
Villa High class utama Andaram
Setelah Bara menghilang dengan mobilnya.
"Sudah bisa menebak jalan pikiran nya?"
Suara seseorang mengejutkan Ayla, tapi dia tidak bergeming, memilih menatap mobil Bara yang pergi menjauh di ujung sana.
"Kalian masih saling memanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan antara satu dengan yang lainnya"
Ucap suara tersebut sambil menaikkan ujung bibirnya.
Tuan Endar berusaha meraih pinggang Ayla, mencoba memeluknya dengan cepat.
"Mama akan melihat kita"
Ayla berusaha mengingat kan.
"Wanita itu tidak akan kembali sebelum malam tiba"
Ucap nya kemudian.
"Benarkah?"
Ayla menoleh ke sisi kanan nya, Endar telah memeluknya, membiarkan kepalanya bersandar di bahu kanan nya.
__ADS_1
"Mungkin menemui selingkuhan nya"
Lanjut laki-laki itu lagi.
Mendengar ucapan Endar, Ayla terlihat terkekeh kecil, dia menatap wajah laki-laki yang menjadi cinta pertamanya.
"Dia mungkin kah jatuh cinta dengan gadis udik tersebut?"
Perempuan itu bertanya sambil menaikkan ujung alisnya, memilih bergerak menjauhi Endar, melepaskan laki-laki itu dengan cepat, Cukup ngeri jika mereka terlalu memamerkan kemesraan di luar, itu akan membahayakan mereka.
"Untuk sampai jatuh cinta, entahlah. Tapi dia sedang bermain-main dibelakang semua orang, pikirkan bagaimana jika kakek tua Andaram tahu apa yang terjadi?"
Endar membiarkan Ayla bergerak ke dalam villa, dia bicara sambil mengikuti langkah. Keputusan Bara bermain api dibelakang semua orang cukup menantang, seperti keputusan dia dan Ayla yang bermain api sejak dulu hingga sekarang.
Endar mencintai Ayla,tapi tidak bisa memamerkan nya pada dunia, karena kakek Andaram menginginkan Ayla untuk di nikahi Bara. Tidak ada yang tidak patuh pada perintah laki-laki tua tersebut, semua harus bergerak berdasarkan keputusan nya.
Pernikahan tanpa cinta yang dia lakukan pada Reni sungguh melelahkan, tidak ada kehidupan yang lebih menyakitkan ketika kau menikah dengan wanita yang tidak kamu cintai.
"Aku bertahan karena Andaram memegang kendali perusahaan Endriartono company, saat jatuh kakek tua Andaram yang membeli seluruh saham nya, dan membiarkan dirinya memegang kendali perusahaan keluarga mereka dengan syarat penikahan dua keluarga harus di jalankan."
itu yang selalu Endar ucapkan.
Menikahi Reni menjadi kesalahan terbesar nya, mereka tidak benar-benar menikmati pernikahan dimana Reni bahkan tidak menginginkan anak di antara mereka, dia marah karena wanita tersebut diam-diam memakan obat kontrasepsi setiap kali mereka bersama.
Wanita tersebut mencintai orang lain sejak dulu yang dia tidak tahu siapa hingga hari ini.
__ADS_1
Sial.
Bertemu Ayla seperti sebuah obat mujarab atas patah hati nya karena perlakuan Wanita tersebut, meskipun berkali-kali dia berpikir untuk meninggalkan Reni demi Ayla, nyatanya dia tidak memiliki keberanian untuk menceraikan nya sebelum kakek tua Andaram menyerahkan Endriartono company pada nya dan dia.....
Sejenak Endar menatap bagian foto pernikahan mereka di ruang tengah villa tersebut.
Sedikit banyak dia mencintai wanita tersebut tapi tidak bisa mengakuinya,dia pernah mencintai Reni tapi mungkin itu dulu sebelum dia tahu Reni mencintai orang lain selain dirinya.
Semua orang di keluarga Andaram tidak memiliki cinta yang direstui, mereka terbelenggu aturan gila dari laki-laki tua tersebut dan harus mematuhi perintah laki-laki tersebut soal kehidupan pribadi mereka.
Dan satu-satunya cara untuk bebas adalah, dengan memusnahkan kakek tua Andaram.
Lalu tangan siapa yang mampu melakukan nya?!.
Sejauh ini tidak ada yang berani dan mampu melakukan nya, laki-laki tua tersebut terlalu pintar dan licik, ada banyak pengawal yang berjaga,ada terlalu banyak bawahan yang melindungi nya, bahkan untuk urusan makan saja, dia memiliki tester pribadi untuk mencicipi terlebih dahulu makan nya sebelum di konsumsi oleh nya, kamar anti peluru, mobil Anti peluru, jet pribadi dengan perlindungan ekstra dan entahlah Endar cukup lelah memikirkan nya.
Semua orang seolah-olah sedang menunggu kematian sakit tua tersebut, tapi sepertinya semakin lama ditunggu kakek itu semakin kuat dan tidak akan mati, hingga pada akhirnya seluruh keluarga diam-diam bergerak dibelakang atau membuat ulah, tapi Martin terlalu pintar bergerak memberikan informasi soal semua orang.
Satu saja yang berulah, maka siap-siaplah kehilangan semuanya, laki-laki berjuluk papi tersebut benar-benar tidak bisa di tipu, bahkan Bara harus bergerak tenang agar tidak diketahui sepak terjangnya.
"Maka kakek akan melenyapkan gadis tersebut cepat atau lambat seperti dia melenyapkan ibu Bara di masa lalu"
Dan Ayla bicara, bertanya pada Endar sembari menaikkan ujung alisnya.
Endar menaikkan ujung bibirnya.
__ADS_1
"Kau bisa menebak nya dengan baik, sayang"