
Rafqy meminta kayla menunggu nya, karena rafqy akan mengeluarkan mobil dari dalam garasi.
''Omahnya raisa memakai kerudung kan itu, berarti keluarga ini keyakinannya muslim. ''
gumam kayla dalam hatinya.
Rafqy mengklakson mobilnya dan membuat kayla tersadar lalu segera masuk kedalam mobilnya rafqy.
''Barangnya boleh simpan di jok belakang gak?? ''
ucap kayla dan rafqy mengangguk.
Kayla langsung berbalik dan menyimpan alat alatnya di jok belakang mobil rafqy.
Rafqy langsung berbalik yang melihat bagian pakaian atas kayla yang tercetak jelas dan membuat rafqy berdesir dengan apa yang di lihatnya, karena kayla berhadapan ke rafqy.
''Ya allah ada apa dengan aku. ''
ucap rafqy dalam hatinya dan langsung memfokuskan ke jalanan di hadapannya.
''Tuan Boleh saya bertanya?? ''
ucap kayla dan membuat rafqy menoleh lalu mengangguk.
''Silahkan dokter bertanya, kenapa harus ijin dulu ke saya segala. ''
ucap rafqy dan kayla mengerutkan keningnya.
''Saya kan takut salah bicara, makanaya ijin dulu lah dan satu lagi yah, tolong jangan bicara formal yah, panggil saya kayla. ''
''Kayla juga jangan formal ke saya, panggil rafqy ajah dan jangan tuan. ''
''Gak sopan kalau saya memanggil nama ajah. ''
''Yasudah terserah mau manggil apa, yang terpenting jangan tuan yah kayla, saya masih muda dan gak setua panggilan kamu. ''
''Yaudah, saya panggil mas ajah yah, karena mas rafqy gak muda tapi matang. ''
''Tua dong saya, usia saya baru dua puluh tiga tahun. ''
protes rafqy dan kayla langsung menghembuskan nafasnya.
''Kenapa jadi bahas umur sih, terserah mas rafqy ajah beranggapan apa, saya mau bertanya sedikit pribadi ke kamu, boleh?? ''
''Saya tadi kan udah ijinkan, jadi yah silahkan tanyakan, apapun yang kayla tanyakan saya akan jawab dengan senang hati. ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk.
''Dilanjut nanti yah bertanya nya, udah mau sampai rumah sakit soalnya. ''
ucap kayla dan membuat rafqy kecewa.
''Kenapa gak muter ajah yah tadi jalannya, jadikan bisa mengobrol panjang. ''
ucap lirih rafqy saat sampai di depan lobi rumah sakit.
''Bicara apa barusan kamu mas rafqy?? ''
ucap kayla yang mendengar jelas ucapan rafqy walaupun lirih.
Rafqy langsung gelagapan menjawabnya dan mengalihkan pertanyaan dengan mengambil alat alat kayla di jok belakangnya.
__ADS_1
''Gak kok kayla, ini alat alat kamu takut tertinggal. ''
ucap rafqy dan kayla mengangguk.
''Terimakasih atas tumpangannya yah. ''
ucap kayla dan rafqy mengangguk.
Kayla membuka pintu mobil dan saat akan keluar, rafqy memanggilnya.
''Kayla boleh saya meminta nomer handphone kamu gak?? ''
Kayla mengerutkan keningnya saat berbalik ke rafqy.
''Untuk apa mas rafqy minta nomer saya?? ''
''Kan kamu tadi menanyakan masalah sedikit pribadi, biar bisa berlanjut takutnya penting. ''
''Saya buru buru sekali, ibu aira punya nomer saya loh mas rafqy bisa memintanya, makasih untuk tumpangannya. ''
ucap kayla yang langsung keluar dari mobil dan langsung memasuki lobi rumah sakit.
''Kayla gak ngerti ajah, kalau aku minta ke mamah pasti di ledekin nantinya. ''
ucap rafqy yang kecewa dan langsung meninggalkan rumah sakit dan segera menebus obatnya raisa.
Kayla terus memikirkan ucapan rafqy dan tatapannya saat berada di mobil tadi.
''Aku merasakan tatapan berbeda dari matanya mas rafqy, gak mungkin semua yang aku fikirkan. ''
Kayla sampai di ruangannya dan langsung merapihkan barang barang bawaannya, kayla memakai pakaian dokternya dan segera keluar ruangannya menuju ruangan pasien yang akan di periksa kondisinya.
Kayla di temani dua suster untuk mengelilingi ruangan pasiennya.
''Syukur lah, kak kalandra samperin kesini, aku malas kalau harus makan di luar. ''
ucap kayla yang langsung membuka pakaian dokternya dan segera bersiap menuju kantin.
Kayla mengerutkan keningnya karena kalandra duduk dengan adiknya keizha dan kayla mencurigainya.
''Tumben kei ikut dengan kita makan siang?? ''
ucap kayla dan keizha langsung cemberut.
''Kakak yang ajah kei kesini, tadi kakak gak sengaja melihat kei akan masuk kedalam mobil pria dan kamu tau kay, pria itu sudah berumur lagi, makanya kakak paksa ajah untuk ikut. ''
''Maksud kak kal, kei jalan sama om om gitu?? ''
''Stop stop, kak kal bilang berumur dan kak kay bilang om om, dia namanya kak rangga dan dia itu matang bukan berumur atau om om yah, dia pelatih basketnya kei. ''
ucap keizha membela dirinya namun kayla dan kalandra mengangkat bahunya tanda gak perduli.
''Kakak laporin ke ayah yah, kamu jalan sama om om keizha. ''
ucap kayla mengancam.
''Pliis jangan kakak, aku gak ada hubungan apa apa kok sama kak rangga, dia itu pelatih baru di team basketnya kei. ''
ucap keizha dan kalandra langsung memiliki ide untuk mengendalikan keizha.
''Oke kei, kak kal gak akan laporin ke ayah atau ibu, asal kamu harus berjanji satu hal ke kakak. ''
__ADS_1
ucap kalandra dengan senyum liciknya.
''Ahh.... kak kalandra gak asik, ancam ancam kei segala sih. ''
gerutu keizha dan kalandra juga kayla tertawa dengan semua kekesalan keizha saat ini.
''Akhirnya kamu ada rasa takut yah keizha bagaskara, kemarin kemarin nantang kakak kal dan kakak terus, jadi yah kamu terima nasib ajah. ''
ucap kayla senang dan kalandra mengiyakannya.
''Yaudah kei terima semua persyaratan nya, tapi pesankan kei makan yah, perut kei laper sekali loh ini, karena kesal itu butuh tenaga. ''
ucap keizha dan kayla langsung memanggil pelayan untuk menuliskan pesanannya.
Keizha memesan makanan dua porsi dan minuman juga, sedangkan kayla dan kalandra hanya memesan cemilan dan minuman biasa.
Di kediaman raisa saat ini.....
Raisa sedang merasakan sakit pada kakinya dan dia menahannya dan menguatkan tubuhnya, sesuai ucapan kayla dan dia menurutinya.
Dua jam raisa merasakan sakit dan setelahnya sakit itu hilang dan kaki raisa sedikit ada rasa saat di sentuh, namun belum pulih total.
Rafqy pulang ke rumah dan memberikan obat untuk raisa, saat rafqy masuk kedalam kamar raisa, ternyata raisa sedang tertidur.
''Semoga kamu cepat pulih deek, kakak janji akan ada untuk kamu, walaupun mamah dan papah sibuk dengan dunianya, kakak akan tetap ada untuk kamu. ''
ucap rafqy sambil menyelimbuti tubuh raisa dan menyimpan obatnya di samping raisa.
Di rumah sakit saat ini kayla sedang menunggu supir menjemputnya dan menunggu lima menit di lobi, supir datang dan kayla segera masuk kedalam mobilnya.
Di dalam mobil kayla hanya merebahkan kepalanya pada sandaran kursi mobil dan merasakan perutnya yang sudah sembuh saat ini.
Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman bagaskara dan kayla langsung masuk kedalam rumahnya.
''Sore ibu, sore ayah....''
ucap salam kayla saat menghampiri kedua orang tuanya di ruang keluarga.
''Sore juga sayang, gimana perut kamu udah enakan?? ''
ucap bunga dan kayla mengangguk.
''Bersih bersih sana tubuhnya biar enakan, susul kakak dan adik kamu lagi berenang tuh. ''
ucap ardian dan kayla mengangguk.
Kayla langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
''Kalau lagi gak datang bulan, aku pasti udah ikut renang dengan kakak dan kei. ''
ucap kayla saat setelah memakai pakaian rumahannya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.........................................