Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)

Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)
Hamil..


__ADS_3

Ryan menaikan alis nya, ini pertama kalinya Amel bertanya tentang kabar nya, biasa nya Amel tidak pernah seperti ini.


"Ya aku sudah baik baik saja," ucap Ryan.


"Tumben sekali kau, jangan macam macam dengan nya, dia sudah mau menikah," kata Austin.


"Ih aku saja hanya bertanya," ucap Amel.


"Tidak papa Austin, mana tau dia akan menjadi istri ke dua ku," kata Ryan sambil tertawa.


Beberapa minggu telah berlalu. Fanny belum sadar dari koma nya, ia masih di rawat dengan intensif dengan harapan segera bangun dari koma nya. Pernikahan Ryan dan Fina yang sempat tertunda akan di laksanakan lusa, mereka sudah tidak bisa menunda lebih lama lagi.


Austin dengan setia menunggu Fanny di ruangan nya, hanya dia dan Adam yang bisa masuk, kalau ada anggota keluarga lain yang ingin masuk harus berganti, hanya boleh dua orang sekali masuk. Adam juga sudah terus bertanya keadaan mamah nya, ia sangat takut mamah nya pergi meninggalkan nya, walaupun memang sebenarnya mamah kandung nya sudah pergi meninggalkan nya.


Hal yang paling Austin takut kan kehilangan Fanny, apalagi ia dan keluarganya tiba-tiba di panggil oleh dokter ke ruangan nya, seperti nya ada hal yang ingin dokter katakan pada mereka semua.


"Ada apa dok," tanya Austin.

__ADS_1


"Apa semua nya sudah berkumpul," tanya Dokter.


"Sudah dok, apa ada hal yang ingin anda sampai kan?"


"Ada dua hal yang ingin saya sampai kan, satu kabar mungkin baik untuk kalian, tetapi satu kabar lagi saya tidak tau apa baik atau tidak untuk kalian."


"Apa dok?" jangan membuat kami penasaran dok??"


"Yang pertama kondisi Fanny sudah jauh lebih baik dari sebelumnya."


"Kabar satu nya dok," tanya Austin.


"Istri anda hamil," jawab Dokter yang membuat semua orang terkejut."


"Apa bagaimana mungkin bisa, kan dia sedang tidak sadarkan diri," ucap Austin.


"Sayang apa yang tidak bisa, ini sangat memungkinkan apalagi kalian sudah berhubungan suami istri," kata Lia.

__ADS_1


"Ya memang benar, sebelum adegan itu kami habis berhubungan..." Austin bingung kabar ini buruk atau Baik untuk nya. Ia memang ingin Fanny segera hamil tetapi tidak dalam keadaan koma seperti ini.


Lia memberikan Austin nasehat, hal itu membuat Austin lebih tenang Ia berpikir jika memang ini sudah ketentuan tuhan agar ia lebih bersemangat menunggu Fanny sadar dari koma nya.


"Fanny hamil sayang," ucap Ryan.


"Wah ini sangat keren sekali, benih nya Austin sangat kuat ya.."


"Iya seperti orang nya, Tinggal kamu yang belum menerima benih ku," kata Ryan.


"Sabar dan tahan lah, hanya dua hari lagi. Jangan di buang buang ya, awas saja kamu sampai olahraga lima jari, kita gagal menikah nih," ucap Fina.


"Calon istri ku sangat galak ya, aku tidak akan olahraga lima jari sayang. Aku sudah lama tidak melakukan nya, kamu tunggu saja ya," kata Ryan.


"Hahaha iya iya aku menunggu benih mu," ucap Fina


Pasangan ini akan segera menyusul Austin dan Fanny, mereka berdua berharap pernikahan mereka berdua lancar tanpa gangguan apapun. Sudah cukup masalah yang mereka dapatkan selama ini. Apalagi Austin yang saat ini tidak baik baik saja, mau bagaimana pun Austin orang yang sangat penting bagi Ryan.

__ADS_1


__ADS_2