begitu lelah.
Eka tidak menghiraukan ucapan mamahnya yang menanyakan tentang fasha dan sedang mengobrol dengan tetangga dekat.
''Mamah apa apaan sih pake bilang aku mau nikah, kenapa gak mamah ajah yang menikah dengan laki laki gesrek itu, aku ma ogah. ''
gumam eka sambil merebahkan tubuhnya di ranjang.
Satu minggu kemudian.
...****************...
Pagi hari di kediaman kayla.....
Entah apa yang merasuki kayla pagi ini, dia begitu agresif dan membuat rafqy kelabakan dengan tindakan kayla yang tidak biasanya.
Setelah melakukan aktivitas panasnya kayla langsung tertidur pulas dan masih dalam keadaan polos tanpa pakaian.
''Ada apa dengan kamu sayang, kamu begitu bernafsu sekali dan bukan mas gak mau menyentuh kamu tapi mas masih ingat perkataan dokter agar tidak terlalu membuat kamu kelelahan karena kandungan kamu masih sangat rawan. ''
ucap rafqy sambil mengelus kepala kayla dan mencium keningnya.
Rafqy beranjak dan segera menyegarkan tubuhnya yang lengket dan rafqy memutuskan untuk bekerja di rumah karena khawatir dengan kayla yang bersikap aneh pagi ini.
Setelah selesai rafqy memilih menuju ruang kerjanya dan mengerjakan kerjaan kantornya yang begitu banyak, sedangkan di kamar saat ini kayla baru membuka matanya dan mencari suaminya namun tidak ada.
''Mas rafqy sudah berangkat ke kantor kayanya, lebih baik aku mandi dan makan deh. ''
ucap kayla sambil beranjak menuju kamar mandi.
Kayla memakai pakaian santainya dan menuju meja makan, bibi langsung menyiapkan makanannya dan kayla langsung memakannya.
''Bibi, suami aku sebelum berangkat ke kantor makan dulu gak?? ''
ucap kayla dan bibi langsung menghampiri.
''Tuan rafqy setelah sarapan langsung ke ruang kerja neng dan gak berangkat ke kantor. ''
ucap bibi dan kayla mengangguk lalu melanjutkan makannya.
Setelah selesai makan kayla menuju ruangan kerja rafqy dan masuk saat rafqy tersenyum lalu meminta kayla masuk.
''Aku ganggu kerjaan kamu gak?? ''
ucap kayla sambil duduk di pangkuan rafqy dan memainkan kalung yang rafqy pakai.
''Gak lah sayang, kenapa berfikiran seperti itu?? ''
jawab rafqy sambil mencium kening kayla dan tangannya sibuk dengan keyboard di hadapannya.
''Takutnya ganggu ajah, mas gak berangkat ke kantor dan kenapa malah kerja di rumah?? ''
''Dimanapun suami kamu kerja, suami kamu ini tetap bisa bekerja, lagian hari ini gak ada meeting dan mas khawatir sama kamu juga. ''
''So sweeet, makasih suamiku sayang. ''
ucap kayla sambil mencium dagu rafqy dan rafqy hanya melirik tersenyum dan melanjutkan kerjaannya.
Kayla asik duduk di atas pangkuan rafqy dan rafqy fokus dengan kerjaannya bahkan tidak terlalu kesusahan dengan adanya kayla di pangkuannya.
Rafqy hanya tersenyum dengan tingkah kayla yang sedang bermain dengan kalung di lehernya, ''Mas kok pakai kalung sih, aku ajah cewe jarang pakai kalung atau perhiasan lainnya?? ''
''Gak tau sayang, mas suka ajah dengan kalung dan ini kalung sudah lama mas pakai, kamu baru menyadarinya yah, segitu mas sering bertelanjang dada depan kamu, kenapa baru menanyakan nya sekarang?? ''
__ADS_1
''Baru kefikiran sekarang ajah mas dan kamu seksi kalau udah bermain terus tanpa pakaian atas, apalagi lihat keringat kamu yang banyak, bikin aku gereget loh mas, kamu tampan mas. ''
ucap kayla dan rafqy berhenti dari kerjaannya lalu menatap kayla dan mengecup kening kayla.
''Pantesan kamu sangat sangat bernafsu pagi ini dan suara kamu begitu menghayati. ''
ucap rafqy tersenyum.
''Gak tau kenapa bisa gini mas, yasudah mas lanjutkan kerjaannya yah, kay mau minta di buatkan cemilan. ''
''Jangan terlalu cape yah sayang, biarkan bibi yang mengerjakan semuanya dan kamu hanya duduk manis menunggu. ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk lalu keluar dari ruangan kerja rafqy.
Dikediaman eka saat ini....
Fasha sudah datang untuk menagih janji pada eka dan dia akan membuat eka mau menerimanya.
''Susah sekali aku meminta wanita itu menerimaku, apa alasanku kurang masuk akal yah. ''
ucap fasha saat duduk di ruang tamu rumah eka dan mamahnya eka sedang memanggil eka.
Eka menghampiri fasha dan membuat eka kesal sekali, entah kenapa dia begitu kesal kalau melihat wajah fasha dengan semua perintahnya yang membuat eka mau tidak mau mengiyakan semua keinginan fasha.
''Kapan kalian akan menikah dan jangan berlama lama berpacaran yah, mamah gak sabar untuk pamerin menantu tampan mamah ke orang orang dan tetangga kita sangat menunggu sekali pernikahan kalian. ''
ucap mamahnya eka dan membuat eka kesal.
''Mamah udah cerita ke orang orang tentang eka?? ''
''Udah lah, mamah malu sering di tanya kapan kamu menikah dan banyak yang bilang kamu itu gak laku, tapi mamah udah ceritakan kalau kamu sudah memiliki calon suami dan akan segera menikah, mereka menunggu undangan dari kita loh. ''
''Mamah kok gitu sih, aku sama dia gak ada hubungan apapun bagaimana aku bisa menikah, mamah aja sana menikah jangan aku. ''
ucap mamahnya eka yang tidak enak hati pada fasha dengan ucapan eka.
''Maafkan eka yah nak fasha, pokonya tante akan siapkan pernikahannya minggu depan, tante udah dengar tentang kamu dari ibu sri dan tante akan urus semuanya, kamu jangan merasa tidak punya keluarga lagi yah sekarang. ''
''Terimakasih tante, nanti asisten fasha akan datang untuk membantu semua persiapan dan masalah biaya biar semua fasha yang tanggung, tante tinggal menjalankan semua persiapan. ''
''Kamu memang menantu idaman, baiklah tante minta besok asisten kamu datang yah, biar eka nanti tante yang mengurusnya. ''
''Terimakasih tante. ''
''Yasudah kalian mengobrol ajah yah, tante mau siapkan makanan dulu. ''
ucap mamahnya eka dan fasha mengangguk.
Eka hanya diam dengan keputusan mamahnya yang seenaknya dan membuat dia kesal.
''Siapa yang mau menikah dengan dia, amit amit harus mau menikah dengan dia, dunia akan hancur dan kiamat bila itu terjadi. ''
gumam eka dengan menatap tajam pada fasha.
''Kamu tinggal memilih eka, mempermalukan mamah kamu atau menikah dengan saya, hanya ada dua pilihan dan saya tidak memberikan pilihan lain, semoga kamu memilih pilihan yang tepat dan kamu harusnya bersyukur karena orang setampan dan sekaya saya masih mau menikahi kamu. ''
ucap fasha dan eka memalingkan wajahnya lalu meninggalkan fasha namun tangan fasha lebih cepat menangkap tangan eka.
''Lepasin tangan saya yah. ''
ucap eka berontak namun fasha semakin mencekal tangan eka.
''Jawab sekarang mau atau tidak, sebelum saya habis kesabaran yah eka, semua saya lakukan karena kamu yang memulai menghantui keseharian saya, kamu harus tanggung jawab yah. ''
__ADS_1
''Kamu gila, aku emangnya melakukan apa, seenaknya kamu menyalahkan saya. ''
''Kamu selalu membuat waktu saya terbuang sia sia yah eka, semua salah kamu. ''
''Terserah kamu amu bicara apa dan saya gak perduli yah, sana pergi. ''
Fasha yang kesal karena di tolak pun langsung mengangkat tubuh eka dan membawanya menuju sofa depan televisi, fasha langsung menidurkan eka dan menindih tubuh eka.
''Apa apaan kamu, jangan kurang ajar yah dan kamu gak sadar ini rumah saya. ''
''Kamu yang membuat saya melakukan hal nekad ini yah, saya hanya meminta kamu menyetujui semua keinginan saya karena saya tidak suka penolakan. ''
ucap fasha sambil mencium bibir eka, namun sial apa yang dilakukan oleh fasha membuat seseorang yang memasuki rumah menjerit.
''Ya ampuuun...... jeng melly kamu itu membiarkan anak kamu melakukan hal yang kotor sebelum mereka menikah yah, jangan jangan eka hamil lagi. ''
ucap tetangga sebelah rumah eka dan membuat fasha juga eka langsung berdiri.
''Eka apa apaan kamu ini, kalian belum sah dan sudah melakukan hal itu sebelum menikah, pokonya pernikahan ini harus di percepat besok, sebelum kamu lebih memalukan mamah yah. ''
ucap kesal mamahnya eka dan fasha menyeringai dengan semua yang dia lakukan.
Eka hanya bisa pasrah dan sedih dengan keadaan, fasha pamit untuk mengurus semua persiapan pernikahan besok.
''Bos yakin akan menikahi wanita itu, apa bos mencintai wanita itu?? ''
ucap yoga saat fasha duduk di kursi belakang mobil yang di kemudikan yoga.
''Saya hanya benci dengan orang yang menolak keinginan saya yoga, dia harus tau kalau saya benci karena harus di tolak apalagi dengan wanita seperti dia, terimakasih bantuannya yoga. ''
''Sama sama bos, karena sangat mudah mengelabui tetangga yang kepo. ''
ucap yoga dan kembali fokus pada kemudinya.
Fasha sudah kesal dan marah dengan penolakan eka, fasha orang yang gak suka dengan penolakan, maka fasha meminta yoga mendatangkan tetangga di sekitar rumah eka agar memergoki eka yang sedang di cium oleh fasha dan adegannya begitu intim karena fasha menindih tubuh eka.
''Semua aku lakukan untuk membuat kamu faham, kalau aku tidak suka di tolak dan wanita manapun tidak bisa menolak keinginanku, apalagi wanita seperti kamu. ''
gumam fasha sambil tersenyum sinis.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.......................