Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)

Gairah Duda Tampan (Hot Daddy)
sakit


__ADS_3

"Kenapa kamu berpikir seperti itu si, kita belum menjalani nya, berhenti berpikir yang tidak tidak," kata Ryan.


Ryan sangat bingung harus bagaimana, ia sangat ingin mempunyai anak tetapi ia tidak bisa egois dengan kondisi Fina em sekarang ini. Ryan berusaha untuk berpikir dengan tenang dan dewasa agar semua nya tidak lebih buruk lagi.


"Sayang, aku takut..." Fina hanya bisa menangis sambil memeluk Ryan, Ia sangat hancur saat ini, diri nya seperti sudah tidak memiliki guna jika tidak bisa mempunyai anak.


Fanny dan yang lainnya juga ikut merasakan kesedihan yang Ryan dan Fina rasakan, mereka sangat kasihan dengan ke dua nya, sedari sebelum menikah Ryan sudah sangat ingin mempunyai anak tetapi Fina malah terkena penyakit seperti ini, mereka juga tidak bisa menyalakan Fina karena penyakit tidak ada yang tau.


Austin mempersiapkan dokter terbaik di Indonesia untuk berjaga jaga jika Ryan ingin membawa Fina pulang ke Indonesia, hidup di negera orang tida enak apalagi dalam kondisi seperti ini.


"Bagaimana Ryan," tanya Austin.


"Aku tida tau, aku harus menunggu sampai malam, dan seperti nya aku harus membawa Fina ke Indonesia karena Fina ingin kembali."

__ADS_1


"Aku sudah mempersiapkan dokter untuk Fina di Indonesia, nanti kalau kau kurang yakin kita bisa menarik dokter dari luar negeri," kata Austin.


"Terimakasih.."


"Iya Ryan, aku yakin kau sangat kuat, kau bisa melewati ini semua, jangan khawatir dengan semuanya ya. Semua nya akan baik baik saja," kata Austin, ia memeluk Ryan untuk memberikan Ryan semangat agar Ryan tidak putus asa.


Malam hari nya Ryan sudah mendapatkan keputusan, ia akan membawa istri nya kembali ke Indonesia, untuk pengobatan selanjutnya Fina akan di periksa kembali untuk menentukan apa yang terbaik untuk Fina, penyakit yang Fina alami tidak main main.


"Tidak sayang, aku tak akan mengizinkan mu operasi." Ryan tau kalau Fina operasi Fina akan kehilangan rahim nya, dan sudah pasti arah nya akan kemana. Ryan sangat yakin Fina akan sembuh dengan cara yang lain.


Otak Fina benar-benar sedang tidak singkron ketakutan di dalam diri nya sangat besar, hal itu membuat nya semakin takut. Karena ketakutan nya itu lah yang membuat kondisi Fina semakin menurun.


"Fina kamu pasti bisa, jangan menyerah," ucap Fanny..

__ADS_1


Fanny berjanji pada diri nya sendiri untuk selalu berada di samping Fina, dan selalu memberikan Fina dukungan agar Fina selalu semangat.


Malam itu juga mereka kembali ke Indonesia dengan memakai jet pribadi keluarga Austin. Semua rencana Austin dan Ryan mereka gagalkan demi kebaikan Fina sendiri.


Pukul 7 pagi baru lah mereka semua sampai Fina langsung ke rumah sakit yang sudah di siapkan, Ryan tidak ingin menunda lagi, ia ingin segera menyembuhkan penyakit yang Fina alami.


Ryan kembali mendapatkan pertanyaan jika kanker yang Fina alami sudah masuk ke stadium dua. Itu artinya Ryan memiliki tiga pilihan pengobatan untuk kesembuhan Fina. Sebenarnya penyakit Fina sudah lama tetapi tidak Fina bawa rasa yang membuat semuanya buruk.


Operasi, Terapi radiasi, Kemoterapi tiga pilihan yang sangat sulit untuk Ryan ambil karena semuanya mempunyai resiko yang tinggi.


"Apa saja asalkan tidak operasi," ucap Ryan.


"Tapi aku rasa operasi lebih baik Ryan, kau jangan egois. Ya mungkin kau tak akan mempunyai tetapi kesembuhan Fina yang terpenting.

__ADS_1


__ADS_2