
Di sisi lain
Mobil Jeep Wrangler Rubicon farout black.
Tommy mengeram kesal sambil menghantam tangan nya pada stir mobil nya dengan kasar, cukup marah karena gagal dalam mencapai tujuan nya, dia pikir bagaimana bisa dia gagal membuat Indra terdesak dan gagal membuka pintu mobil lebih awal.
Dia yakin ada seseorang didalam mobil tersebut sebelum nya, informan nya tidak mungkin salah memberikan informasi kepada diri nya.
Brakkkkkkk.
"Sial, brengsek"
Laki-laki tersebut mengumpat, memancarkan kilau kemarahan di balik bola mata nya, jangan ditanya sebesar apa emosi dan kemarahan nya saat ini, yang jelas tidak bisa ditoleransi.
__ADS_1
"Martin.... bagaimana bisa kau...."
Dia bicara dengan sedikit ditekan, Mencoba menahan emosi nya saat sadar laki-laki bernama Martin tersebut mengacaukan semua keadaan, dia menyakinkan diri jika Martin pasti terlibat membuat dia gagal mendapat kan apa yang dia ingin kan.
Padahal dia sudah dekat pada apa yang dia ingin kan, jika bukan karena Martin bagaimana mungkin dia bisa gagal untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
dia benar-benar ingin menjatuhkan Bara bagaimanapun caranya, bersama seseorang di dalam keluarga Andaram, dia lagi menyeret laki-laki tersebut agar laki-laki itu tidak bisa berkutik di depan kakek tua Andaram ketika ketahuan belangnya. mereka benar-benar ingin menjatuhkan laki-laki tersebut bagaimanapun caranya dan membuat laki-laki itu tersingkir dari daftar warisan keluarga Andaram.
satu-satunya ancaman besar di dalam keluarga tersebut adalah Bara, jika saja tidak ada Bara di antara mereka, tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada masa-masa berikut nya.
Brakkkkkkk.
laki-laki tersebut menyerang sembari mengeratkan rahangnya, dia menggenggam telapak tangannya dengan erat kemudian secara perlahan mencoba untuk menyambar handphonenya, laki-laki tersebut terlihat mencoba untuk menghubungi seseorang.
__ADS_1
cukup lama panggilan nya terjadi dan belum juga ada sambutan dari ujung sana, hingga pada akhirnya bisa dia dengar satu jawaban terjadi ketika panggilannya terjawab dengan sempurna.
"Aku gagal mendapatkan nya"
laki-laki itu bicara sambil menatap lurus ke arah depan, kali ini dia berusaha untuk menarik nafasnya dengan berat, mencoba untuk mendengarkan apa yang di ucapkan di ujung telepon nya.
"aku akan bergerak sekali lagi dan mencari tahu, aku pastikan sekali ini aku tidak akan gagal untuk menangkap apa yang disembunyikan oleh laki-laki tersebut"
Tommy bicara dengan cepat, berusaha untuk memastikan jika dia tidak akan gagal sekali lagi dan dia butuh waktu untuk kembali melakukannya di mana dia akan mengejar informasi soal Bara dan menjebak laki-laki tersebut secepatnya.
"jangan khawatir soal apapun, aku pastikan aku tidak akan gagal untuk yang terakhir kalinya, pastikan mereka juga akan mendapatkan informasi dari bagian sisi kanan untuk menghancurkan yang satunya lagi juga"
ucap laki-laki tersebut kemudian sambil menampilkan senyuman licik dan kejam nya.
__ADS_1
setelah berkata seperti itu dia mematikan panggilan nya, kemudian Tommy meletakkan handphonenya di atas dashbor mobil dan selanjutnya secara perlahan dia mulai melajukan mobil yang dibawanya menuju ke arah depan menembus jalanan.