Dokter Cinta Sang Cassanova

Dokter Cinta Sang Cassanova
Bab 28 Lagi Dan Lagi


__ADS_3

Nadia tak mampu membalas tatapan suaminya karena sangat malu. Sungguh, ia baru menyadari kalau ia sudah menyerahkan dirinya seutuhnya pada pria cassanova itu.


"Nad, lihat aku sayang," ucap Galih seraya meraih dagu istrinya. Pria itu langsung meraih bibir perempuan cantik itu dan mengulumnya lembut.


Nadia semakin malu saja karena berhasil membalas ciuman suaminya lagi dan lagi, sampai ia terbakar dan memberikan akses pada Galih untuk mengunjunginya untuk yang kesekian kalinya.


Dessahan dan erangan mengiringi kembali kegiatan menyenangkan yang mereka lakukan untuk yang kesekian kalinya.


"Terimakasih Nad, kamu sangat nikmat sayang," ucap Galih seraya menutupi seluruh tubuh istrinya dengan selimut sampai batas dadanya yang masih polos.


Setelah itu Ia pun berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sedangkan Nadia langsung menutup seluruh tubuhnya sampai kepalanya dengan selimut.


Aaaaa, ia berteriak keras dalam selimut itu karena merasakan perasaan yang sangat sangat luar biasa.


Perutnya terasa diaduk-aduk karena bahagia. Ia seperti masih berada di atas kayangan sekarang. Rasanya hidupnya terasa sempurna.


Kehidupan percintaannya yang selama ini hambar karena kesibukan pekerjaan kini terasa mendapatkan pelabuhan yang sangat indah dan berarti.


Ia merasa telah jatuh cinta yang sebenar-benarnya. Pada Harry, mereka bersama hanya karena saling melengkapi dalam hal profesi. Mereka saling membutuhkan dalam hal karir saja.


Dan sekarang, ia merasa dunianya sangat berwarna. Ia merasakan hidupnya sangat sempurna.


Ya Allah, kenapa aku bahkan tak ingat lagi kalau aku sangat membencinya. Ujarnya dalam hati.


Galih keluar dari kamar mandi sudah tampak sangat segar. Masih dengan menggunakan handuk ia menghampiri istrinya yang masih bergelung dengan selimut.


"Sayang, mau mandi gak?" tanya Galih seraya membuka selimut yang menutupi wajah sang istri.


Nadia pun mengangguk dengan wajah memerah karena semakin malu.


"Aaaawww!" Nadia berteriak keras karena kaget. Tubuhnya melayang ke udara oleh tangan besar suaminya. Ia diangkat oleh Galih ke kamar mandi karena suaminya itu tahu betul siapa istrinya yang sangat menyukai kebersihan dan keteraturan.


"Mandilah, aku akan menunggumu di sini," ucap Galih seraya menurunkan tubuh Nadia ke dalam bathtub yang sudah ia persiapkan sebelumnya.

__ADS_1


Air di dalam bathtub itu sudah ia isi dengan air hangat dengan juga sabun. Belum lagi aromatherapy untuk merilekskan tubuh sang istri agar lebih nyaman setelah ia menyerangnya habis-habisan.


"Bagaimana bisa aku mandi kalau kamu ada di sini. Aku malu," cicit Nadia seraya menenggelamkan tubuhnya ke dalam bathtub untuk menutupi tubuhnya yang polos.


"Aku sudah melihat semuanya sayang, jadi kamu gak usah malu," jawab Galih seraya menyandarkan tubuhnya pada dinding kamar mandi. Ia menatap istrinya yang sedang berusaha untuk tidak melihatnya.


"Iya , tapi 'kan aku mau menikmati mandi aku sendiri."


"Hum, baiklah. Aku di luar kalau begitu. Tapi kalau kamu ingin minta bantuan, panggil aku ya, aku ada di luar."


Nadia hanya tersenyum kemudian mengangguk.


Galih keluar dari kamar mandi itu kemudian berjalan ke arah tempat tidur mereka yang tampak masih sangat berantakan. Ia membuka selimut yang dipakai istrinya itu dan melihat noda darah dan juga cairan putih sisa dari dirinya sendiri.


Pria itu tersenyum kemudian meraba cairan itu yang belum kering.


"Nad, aku tidak tahu apa yang aku rasakan. Tapi sungguh, aku sangat ingin kamu menyimpan benihku di dalam kandunganmu. Aku ingin juga menjadi seorang papa," ucapnya dengan hati berdebar bahagia.


Setelah cukup puas menikmati pemandangan indah yang telah terjadi di atas ranjangnya itu. Ia pun membuka semuanya dan membawanya ke tempat cucian kotor.


Setelah itu ia berdiri di depan kamar mandi untuk memastikan istrinya sudah selesai mandi apa belum.


"Nad, kamu udah selesai mandi sayang?" tanyanya dari arah luar kamar mandi. Ia khawatir karena istrinya itu belum juga keluar dari sana padahal ia sudah membersihkan dan merapikan seluruh isi kamar.


Karena merasa khawatir, ia pun masuk ke dalam kamar mandi untuk melihat sang istri.


"Kok kesini lagi sih?" tanya perempuan itu saat ia melihat suaminya muncul lagi di tempat itu.


Ia sedang berada di depan kaca sedang menatap tubuhnya yang penuh dengan totol-totol merah lebih banyak dari yang tadi pagi.


Galih tersenyum lega. Ia menghampiri istrinya itu dan memeluknya dari belakang. Ia mengendus lagi leher jenjang Nadia yang terasa sangat segar dan juga harum.


"Lihatlah apa yang kamu lakukan. Jejaknya ada dimana-mana. Aku jadi tidak bisa memakai pakaian dengan leher rendah," rajuk Nadia dengan wajah manja.

__ADS_1


"Tapi kamu sangat seksih sayang," ujar Galih seraya menghisap kembali bekas-bekas itu semuanya. Nadia kembali dibuat mabuk lagi. Dunianya kembali berhenti berputar.


Ia seakan dibawah terbang kembali ke kayangan dengan sangat indah. Galih sekali lagi membawanya terbang untuk yang kesekian kalinya.


"Aku ada pekerjaan di kantor, biarkan aku pergi," ucap Nadia disela-sela dessahnya.


"Istirahatlah dulu, apa kamu tidak lelah Nad, aku masih ingin bersamamu sayang," bisik Galih seraya memfungsikan kembali tangannya untuk membujuk dan merayu Nadia agar tidak pergi kemana-mana.


Ia ingin seharian ini bersama dengan sang istri yang begitu terasa sangat lezat dan juga indah.


Nadia mengalah. Ia pun menerima apa saja yang dilakukan suaminya padanya.


Hari itu mereka bahkan tak keluar dari kamar sampai sore.


Untuk pertama kalinya mereka berdamai dalam waktu yang cukup lama.


Sofia tersenyum senang. Itu berarti hubungan pasangan suami istri sedang damai dan menikmati waktu berdua.


Ia tidak ingin menganggu.


Kalau lapar, mereka pasti akan keluar dari kamar.


Tugasnya sekarang adalah, ia hanya akan menyiapkan makanan di atas meja.


Dan tentu saja jamu kuat untuk mereka yang sedang dimabuk Cinta.


🌹🌹🌹


*Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?


Nikmati alurnya dan happy reading 😊

__ADS_1


Doakan author bisa update banyak. Berasa ada utang nih kalau cuma sekali. hehehe 😂


__ADS_2