
Setelah lelah berkeliling menggunakan sepeda goesnya, keluarga ardian langsung beristirahat di sebuah kedai minuman dan memesan minuman juga cemilan.
''Pasti besok bakalan telat bangun deh, lihat sekarang sudah masuk jam dua pagi lebih. ''
ucap kayla dan semua mengangkat bahunya.
''Udah gak apa apa kay, lagian ini liburan loh dan gak tiap hari juga kita seru seruan gini. ''
ucap ardian dan kayla mengangguk.
''Lagian kak kay ini senin kan hari libur, jadi kita masih ada waktu buat istirahat. ''
ucap keizha lalu semua mengacungkan jempolnya dan setuju.
''Pokonya pas kalian sampai di kamar hotel, bersih bersih ganti pakaian kalian baru istirahat. ''
ucap bunga dan ketiga anaknya mengangguk.
''Ayah, besok acara hotel nya jam berapa?? ''
ucap kalandra sambil memakan makanan nya.
''Acaranya jam sepuluh pagi, kalian harus datang semuanya yah, opah akan mengenalkan kalian bertiga soalnya. ''
ucap ardian dan ketiga anaknya mengangguk.
Setelas selesai istirahat, ardian mengajak semua kembali ke hotel dan segera istirahat.
Ketiga anak ardian langsung menuju kamarnya masing masing dan beristirahat.
Pagi menjelang.....
Tepat pukul delapan pagi semua kamar anaknya ardian di gedor paksa, kamar kalandra oleh bunga dan omah rania, kamar kayla oleh opah tama dan kamar keizha oleh ardian, karena keizha paling susah di bangunkan.
Lima belas menit kemudian kamar ketiganya terbuka dan mereka masih dalam keadaan berantakan.
''Ayo kalian semua mandi dan kita sarapan dulu, opah tunggu empat puluh menit lagi. ''
ucap tuan tama dan semua patuh karena semua takut kalau tuan tama sudah mengultimatum seperti itu.
''Semalam kalian jam berapa bawa anak anak pulang ke hotel?? jam segini masih pulas sekali tidurnya. ''
ucap tuan tama dan ardian juga bunga saling senggol lengan.
''Hampir jam tiga pagi papah, maaf karena semalam sangat seru sekali main mobil goesnya. ''
ucap bunga dan membuat tuan tama juga nyonya rania tersentak kaget.
''Kalian ini, main nya harusnya selesai acara hotel, jadinya gini kan, anak anak masih pada tidur padahal sudah jam delapan lewat. ''
ucap tuan tama dan ardian juga bunga hanya diam dan tidak menjawab ucapan tuan tama.
Kalandra selesai terlebih dahulu dan menghampiri opahnya di lobi hotel, kayla dan keizha datang bersamaan, mereka berdua memakai gaun yang senada dengan nyonya rania dan juga bunga.
Tuan tama mengajak ketiga cucunya untuk sarapan agar lebih fit tubuhnya dan meminta ardian yang mendamping, tuan tama dan nyonya rania berangkat duluan menuju hotel.
''Kalian gak pasang alarm yah?? ''
ucap bunga dan ketiga anaknya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan sarapannya.
''Yasudah, kalian selesaikan sarpannya yah, nanti kita bersama sama menuju hotelnya. ''
ucap ardian dan ketiga anaknya mengangguk kembali.
''Ibu perhatikan dari semalam, kalian bertiga sangat kompak yah, saling melindungi dan saling menyayangi, ibu senang jadinya. ''
ucap bunga dan ketiga anaknya hanya melirik dan kembali melanjutkan makannya.
__ADS_1
Selesai dengan makan nya, ardian membawa semua keluarga menuju hotel dan ternyata hotel sangat ramai oleh rekan bisnisnya ardian, tuan tama dan kalandra.
Kayla terus menggandeng lengan kalandra, mereka berdua seperti sepasang kekasih, keizha begelayut manja pada opah dan omahnya, ardian dan bunga bebas tidak ada yang menganggu satupun dari ketiga anaknya.
Acara peresmian hotel pun berjalan lancar, tuan tama mengenalkan, istri, anak, menantu dan ketiga cucunya, banyak yang meminta berbesanan dengan ardian, menjodohkan kayla dan kalandra, namun ardian dan tuan tama menolak secara halus karena semua masa depan anak anak ada di tangan mereka, sudah di percayakan juga kepada ketiga penerus keturunan bagaskara dan sebagai orang tua ardian dan tuan tama hanya akan mendukungnya.
''Enak ajah main menikahkan anak orang, emang aku ini gak laku apa. ''
ucap kesal kayla dan kalandra menenangkannya.
''Habis acara ini, kita pulang dan kita bermain di pantai yah, kamu mau kan kay?? ''
ucap kalandra dan kayla mengangguk setuju.
Keizha sudah merengek meminta pulang dan mau tidak mau tuan tama mengajak semua keluarga untuk pulang.
''Anak nakal itu tau sajah yang kita inginkan. ''
ucap kalandra dengan nada yang sinis.
''Kak ayo kita juga pulang, kay gak sabar pengen bermain main di pantai. ''
ucap kayla dan kalandra langsung menggandeng kayla keluar dari hotel.
Semua sekarang sudah di hotel, kayla langsung mengganti pakaiannya dan langsung menghampiri kamar kalandra.
Saat kalandra membuka pintu kamarnya, keizha pun membuka pintu kamarnya.
''Kak kal sama kak kay mau kemana?? ''
ucap keizha dan membuat kalandra terdiam dan mau tidak mau kayla yang menjawab.
''Mau bersenang senang di pantai laah. ''
ucap kayla dengan cueknya dan kesal.
ucap keizha dengan nada memohon dan mengguncang lengan kayla.
''Gak boleh. ''
jawab kompak kayla dan kalandra dan membuat keizha langsung cemberut lalu menghampiri kamar bunga dan ardian.
''Kay, sebelum kena amukan ayah, lebih baik kita kabur sekarang. ''
ucap kalandra sambil membawa kayla lari karena keizha sedang menggedor pintu kamarnya ardian.
Di dalam kamarnya saat ini ardian sedang melakukan kesenangannya dan terhenti karena gedoran keizha di pintunya, dengan wajah kekesalannya ardian membuka pintu kamarnya dan keizha langsung masuk kedalam kamarnya ardian untuk menghampiri bunga.
''Ibu ayo kita ke pantai sekarang, kak kal sama kak kay gak mau ngajakin kei bermain di pantai. ''
ucap keizha yang langsung tiduran di ranjangnya bunga dan ardian.
''Kei kamu mengganggu kesenangan ayah hanya ingin mengajak ibu bermain di pantai, kenapa kamu gak kejar ajah kakak kamu nya, ini malah mengganggu. ''
ucap ardian dengan nada kesalnya.
''Mas ardian jangan gitu dong, ayo kita siap siap untuk bermain ke pantai sekarang. ''
ucap bunga yang memberi kode agar ardian membawa keizha keluar karena saat ini bunga sedang tidak memakai pakaiannya.
''Ayo kei, kita tunggu ibu di lobi ajah sekarang. ''
ucap ardian dan keizha mengangguk senang lalu menggandeng lengan ardian.
Bunga langsung memakai pakaiannya dan segera keluar kamar untuk menghampiri suami dan anaknya.
Ardian wajahnya tetap kecut dan membuat keizha terus menatap dan memperhatikan wajah ayahnya.
__ADS_1
''Apa sih kei lihatin ayah sampai segitunya. ''
''Habisnya raut wajah nya ayah aneh banget loh. ''
''Aneh apa maksud kamu??. kamu yang aneh. ''
''Wajah ayah masam. ''
ucap keizha sambil cekikikan dan ardian hanya diam tidak menjawab ucapan keizha.
''Bagaimana tidak masam, putriku sendiri malah mengganggu kesenanganku, kalau bukan putriku sudah aku gantung di pantai. ''
gumam ardian dalam hatinya.
Bunga sudah rapih dengan style pantainya dan langsung menggandeng lengan ardian yang sedang cemberut.
Di pantai saat ini kayla dan kalandra sedang bermain main dengan ombak dan mereka berdua begitu kompak, dari jauh kalandra menatap ayahnya dengan ibunya juga adiknya.
''Kei lihat ayah sudah datang dan wajahnya sangat masam sekali. ''
ucap kalandra sambil tersenyum.
''Dosa loh kak malah ngejekin ayah gitu, semua karena kakak loh itu, pasti ayah dan ibu sedang bulan madu kedua dan terganggu dengan gedoran keizha ke pintu kamarnya, gak bisa terbayangkan. ''
ucap kayla sambil tertawa dan kalandra pun ikutan tertawa.
''Ayah, ibu, lihat itu kak kal dan kak kay malah asik asikan tertawa. ''
ucap keizha sambil menunjuk ke arah kedua kakaknya.
Ardian langsung melambaikan tangannya dan meminta kalandra juga kayla untuk menghampirinya.
''Kalian ini kenapa tengah tengah sekali bermain ombaknya, gimana kalau terseret ombak ke tengah laut, lihat itu bendera batasannya. ''
ucap ardian saat kedua anaknya mendekat dan keduanya hanya menunduk dan tidak menjawab ucapan ardian.
''Udah jangan ribut, lebih baik kita sewa perahu terus kita ke cagar alam dan bermain main disana dengan pasir putihnya. ''
ucap bunga menengahi kemarahan ardian yang mengkhawatirkan kedua anaknya.
Kalandra langsung menghampiri seorang bapak yang menyewakan perahunya dan kalandra langsung membayar nya dan menyewanya.
Semua langsung memakai pelampung dan naik ke atas perahu menuju pasir putih.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
...................../