Embun Untuk Bara

Embun Untuk Bara
Memeriksa keadaan


__ADS_3

Masih di rumah sakit xxxxxxx


Bali.


Bola mata Ayla menatap nanar ke atas, membiarkan tangan dokter perempuan dihadapan nya memeriksa keadaan di perut nya.


Anak? janin? Cih yang benar saja.


Dia muak jika mereka membicarakan soal anak-anak, Realita nya tidak akan pernah ada kata anak di antara dia dan Bara.


"Janin nya sehat"


Perempuan berpakaian serba putih tersebut bicara dengan tenang, membiarkan tangan nya terus menggenggam alat ultrasonografi 2D.


Ultrasonografi 2D merupakan jenis USG kehamilan standar yang biasanya juga dilakukan ketika awal kehamilan. Jenis USG ini hanya menampilkan gambar dalam warna hitam putih. Meski demikian, dokter kandungan bisa mendapatkan informasi mengenai ukuran janin, banyaknya air ketuban, serta kelainan fisik pada janin dalam kandungan.


Dia bicara sambil melirik kearah kakek tua Andaram yang menatap kearah layar monitor yang ditampilkan oleh sang dokter dihadapan Laki-laki tua tersebut.

__ADS_1


laki-laki tua tersebut fokus menatap ke arah layar itu untuk beberapa waktu, bola matanya tidak lepas dari sana di mana dia memperhatikan gambar demi gambar yang ada di hadapannya yang masih berupa gambar hitam putih tersebut.


"apa ada yang tidak baik atau mungkin apapun yang mungkin mengkhawatirkan dan membuat gelisah kekuarga Andaram atas kehamilan Ayla?"


laki-laki tua tersebut bertanya, ingin tahu informasi lain misal nya apakah mungkin download Laila tidak baik-baik saja atau ada sedikit persoalan atau apapun itu yang mungkin bisa membuat khawatir dirinya.


"tidak ada yang perlu dikhawatirkan, semua baik-baik saja, bahkan detak jantung yang normal dan juga sangat baik, dia sangat aktif di dalam sana, mungkin hanya sedikit akan menyusahkan ibunya karena bayi terkadang suka sesuatu yang aneh"


ucap dokter perempuan itu lagi kemudian, dia mengeluarkan senyuman terbaik nya, Mencoba untuk menjawab apapun yang ditanyakan oleh laki-laki tersebut.


kakek tua Andaram diam sejenak mendengar penjelasan sang dokter, dia terlihat berpikir dengan keras sembari membiar kan tatapan nya berpindah ke Ayla dari layar monitor, dia cukup bahagia dengan kehamilan Ayla, penerus Andaram tidak harus di khawatirkan dikemudian hari, hanya saja ...


"Katakan pada kakek, apa kamu mengeluh tentang sesuatu selama kehamilan?"


Dan laki-laki tersebut tiba-tiba bertanya kearah Ayla yang sejak tadi menatap ke arah langit-langit kamar, dia seketika terkejut mendapatkan pertanyaan dari sang kakek.


"Ya?"

__ADS_1


Tanya nya cepat, Ayla Sedikit gelagapan. Pertanyaan kakek agak membuat nya bingung, karena rasanya pertanyaan itu akan menyulitkan diri nya.


Mana dia tahu bagaimana rasanya kehamilan, mengeluh bagaimana? dia bahkan tidak tahu apapun soal hal seperti itu, realita nya dia tidak hamil sama sekali.


"Kau tidak memperlihatkan keluhan layaknya wanita hamil, apakah itu baik-baik saja dokter?"


Dan kakek tua Andaram langsung menoleh kearah dokter dengan cepat, penasaran karena sejak awal dia tahu Ayla hamil, Perempuan tersebut tidak menampilkan sisi keluhan nya misal nya mual dan lain sebagainya.


Dia sering melihat orang hamil dengan berbagai macam keluhan yang menyulitkan mereka.


"Kau seperti Perempuan yang tidak mengalami kehamilan"


Lanjut kakek tua Andaram lagi.


Hal tersebut seketika membuat wajah-wajah tiap orang di ruangan tersebut menjadi tidak baik-baik saja.


*****

__ADS_1


Catatan \= slow update yah Mak, di usahakan update tiap hari.


__ADS_2