
Setelah meminum susunya kayla dan kalandra langsung tidur di ranjangnya, bunga merapihkan gelas kotornya dan membuatkan teh hijau hangat untuk ardian.
''Kalian jangan main main terus, ayo tidur sekarang dan jangan mengobrol. ''
ucap bunga karena kedua anaknya malah main main di ranjang.
''Kay mau nunggu ayah. ''
ucap kayla dan kalandra ikutan mengangguk.
Bunga langsung menuju sofa dan membuka leptopnya melihat jadwal besok dan kostum untuk kayla sudah siap dan bunga akan mengambilnya ke panitia penyelenggara.
Ardian selesai dengan bersih bersih dan keluar kamar mandi dengan piyama tidurnya dan dia langsung meminum teh hijau yang dia tahu kalau bunga membuatkan untuknya karena ardian melihat cangkir di samping leptop bunga.
''Ayah ayo kita tidur bersama kay dan kakak kal. ''
ucap kayla yang menghampiri ardian dan menarik pakaian ardian.
''oke sayang, saatnya kita tidur dan istirahat yah. ''
jawab ardian sambil menyimpan cangkirnya dan menuntun kayla menuju tempat tidur.
Ardian berada di samping kayla dan kayla memeluk ardian dengan erat, ardian begitu senang karena anaknya sudah besar dan pintar, bunga merawat kedua anaknya dengan disiplin dan sangat baik.
''Kayla Kamu cantik banget sayang, mirip omah dan sangat mirip dan kalandra sangat mirip denganku saat masi seusia kalandra. ''
gumam ardian saat melihat kedua anaknya sudah tertidur pulas.
Ardian mencium kening kedua anaknya dan beranjak menghampiri bunga yang masih fokus dengan leptop di tangannya.
''Makasih karena selama delapan tahun ini kamu selalu memperbaharui sistem perusahaan, makasih sudah mengandung, melahirkan dan mengurus kedua anakku dengan sangat baik, maafkan aku yang gak ada di samping kamu saat masa sulit kamu bunga. ''
ucap ardian sambil menghampiri dan duduk di samping bunga.
''Semua emang sudah kewajiban saya tuan, kalau masalah perusahaan, emang saya bertanggung jawab karena pergi tanpa bilang terlebih dahulu pada anda, makanya saya tetap memperbaharuinya. ''
jawab bunga sambil tatapannya tetap fokus pada layar leptop di hadapannya.
''Bisa gak jangan panggil saya tuan lagi, saya bukan tuan kamu bunga dan kamu adalah ibu dari kedua anak saya dan kamu calon istrinya saya. ''
ucap ardian dan bunga hanya menghela nafasnya.
''Kamu panggil saya mas atau ayah seperti kedua anak kita juga boleh. ''
ucap ardian sambil tersenyum karena bunga langsung menatapnya.
Bunga langsung berdiri dan masuk kedalam kamar mandi dan menghiraukan ardian yang memanggilnya.
Ardian membuka galeri di leptopnya bunga, ardian tersenyum saat melihat foto anak anaknya yang dari mulai bayi sampai dewasa.
''Kalian tumbuh dengan kasih sayang ibu dan tanpa ayah, ayah janji mulai saat ini akan selalu ada untuk kalian bertiga dan gak akan membiarkan kalian pergi lagi jauh dari ayah. ''
ucap ardian sambil menatap foto foto masa kecil anaknya yang di abadikan oleh bungan di galeri di dalam leptopnya.
''Ayo kita istirahat, aku sudah lelah banget soalnya tu..., eh maksud saya mas.''
ucap bunga yang dapat tatapan horor dari ardian.
__ADS_1
''Biasakan panggil saya mas atau ayah, gak enak di dengar anak kita kalau kamu panggil saya dengan sebutan tuan. ''
protes ardian dan bunga langsung mengangguk.
Bunga menuju tempat tidur dan tidur di sisinya kalandra sedangkan ardian di sisinya kayla dan membawa kayla kedalam dekapannya.
''Ahirnya aku merasakan tidur dengan orang yang paling aku sayangi, walaupun ini menginap tapi bersama ketiga orang terpenting dalam hidup aku. ''
ucap ardian sambil menutup matanya dan tertidur pulas.
Di kediaman mewah keluarga bagaskara, tuan tama baru selesai dengan bersih bersihnya dan menghampiri istri nya yang meminta penjelasan mengenai ardian yang gak akan pulang dan menginap di hotel.
''Ayo jelaskan papah, kenapa ardian gak pulang dan memilih menginap di hotel, apa dia marah karena mamah meminta ardian melupakan bunga. ''
ucap nyonya rania dan tuan tama tersenyum.
''Sebaiknya mamah lupakan untuk meminta ardian melupakan bunga, saat ini ardian sedang bahagia karena bertemu dengan bunga dan kedua anaknya juga. ''
ucap tuan tama dan membuat nyonya rania tersentak kaget.
''Maksudnya anak anak ardian apa papah, apa selama ini ardian menghamili banyak wanita dan anaknya banyak, begitu?? ''
''Bukan mamah, bunga saat pergi dari ardian dalam keadaan hamil dan dia hamil anak kembar loh mah, yang anak perempuannya mirip sekali dengan mamah dan anak laki lakinya mirip dengan ardian, tatapannya sangat tajam dan seperti akan membunuh, papah kaget saat melihat kedua anak itu dan belum mengetahui kalau itu anaknya bunga dari ardian,namun setelah tahu itu anaknya bunga, papah yakin itu anak kandungnya ardian darah daging keluarga bagaskara, ahirnya keturunan papah ada yang kembar dan papah yakin kedua anak ini sangat genius dan sangat terlihat jelas dari tatapan dan raut wajahnya. ''
ucap tuan tama dan istrinya tersenyum senang dan langsung meminta bertemu dengan kedua cucunya.
''Ayo papah kita bertemu dengan kedua cucu kita, mamah pengen bertemu pasti mereka lucu lucu deh dan pastinya cantik dan tampan. ''
ucap nyonya rania dengan semangat dan turun dari ranjangnya.
''Mamah ini sudah tengah malam, kita akan menganggu mereka sedang istirahat, besok yah papah akan ajak mamah bertemunya. ''
''Iya juga, sudah jam dua belas malam lebih, pasti mereka sedang tidur dan istirahat, tapi mamah takut kalau bunga kabur lagi dan membawa kedua cucu kita papah, pokonya mamah gak mau bunga pergi lagi. ''
''Jangan tidur dulu papah, bunga ada urusan apa yah keluar dari tempatnya bersembunyi, papah menanyakannya gak ke bunga?? ''
''Gak tau mamah, besok ajah papah tanyakan dan mamah sekalian tanyakan biar mengetahuinya, ayo kita tidur yah papah lelah sekali. ''
ucap tuan tama dan tak lama tertidur pulas dan nyonya rania pun ikut tertidur.
Di kediaman rumah rama saat ini......
Rama baru selesai dengan aktivitas malam rutinnya dengan istrinya yang tak pernah terlewat dan saat ini mila sedang membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
''Aku tahu sekarang siapa yang menyembunyikan bunga dan naura itu adalah bunga, awas ajah kamu gak jujur sekarang, aku buat kamu gak bisa jalan besok dan gak bisa turun dari ranjang ini. ''
gumam rama saat melihat mila sedang memakai piyama tidurnya.
''Ada apa mas rama, tatapannya seperti seorang polisi yang sedang mencari kejahatan?? ''
ucap mila saat merebahkan tubuhnya di ranjang di samping rama.
''Jawab jujur, kamu yang selama ini menyembunyikan bunga kan dan naura itu bunga kan, nama bunga itu, naura bunga prisilia dan kamu memanggil naura biar gak ketahuan mas, ayo jawab jujur?? ''
ucap rama sambil menatap mila dan mila hAnya diam.
''Ayo jawab mila, mau mas bikin kamu besok gak bisa jalan dan turun dari ranjang. ''
ancam rama dan mila langsung tersentak kaget.
''Bisa bahaya kalau semalam aku harus main dengan mas rama dua jam ajah tubuh aku sakit banget apalagi ini semalaman. ''
gumam mila dalam hatinya dan menatap rama yang masih menatap dirinya.
__ADS_1
Rama langsung memulai aksinya berada di atas tubuh mila dan mila langsung mengiyakannya untuk menjawab pertanyaan rama.
''Iya selama ini bunga tinggal di desa dengan kakek dan nenek juga, aku gak mau bunga sakit hati karena tuan ardian mas dan bunga juga gak mau kalau kamu memngetahui dimana bunga saat ini. ''
''Pantesan ajah kamu sangat sering main ke desa kalau mas ada kerjaan keluar kota. ''
''Kan doni juga pengen ketemu kal dan kay mas, makanya aku sering ke desa sambil menjenguk nenek dan kakek juga. ''
''Selama ini yang sering ngobrol dengan aku di mainannya doni itu ternyata anaknya tuan ardian, berarti kedua anak tuan ardian sangat jgenius, kalandra yang menciptakan mainan canggih itu dan kayla yang melukis kamu dan doni saat di desa, sungguh sangat mengagumkan kedua anak itu, terus untuk apa bunga datang ke kota dan dia ada di hotel tempat acara lusa konser musik amalnya perusahaan tuan ardian?? ''
''Kan kayla yang mengisi acaranya mengiringi penyanyi sambil melukis pasir, jadi acara itu adalah lelang bakti amalnya perusahaan bagaskara, kenapa bunga sampai gak tahu yah, dia kecolongan. ''
ucap mila dan rama menyentil kening mila.
''Sakit mas rama, emang aku doni yang kamu sentil kalau berbuat salah. ''
''Habisnya kamu itu ngaco, bunga gak tau kalau itu lelang bakti perusahaan bagaskara, karena gak ada tulisan bagaskara tapi di undangan terdapat tanda tangan tuan tama, kayanya bunga gak tau. ''
ucap rama dan mila hanya mengangguk.
''Kita tidur mas lelah sekali, besok kamu dan doni ikut ke hotel, tuan ardian memintanya. ''
ucap rama dan mila mengangguk.
Mila terus memikirkan bunga sedang apa malam ini dan tak lama mila juga tertidur karena lelah di tubuhnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.......................