
Satu minggu sudah kayla di rawat dan di ijinkan untuk pulang, tiga hari lalu kayla di ijinkan pulang namun badan kayla tiba tiba panas dan ahirnya kayla harus di rawat kembali.
Di kediaman bagaskara......
Bunga dan kalandra sedang mempersiapkan sedikit kejutan untuk kepulangan kayla, ardian menuju rumah sakit untuk menjemput.
''Ibu, itu kayla sama yang lainnya udah sampai di depan loh. ''
ucap kalandra dan membuat bunga langsung mempersiapkan semua.
Saat bunga akan meniup terompet, keizha malah berjalan kedepan dan kejutannya jadi gak seru karena bunga malah maju ke depan mengejar keizha.
''Ibu gak seru deh, jadi gagal. ''
gerutu kalandra dan membuat bunga tersenyum.
''Maaf sayang, ibu ngejar keizha soalnya. ''
ucap bunga dan kalandra langsung memberikan sebuah robot yang bisa di naiki dan di kemudikan dengan kaki dan robot itu bisa menyala.
''Makasih kak kal, mainannya seru sekali. ''
ucap kayla sambil memainkan permainannya.
Keizha langsung menangis ingin ikut naik namun kayla dan kalandra langsung masuk kedalam rumah menggunakan robotnya.
Bunga langsung berpelukan dengan nyonya rania dan mencium tangan tuan tama.
''Itu semacam scooter kayanya yah, cuma di kendalikan kaki ajjh tanpa tangan. ''
ucap tuan tama saat melihat mainan milik kalandra dan kayla.
''Semacam itu papah, ini pakai aki jadinya gak usah di cash memakai listrik. ''
ucap bunga dan tuan tama mengangguk.
Keizha langsung di gendong oleh nyonya rania dan keizha mencium seluruh wajah nyonya rania.
Bunga langsung menyiapkan makan siang membantu bibi di dapur.
''Kay udah mainnya yah, kamu baru pulih dan gak baik buat kesehatan, nanti di lanjutkan lagi yah sayang mainnya. ''
ucap bunga saat kayla malah tertawa tawa senang dengan mainan barunya.
Kayla dan kalandra langsung menyimpan mainannya dan ikut gabung dengan keluarga lainnya, bunga melanjutkan kerjaannya menyiapkan makan siang.
''Ayah, besok kay boleh sekolah gak?? ''
ucap kayla sambil bermanja manja pada ardian.
''Dua hari lagi baru kamu boleh sekolah yah sayang, istirahatkan tubuhnya dulu. ''
ucap ardian sambil mengusap kepala kayla yang sedang tidur di pahanya ardian dan kayla mengangguk.
Bunga selesai dengan menyiapkan makanannya dan memanggil seluruh keluarga untuk menuju meja makan dan semua langsung menuju meja makan, bunga juga mendudukan keizha di kursi dan memberikan makanannya.
Semua keluarga langsung makan dan bunga sedang menyiapkan makanan untuk keizha agar keizha lebih mudah menyuapkannya.
__ADS_1
Setelah urusan keizha selesai bunga langsung ikut memakan makanannya dan semua makan dalam keheningan hanya suara keizha yang terus mengoceh di sela sela menyuapkan makanannya.
Beberapa menit kemudian makan siang selesai, tuan tama dan nyonya rania pamit ke kamar untuk istirahat, bunga sedang membantu kayla untuk minum obat dan menemani kayla untuk tidur siang, sedangkan ardian menemani keizha bermain di halaman belakang.
''Ayah tadi pagi kata pak kepala sekolah, katanya pak walikota meminta kal membuat robot untuk di kantor walikota, apa kal boleh membuatnya?? ''
ucap kalandra dan ardian terdiam sebentar.
''Ayah gak mau ambil resiko sayang, ayah gak mau kamu sakit nantinya, bilang ajah kal lagi fokus untuk ujian masuk sekolah menengah gitu, bisa kan kal patuh sama ucapan ayah?? ''
ucap ardian sambil mengelus kepalan kalandra, agar kalandra mengerti dan akhirnya kalandra setuju.
''Baik ayah, kal akan menurut dan menolak keinginan pak wali kota. ''
''Bagus, itu baru anak ayah yang patuh, semua demi kebaikan kamu loh sayang, ayah gak mau kamu sakit seperti kay, nanti sudah masa nya juga ayah akan ijinkan, saat ini belum saatnya sayang. ''
Ucap ardian dan kalandra mengangguk dan melanjutkan memainkan scooternya.
Keizha saat ini sedang mencabut bunga bunga yang ada di halaman dan membuat ardian tersentak, ardian langsung berlari dan membawa keizha masuk kedalam rumah.
''Kalau omah tau tanamannya di rusak sama kei, nanti omah marah loh sayang, kei main mobil ajah yah dan ayah yang akan mendorongnya. ''
ucap ardian sambil mendudukan keizha di mainan mobil besar dan keizha langsung duduk.
Ardian senang sekali karena anaknya yang sekarang tumbuh dengan pengawasannya dan ardian membayangkan saat kalandra dan kayla seusia keizha pasti sangat merepotkan sekali.
''Mas ini teh hangatnya, biarkan keizha main sendiri ajah, nanti kamu cape kalau terus terusan main dengan keizha. ''
ucap bunga dan ardian menghentikan mendorong mobilnya.
''Mas gak tahu yah, kalau mobil itu bisa di kendalikan pakai remote loh, kenapa cape cape mendorongnya loh, ini remote controlnya. ''
''Ihh, kok mas baru tahu yah, capek capek aku dorong dan ternyata ada remotenya. ''
ucap ardian sambil duduk dan meminum teh hangat nya.
''Lagian mas kerajinan banget itu dorong dorong, keizha selalu main sendiri dan dia gak apa apa kok. ''
''Iya sayang, mas kan gak tahu soalnya. ''
''Mas tunggu dulu yah, aku mau ambil cemilan dulu buat kei dan kal, biar mereka duduk gak bermain main. ''
ucap bunga dan ardian mengangguk.
Benar yang di bicarakan bunga, kei dan kal langsung duduk dan memakan makanannya sambil menonton televisi.
...****************...
Keesokan harinya.....
Kalandra berangkat sekolah di antarkan oleh ardian, bunga tereus merayu kayla yang merajuk ingin sekolah, ahirnya bisa merayu kayla dengan membawa kayla membeli makanan kesukaannya di area dekat taman komplek, bunga membonceng kayla dengan sepeda dan kayla begitu senang di bonceng oleh bunga.
''Ibu, aku mau main di taman dulu yah sebentar, bolehkan bu?? ''
ucap kayla saat setelah membeli makanan kesukaannya yaitu siomay kuah kacang.
''boleh, asal jangan terlalub lelah yah, duduk ajah jangan main main dengan wahana nya. ''
__ADS_1
ucap bunga dan kayla mengangguk.
Bunga memarkirkan sepedanya dan ikut duduk di sisi taman dekat bangku, banyak anak anak yang bermain dan kayla hanya duduk sambil memakan siomay nya.
''Ibu, kok tiba tiba kay mengingat nenek dan kakek yah, sudah sangat lama sekali kay gak bertemu, boleh kan kapan kapan kay main ke desa?? ''
ucap kayla dan sukses membuat bunga mematung dan bingung harus bagaimana menjawab pertanyaan kayla.
''Ibu kok diam sih, jawab dong. ''
ucap kembali kayla karena bunga hanya diam.
''Iya sayang, nanti kita bicarakan pada ayah yah dan nunggu keputusan ayah, sekarang kita adalah tanggung jawab ayah. ''
ucap bunga dan kayla menganggukan kepalanya.
Satu jam kayla dan bunga duduk di taman, hingga ahirnya kayla meminta untuk pulang, bunga membonceng kembali kayla dan kayla hanya dian dan tidak banyak berbicara.
''Kay, mau ibu buatkan puding lumut gak?? ''
ucap bunga dan kayla menatap bunga.
''Boleh deh, kay main sama dede kei dan omah yah di ruang depan. ''
ucap kayla dan bunga mengangguk.
Bunga langsung membuatkan pudding kesukaan kayla, sepanjang membuat pudding bunga terus memikirkan semu yang di tanyakan kayla mengenai nenek dan kakek.
''Ya tuhan bagaimana ini, kenapa aku bisa lupa untuk menjelaskan pada kal dan kay tentang kematian nenek dan kakek, gimana reaksi mereka kalau tahu nenek dan kakek sudah meninggal. ''
ucap bunga sambil menuang puddingnya yang sudah jadi dan memberikan toping untuk pemanis.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.......................