
Berbeda dengan keluarga bagaskara yang sedang berlibur, rafqy justru sedang gelisah karena kayla tidak membalas pesannya dan telphone nya pun tidak di angkat.
Rafqy memberanikan diri meminta nomernya kayla pada mamahnya, tapi kayla masih belum bisa di hubungi.
''Kamu kenapa rafqy?? malah melamun bukannya malmingan sana. ''
ucap raihan saat melihat putra nya sedang duduk di kursi halaman belakang.
''Papah ajah sana yang pergi malmingan, rafqy mau disini ajah. ''
ucap rafqy yang sedikit lesu dan tidak bersemangat.
''Papah ini baru pulang jalan jalan sama mamah dan raisa, kamu kenapa rafqy?? ''
''Aku udah hubungi nomer kayla, di telphone gak angkat apalagi di kirim pesan, boro boro di balas papah, di baca ajah engga. ''
''Kan tadi kayla bilang akan ada liburan dengan keluarganya, dia pasti lagi istirahat mungkin atau sedang dalam perjalanan dan gak memegang handphone. ''
''Atau mamah salah kasih nomer gitu ke rafqy. ''
''Yasudah kamu tanyakan ke mamah lagi ajah kalau gitu, ayo masuk jangan lama lama di luar rumah yah, udara malam gak baik untuk tubuh. ''
ucap raihan dan rafqy mengangguk.
''Sayang, siap siap anak bujang kamu akan merengek menanyakan nomer kayla yang susah di hubungi. ''
ucap raihan saat menghampiri istrinya yang sedang menyuapi makanan pada raisa.
''Kok jadi ke aku mas, emang aku salahnya dimana?? ''
''Udah pokonya tunggu ajah yah, sini biar mas yang suapi raisa makan. ''
ucap raihan yang mengambil alih makanan di tangan istrinya karena rafqy memasuki rumah dan menghampirinya.
''Mamah salah kasih nomernya kayla yah ke rafqy?? ''
ucap rafqy tiba tiba dengan wajah lesu dan aira mengerutkan keningnya.
''Mamah gak salah, kamu mungkin yang salah save nomernya kayla. ''
ucap aira menyangkal tuduhan putranya dan menggelengkan kepalanya dengan kegelisahan rafqy saat ini.
''Nomer kayla ga jawab terus pas rafqy kirim pesan, terus di telphone juga gak angkat. ''
ucap rafqy dan aira hanya tersenyum melihat kelakuan putranya.
''Sabar dong kak rafqy, raisa yakin kak kayla sedang tidak memegang handphone nya. ''
ucap raisa yang ikut menenangkan rafqy.
''Tuh adik kamu ajah mengerti loh rafqy, udah sana istirahat ajah dan tunggu kayla hubungi kamu. ''
ucap raihan dan rafqy mengangguk lalu pamit ke kamarnya.
Rafqy begitu tak tenang hati menunggu kayla membalas semua pesannya, rafqy sampai tidak bisa tertidur karena kefikiran kayla.
Sedangkan jauh dari rafqy, kayla baru selesai membersihkan tubuhnya dan pakaian nya pun belum di keluarkan dari dalam tas.
''Oh iya, dari tadi handphone aku kan bunyi terus yah, siapa yang menghubungi. ''
ucap kayla yang baru menyadari belum melihat handphone nya dari saat di perjalanan sampai sekarang.
Kayla membuka handphone nya dan tersentak saat melihat puluhan panggilan dan pesan dari nomer yang tidak di kenalnya.
''Ternyata ini nomernya rafqy, eh.... dia langsung nelphone deh. ''
ucap kayla saat membuka pesannya dan rafqy langsung menelphone nya.
Dalam panggilan telphone saat ini....
__ADS_1
''Malam kayla.... ''
''Malam kak rafqy, tau nomer kay dari siapa?? ''
''Kan kamu yang bilang waktu itu, nyuruh kakak minta nomer kamu ke mamah saat kakak memintanya ke kamu, masa lupa. ''
''Oh iya, ada apa kak rafqy nelphone sampai puluhan kali dan pesannya banyak sekali?? ''
''Kakak kira ini bukan nomer kamu, makanya terus di hubungi, habisanya kamu susah di hubungi. ''
''Maaf kak, kay tadi lagi di perjalanan dan handphone di tas, selama perjalanan kay tidur dan malas memainkan handphone. ''
''Terus sekarang kamu sudah sampai di tempat tujuannya belum?? ''
''Sudah kak, sekitar jam sepuluh tadi sampai nya, kenapa kak rafqy belum tidur?? ini sudah larut loh. ''
''Mana bisa kakak tidur sebelum tau kabar kamu yang jauh disana. ''
''Kak rafqy lebay deh, emang aku ini siapanya kak rafqy sampai kakak gak tenang gitu. ''
''Kamu calon istrinya kakak. ''
''Kakak bilang apa barusan??, ulangi lagi coba. ''
''Gak kayla, sudah malam juga sekarang, lebih baik kamu istirahat dan tidur yah, selamat malam dan mimpi indah kayla. ''
Panggilan berakhir.
''Aneh banget laki laki itu. ''
ucap kayla saat menyimpan handphone dan mengganti pakaiannya dengan piyama tudur.
Sedangkan rafqy saat ini sedang merutuki kelakuannya sendiri yang begitu ngasal.
''Saking senangnya aku bisa berbicara dengan kayla, sampai bicaraku jadi seberani itu, gimana kalau kayla malah jadi benci ke aku. ''
Rafqy akhirnya bisa tertidur dengan lelap dan tidak segelisah tadi saat sebelum kayla berhasil di hubungi, sedangkan kayla saat ini sedang di balkon kamar hotelnya, memandang pemandangan laut di malam hari.
''Ternyata malam malam gini ramai juga yah orang orang, itu seperti mobil mainan deh, ada lampu warna warni dan ada lagunya, sepertinya itu di goes deh. ''
ucap kayla saat memandang orang orang yang sedang berseliweran di luar hotel dengan menggunakan kendaraan bermain yang membuat kayla senang dan ingin menggunakannya.
''Kayanya nanti aku ajak keizha deh, dia paling suka tuh bermain mainan seperti itu. ''
ucap kayla dengan nada senangnya namun semua sirna, baru di bicarakan keizha dari bawah berteriak teriak.
''Baru juga di omongin, anak itu sudah muncul. ''
ucap kayla yang langsung mengambil handphone nya karena berdering dan kalandra yang menghubungi.
Dalam panggilan....
''Turun kay, pakai jaket nya dan kita akan bersenang senang malam ini, kakak tau kamu gak bisa tidur kan, ayo turun sebelum adik kamu teriak lagi, sangat berisik tau. ''
''Oke kak, kay turun sekarang dan kesitu. ''
panggilan berakhir....
Kayla memakai jaket dan kupluk di kepalanya, kayla berlari lari kecil untuk menyusul kakak dan adiknya, ternyata ibu, ayah, omah dan opah pun ada.
''Ihh.... kalian curang, kenapa gak ngajakin kay kalau mau jalan jalan malam. ''
ucap kayla kesal karena dirinya yang baru sampai.
''Ini semua ulah adik kamu, mana ayah tau kay, lagian ayah lebih baik tidur di kamar dan bulan madu kedua dengan ibu kamu, tuh adik kamu salahkan. ''
ucap ardian dan membuat bunga memukul lengan ardian yang selalu berbicara ngasal.
''Mas bisa gak bicaranya jangan ngawur. ''
__ADS_1
ucap bunga kesal karena suaminya selalu ngelantur kalau berbicara.
''Sayang anak anak kita sudah dewasa dan mengerti loh, jadi kamu jangan khawatir. ''
ucap ardian dan bunga langsung menghampiri ketiga anaknya yang sedang berdebat.
''Kalian kenapa malah mengobrol, ayo jalankan sepeda odong odongnya. ''
ucap bunga dan ketiga anaknya langsung diam dan tidak melanjutkan debatnya.
''Ibu, masa kita cuma bertiga, harusnya ada empat yang mengayuhnya, ibu dan ayah ikut yah. ''
ucap keizha dan bunga langsung menggelengkan kepalanya.
''Ibu pliiss.... masa cuma bertiga, jadinya gak seru loh, lihat orang orang banyakan bu. ''
ucap kayla dan ardian menghampirinya karena melihat istrinya di guncang guncang oleh kedua putrinya.
''Kenapa kalian malah berdebat, ayo jalankan mainannya dan kalian gak melihat keseruan mereka. ''
ucap ardian menunjuk orang lain yang seru menjalankan sepeda mainannya dan ketiga anaknya langsung menuju sepedanya.
''Mas, kita ikutan ajah naik sepedanya, aku gak mau keizha menjadi cape dengan mengayuh sepedanya. ''
ucap bunga dan ardian mengangguk.
Ardian menghampiri orang tuanya dan meminta kedua orang tuanya untuk istirahat dan setelah itu ardian menghampiri istrinya lalu membawanya menuju ke sepeda mainan anak anaknya.
''Kalanda, kamu sama ayah mengayuh di depan, keizha dan kayla di belakang, biar ibu yang duduk manis dan mengabadikan kegiatanan kalian. ''
ucap bunga dengan senyumnya dan membuat ketiga anaknya senang apalagi keizha begitu senang.
Akhirnya mobil itu bergerak dan di kayuh oleh kalandra, kayla, keizha dan ardian, sedangkan bunga lebih memilih memfoto dan mengabadikan moment kebahagiaannya.
Tertawa dan saling teriak adalah yang di lakukan ke empat orang yang paling bunga sayangi, bunga hanya tertawa dengan menyaksikan semuanya, suaminya malah seperti anak anak yang ikut teriak teriak.
''Ayah ngayuhnya yang benar dong, masa belok belok gini sih. ''
protes keizha dan ardian hanya bisa tertawa mendengarnya.
''Udah jangan protes, itu kaki kamu malah diam kei bukannya ikut mengayuh. ''
ucap kayla dan keizha hanya memanyunkan bibirnya.
''Udah udah, kalian jangan ribut dong dan ayo semangat menjalankan sepedanya. ''
ucap bunga dengan senangnya dan semua langsung semangat mengayuh.
''Tuhan, aku gak akan meminta lebih padamu, aku hanya ingin meminta kebahagiaan yang selalu ada di setiap kehidupan keluargaku, semoga kebahagiaan ini selalu menyertai kehidupanku kedepannya. ''
gumam bunga dalam hatinya yang begitu bahagia dengan moment malam ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
...................................
__ADS_1